Hidupgaya.co – Kebutuhan akan rumah tapak di Jakarta Barat, khususnya dari kalangan keluarga muda, terbilang tinggi dan diproyeksi menjadi salah satu pendorong pertumbuhan pasar properti di wilayah ini.

Selain lokasi yang strategis, konsumen kini semakin mempertimbangkan kualitas pembangunan, kenyamanan lingkungan, serta rumah yang mampu mengakomodasi kebutuhan keluarga dalam jangka panjang.

Menjawab kebutuhan tersebut, PT Kumara Lalita secara resmi meluncurkan Show Unit Type 8 Exclusive Modern di kawasan Pacific Garden Puri Jakarta. Konsep hunian untuk keluarga muda ini memadukan desain modern, lokasi strategis, kualitas pembangunan, dan lingkungan yang nyaman untuk mendukung kehidupan keluarga masa kini maupun masa depan.

Vice President PT Kumara Lalita, Suherman, mengatakan kebutuhan konsumen terhadap rumah tapak (hunian landed) di Jakarta Barat, khususnya dari kalangan keluarga muda, masih sangat besar.

“Kami melihat kebutuhan rumah landed di Jakarta Barat dari keluarga muda masih sangat tinggi. Karena itu, Pacific Garden Puri kami kembangkan bukan hanya sebagai sebuah proyek perumahan, tetapi sebagai lingkungan hunian yang dapat menjadi tempat tumbuh dan berkembang bagi sebuah keluarga,” terangnya di di acara peluncuran Show Unit Type 8 Exclusive Modern di kawasan Pacific Garden Puri, baru-baru ini.

Peluncuran Show Unit Type 8 Exclusive Modern di kawasan Pacific Garden Puri

Type 8 Exclusive Modern dibangun di atas lahan 8 x 12 meter dengan luas bangunan 189 meter persegi, terdiri atas 3 lantai dan 1 mezzanine, yang dirancang memberikan ruang yang lebih luas tanpa mengorbankan kenyamanan maupun fungsi.

Hunian ini dilengkapi dengan 5+1 kamar tidur, 5+1 kamar mandi, 2 ruang keluarga, high ceiling living room setinggi 4,8 meter, serta carport untuk dua mobil.

Desain arsitektur Exclusive Modern dipadukan dengan pencahayaan alami yang optimal sehingga menciptakan suasana rumah yang lapang, elegan, dan nyaman untuk seluruh anggota keluarga.

Dengan tata ruang yang fleksibel, Type 8 Exclusive Modern dirancang agar mampu mengikuti setiap fase kehidupan keluarga, mulai dari keluarga muda hingga ketika kebutuhan ruang semakin bertambah.

Suherman menambahkan, konsep tersebut mendapat respons yang sangat baik dari masyarakat. “Hingga saat ini, penjualan telah melampaui 50 persen dari total unit yang kami siapkan untuk tahun 2026, mencerminkan tingginya kepercayaan masyarakat terhadap Pacific Garden Puri.”

Hunian di Pacific Garden Puri tidak hanya ditujukan bagi pasangan muda yang baru memulai kehidupan rumah tangga, tetapi juga dirancang agar tetap nyaman dihuni ketika kebutuhan keluarga terus berkembang di masa mendatang.

Suherman menekankan pihak pengembang berupaya terus menjaga komitmen terhadap kualitas pembangunan. Seluruh proses pembangunan berjalan sesuai jadwal yang telah direncanakan, sehingga serah terima unit kepada konsumen dapat dipenuhi pada Desember 2026.

“Komitmen ini juga menjadi bagian dari upaya kami membantu konsumen memperoleh manfaat Program PPN Ditanggung Pemerintah (PPN DTP) sesuai ketentuan yang berlaku,” imbuhnya.

Berlokasi di Meruya Selatan, Jakarta Barat, Pacific Garden Puri menawarkan akses yang sangat strategis, hanya sekitar 5 menit menuju pintu Tol Meruya, 15 menit menuju Puri Indah Mall, 30 menit menuju Bandara Internasional Soekarno-Hatta, serta 30 menit menuju kawasan Central Business District (CBD) Jakarta.

Kawasan ini juga dikelilingi oleh berbagai fasilitas premium, mulai dari rumah sakit, sekolah dan universitas, pusat perbelanjaan, pusat kuliner, hingga kawasan bisnis yang telah berkembang.

Kehadiran berbagai fasilitas tersebut memberikan kemudahan bagi penghuni dalam memenuhi kebutuhan sehari-hari tanpa harus menempuh perjalanan yang jauh.

Kenyamanan kawasan juga menjadi salah satu perhatian utama dalam perencanaan Pacific Garden Puri. Jalan boulevard utama dirancang dengan lebar ROW 10 meter untuk menghadirkan sirkulasi lalu lintas dua arah yang lega.

Adapun jalan di dalam setiap cluster memiliki ROW 8 meter, sehingga aktivitas keluar-masuk kendaraan tetap nyaman tanpa mengurangi rasa lapang di lingkungan hunian. (HG)