Hidupgaya.co – Banyak lulusan sekolah menengah yang belum melanjutkan pendidikan ke jenjang perguruan tinggi. Padahal, Indonesia punya banyak talenta muda berpotensi yang bisa berkiprah di berbagai bidang.
Sayangnya kesempatan untuk mengakses pendidikan tinggi berkualitas masih belum dapat dirasakan secara merata.
Menjawab tantangan ini, BINUS University kembali merilis BINUS Scholarship untuk perkuliahan tahun akademik 2027/2028.
“Program beasiswa ini bentuk dukungan terhadap talenta muda Indonesia mengembangkan potensinya di berbagai bidang, mulai dari akademik, olahraga, kreativitas digital, kepemimpinan, hingga kontribusi sosial,” ujar Rektor BINUS University, Dr. Nelly dalam temu media di Jakarta, Selasa (28/7).
Melalui berbagai skema beasiswa, BINUS University berupaya memperluas akses terhadap pendidikan tinggi sekaligus menghadirkan ekosistem pembelajaran yang mendorong lahirnya talenta muda yang siap berkarya dan memberikan dampak bagi Indonesia.
Nelly mengungkap, melalui program beasiswa itu BINUS University ingin membuka lebih banyak kesempatan bagi generasi muda Indonesia untuk berkembang dan mempersiapkan diri menghadapi masa depan.
Menurutnya, BINUS Scholarship bukan hanya bantuan biaya pendidikan, tetapi kesempatan bagi talenta muda Indonesia untuk bertumbuh dalam ekosistem pembelajaran yang relevan dengan masa depan.

“Kami ingin setiap mahasiswa memiliki ruang untuk mengembangkan potensi akademik, karakter, kepemimpinan, dan kreativitas agar tidak hanya siap menghadapi perubahan, tetapi juga mampu menghadirkan solusi dan memberikan dampak positif bagi Indonesia,” tandas Nelly.
Kisah inspiratif talenta muda penerima beasiswa
Kesempatan sama, tiga sosok inspiratif penerima beasiswa mewakili beragam potensi generasi muda Indonesia, mulai dari olahraga, prestasi akademik, hingga kreativitas digital membagikan kisahnya.
Keira Hadinoto, salah satu penerima Beasiswa Student Athlete membagikan pengalamannya menjalani dua peran sebagai mahasiswa sekaligus atlet yang menuntut disiplin dan konsistensi dalam membagi waktu.
“Setiap latihan dan kompetisi mengajarkan saya arti disiplin, sementara pendidikan membantu saya mempersiapkan masa depan,” ujarnya.
Beasiswa yang dia peroleh membuatnya makin yakin untuk terus mengejar keduanya tanpa harus mengorbankan salah satu. Dia berharap semakin banyak pelajar berprestasi berani mengambil kesempatan seperti ini.
“Bagi saya, pendidikan dan prestasi bukan hanya tentang meraih mimpi pribadi, tetapi juga bekal untuk suatu hari nanti bisa memberikan kontribusi bagi Indonesia,” bebernya.
Adapun Akmal Insan Purwandha, penerima Beasiswa Widia mengakui beasiswa yang diterimanya menjadi penyemangat untuk terus belajar dan mengembangkan diri.
“Menerima beasiswa ini membuat saya sangat bersyukur karena bukan hanya menjadi pencapaian bagi diri saya, tetapi juga kebanggaan bagi keluarga,” cetusnya.
Kesempatan ini tidak akan disia-siakan, menjadi motivasi untuk terus belajar, mengembangkan diri, dan suatu hari nanti dapat memberikan dampak positif bagi orang lain.
Penerima Beasiswa BINUSFLUENCER, Almeyda Nayara mengaku program tersebut menjadi motivasi untuk terus memanfaatkan kreativitas di ruang digital secara positif dan bertanggung jawab.
Dia mengaku senang hobinya dalam membuat konten di media sosial mendapat apresiasi. “Saya memulai semuanya dari ketertarikan untuk membuat konten dan berbagi hal-hal yang saya sukai,” tuturnya.
Dalam menjalani proses tersebut, Almeyda selalu mengomunikasikan setiap langkah dan kesempatan kepada orang tua.
“Saya tidak pernah menyangka bahwa perjalanan ini dapat membuka kesempatan bagi saya untuk memperoleh beasiswa,” ujarnya penuh haru.

Baginya, kreativitas bukan hanya membuka peluang untuk diri sendiri, tetapi juga menjadi cara untuk menghadirkan konten yang positif, menginspirasi, dan memberikan dampak bagi lebih banyak orang.
Perkuat transformasi digital dan ekosistem AI
Sebagai bagian dari komitmen tersebut, BINUS University juga terus memperkuat pengalaman belajar mahasiswa melalui Digital Transformation & AI Experience Ecosystem.
Melalui ekosistem ini, mahasiswa dibekali kemampuan untuk memahami dan memanfaatkan teknologi, termasuk kecerdasan artifisial (AI), secara tepat, etis, kreatif, dan bertanggung jawab.
Pendekatan tersebut menjadi bagian upaya BINUS University dalam mempersiapkan lulusan yang adaptif terhadap perkembangan teknologi sekaligus mampu memanfaatkannya secara bertanggung jawab.
Komitmen BINUS University hadirkan pendidikan berkualitas juga diperkuat melalui pengakuannya sebagai Perguruan Tinggi Swasta No. 1 di Indonesia berdasarkan QS World University Rankings 2027.
Pencapaian tersebut mencerminkan upaya berkelanjutan BINUS University hadirkan pengalaman belajar yang relevan dengan perkembangan industri dan kebutuhan masyarakat. (HG)