Hidupgaya.co – Bukan hanya menghibur, supergrup BTS juga menjadi roda penggerak perekonomian yang kuat. Serangkaian konser BTS di Korea memicu lonjakan pengeluaran oleh penggemar asing, dengan pembelian menggunakan kartu kredit mencapai lebih dari 55,5 miliar won (US$37,6 juta) dan mengubah perdagangan lokal di sekitar lokasi konser, menurut data terbaru.
Hana Card merilis analisis terhadap transaksi kartu asing yang terkait dengan tiga penampilan BTS baru-baru ini di Stadion Goyang Korea menemukan bahwa sekitar 30.000 pengunjung luar negeri melakukan pembelian selama periode konser.
Perusahaan kartu tersebut mengatakan bahwa berdasarkan perkiraan konservatif sebanyak 30.000 pengunjung, total pengeluaran di berbagai kategori, termasuk tiket pesawat, penginapan, makan, dan ritel, mencapai lebih dari 55,5 miliar won.
Angka tersebut dapat meningkat menjadi 74 miliar won dengan 40.000 pengunjung dan 92,6 miliar won dengan 50.000 pengunjung, mendekati 100 miliar won.
Para penggemar tersebut membeli rata-rata 2,1 tiket per orang, menurut Hana Card, mencerminkan tren kehadiran berulang dan pembelian kelompok di antara para penggemar setia.

Penggemar Jepang menyumbang 32 persen dari seluruh pembeli asing, diikuti oleh Taiwan sebesar 12 persen, Filipina sebesar 7 persen, Hong Kong sebesar 5 persen, dan Amerika Serikat sebesar 5 persen, dengan pengunjung Asia menyumbang lebih dari 75 persen dari total.
Konser-konser tersebut mendorong lonjakan tajam dalam pengeluaran lokal.
Selama pekan acara dari tanggal 6 April hingga 12 April, transaksi kartu asing di area Stadion Goyang melonjak 807 persen dibandingkan dengan pekan sebelumnya, sementara total pengeluaran meningkat 231 persen.
Jumlah kartu yang digunakan melonjak 1.252 persen, dengan peningkatan terbesar terlihat di toko-toko swalayan, naik 1.069 persen, dan kafe, naik 1.109 persen. Pengeluaran restoran meningkat 600 persen dan belanja 629 persen.
Hana Card mengatakan pola tersebut menunjukkan bagaimana lonjakan singkat pengeluaran terkonsentrasi di sekitar tempat konser dapat secara langsung menguntungkan bisnis kecil dan pengecer di sekitarnya.
Pola pengeluaran di antara para penonton konser juga berbeda dari pola pengeluaran wisatawan biasa. Pengeluaran per orang lebih tinggi untuk penginapan, yaitu 480.000 won, dan tiket pesawat, yaitu 616.000 won, sementara pengeluaran belanja, yaitu 314.000 won, lebih rendah daripada pengeluaran pengunjung rata-rata.
Pengeluaran di minimarket dan kafe melebihi pengeluaran wisatawan umum, menunjukkan bahwa konsumsi terkonsentrasi di sekitar lokasi acara.
Hana Card mengatakan konser K-pop berskala besar menghasilkan efek ekonomi yang jauh melampaui penjualan tiket dan dapat menarik pengeluaran asing yang substansial ke Korea dalam waktu singkat, demikian laporan The Korea Times. (HG)