Hidupgaya.co – Meluangkan waktu untuk berolahraga masih menjadi tantangan bagi banyak orang Indonesia. Riset Populix menunjukkan bahwa 67% responden yang gemar berolahraga menyebut keterbatasan waktu sebagai hambatan terbesar mereka.
Temuan ini menunjukkan bahwa keinginan untuk tetap aktif belum tentu selalu mudah diterjemahkan menjadi rutinitas olahraga yang konsisten.
Tantangan serupa turut dirasakan oleh Glenn Victor, mantan atlet renang nasional yang pernah mewakili Indonesia pada Olimpiade Rio 2016.
Setelah tak lagi aktif sebagai perenang kompetitif, Glenn kini harus membagi waktu olahraga di sela kesibukannya sebagai pelatih, pembuat konten, dan juga seorang ayah.
Agar dapat terus konsisten berolahraga, Glenn menggunakan ChatGPT untuk membantunya menyusun jadwal latihan harian, merencanakan sesi melatih, hingga mencoba olahraga baru.
Diakuinya, dengan bantuan ChatGPT, Glenn lebih mudah menyusun dan menyesuaikan rutinitas olahraganya agar cocok dengan jadwal kesehariannya.

“Beralih dari rutinitas atlet ke kehidupan sehari-hari butuh penyesuaian besar. Dengan kesibukan yang kini makin beragam, saya menggunakan ChatGPT untuk membantu merencanakan aktivitas secara lebih efisien,” ujarnya.
Glenn mengajak orang Indonesia untuk tetap aktif melalui tiga cara praktis dalam memanfaatkan ChatGPT untuk membangun rutinitas olahraga yang realistis dan sesuai kebutuhan pengguna.
Berikut panduan yang bisa kalian lakukan untuk tetap bergerak di sela jadwal padat:
1. Temukan jenis olahraga yang sesuai dengan minat dan aktivitas harian
Menemukan jenis olahraga yang tepat adalah langkah pertama membangun konsistensi. Dengan ChatGPT, pengguna dapat mengeksplorasi pilihan olahraga yang paling realistis untuk dijalani.
Glenn memanfaatkan ChatGPT Suara untuk berdiskusi dengan ChatGPT secara lisan saat ingin memilih olahraga baru untuk dicoba. Dengan percakapan langsung, ia dapat mengeksplorasi berbagai pilihan dengan lebih natural, memberikan konteks tambahan, serta mengajukan pertanyaan lanjutan tanpa perlu mengetik atau menyusun prompt panjang.
Fitur Memori memungkinkan ChatGPT mengingat informasi relevan yang telah dibagikan pengguna, seperti preferensi olahraga, tujuan latihan, atau kebiasaan tertentu. Dengan begitu, diskusi berikutnya dapat melanjutkan konteks yang sudah ada tanpa harus menjelaskan lagi dari awal. Informasi yang diingat tetap dapat dilihat, diperbarui, atau dihapus oleh pengguna.
Contoh prompt: Saya ingin mulai rutin berolahraga, tetapi waktu saya terbatas. Saya lebih suka [di dalam/di luar ruangan], memiliki waktu [durasi] pada [hari], dan ingin [tujuan]. Bantu saya membandingkan beberapa jenis olahraga berdasarkan waktu, fasilitas, serta perkiraan biaya. Mana yang paling realistis untuk saya coba terlebih dahulu?
2. Atur jadwal olahraga sesuai waktu luang yang realistis
Glenn memanfaatkan ChatGPT untuk merancang program latihan yang sesuai dengan waktu yang benar-benar ia miliki. Dengan fitur Proyek, ia dapat mengorganisasi jadwal, catatan progres, dan rencana latihan dalam satu tempat sehingga konteksnya tetap tersimpan dan mudah dilanjutkan.
Agar rencananya sesuai dengan rutinitas sehari-hari, Glenn menggunakan plugin Google Calendar agar ChatGPT dapat melihat agendanya. ChatGPT kemudian membantunya mencari waktu luang yang tersedia di sela-sela jadwal melatih, membuat konten, dan komitmen lainnya.
3. Riset perlengkapan olahraga sesuai kebutuhan
Selain merancang jadwal dan memilih jenis latihan yang tepat, ChatGPT juga membantu Glenn menentukan perlengkapan agar olahraganya tetap nyaman dan konsisten.
Dia menggunakan fitur Riset Mendalam untuk membantu mengumpulkan dan membandingkan informasi dari berbagai sumber dalam satu proses, mulai dari spesifikasi dan kisaran harga hingga ulasan pengguna. Misalnya, saat mencari raket tenis untuk pemula, Glenn dapat membandingkan berbagai pilihan berdasarkan faktor seperti kenyamanan, kontrol, dan berat. Ia tidak perlu membuka dan membandingkan banyak sumber satu per satu.

Setelah menemukan tipe perlengkapan yang sesuai dengan kebutuhan, Glenn memanfaatkan plugin e-commerce seperti Shopee untuk langsung mencari produk yang relevan. Integrasi ini memudahkan dia meminimalkan waktu pencarian perlengkapan sehingga ia bisa fokus pada persiapan fisiknya.
Contoh prompt: Saya baru mulai bermain tenis dengan anggaran raket maksimal Rp[jumlah]. Bandingkan beberapa raket pemula berdasarkan berat, kenyamanan, kontrol, harga, serta kelebihan dan keluhan yang sering muncul. Gunakan spesifikasi produsen, panduan profesional, dan ulasan pengguna yang tersedia untuk publik, lalu sertakan sumbernya. Setelah itu, bantu saya mencari pilihan yang relevan di marketplace (misalnya Shopee) sesuai anggaran.
Glenn menekankan, teknologi bisa membantu, tapi informasi dan saran yang diperoleh tetap perlu disesuaikan dengan kondisi dan kebutuhan masing-masing. Untuk masalah kesehatan atau cedera, sebaiknya tetap berkonsultasi dengan tenaga profesional.
Pengguna juga dianjurkan untuk tetap bijak dalam membagikan informasi pribadi dan memeriksa kembali informasi penting sebelum menerapkannya. (HG)