Hidupgaya.co – Desainer Yurita Puji mengentak panggung INdonesia Fashion Week (IFW) 2023 yang telah berlangsung belum lama ini dengan mengusung ide sulam Karawo yang diterjemahkan dalam busana ready to wear.

Sebagai desainer, Yurita sudah mengenal sulam Karawo. “Pada 2019 saya pernah membawa sulam Karawo ke New York Fashion Week (NYFW), mengenalkannya ke pusat mode internasional agar masyarakat dunia lebih mengenal kekayaan wastra Indonesia,” ujar desainer yang mengenyam jenjang pendidikan S3 saat berbincang dengan Hidupgaya.co usai pergelaran busana mengusung tema  ‘Gem of Gorontalo’ di Jakarta Convention Center (JCC), baru-baru ini.

Penciptaan sulam Karawo, sebut Yurita, tidaklah mudah dan menyita waktu. “Proses sulam Karwo itu rumit. Ada beberapa tahap yang harus dilakukan, mencakup pencabutan, pengirisan pengikatan dan penyulaman. Proses ini makan waktu tergantung luasan yang akan dibuat,” terangnya. 

Selain proses yang rumit, sulam Karawo juga harus dikerjakan beberapa orang. “Ada orang yang bertugas mendesain motif, ada yang menyulam, ada juga yang mengiris. Butuh kehati-hatian dalam memisahkan benang dalam proses ini,” ujar Yurita yang mengaku bersyukur jika memiliki stok sulam Karawo karena memang sulit didapat.

Koleksi ready to wear Yurita Puji di IFW 2023 (dok. Hidupgaya.co)

Yurita berharap banyak produk daerah yang dikemas itu bisa diterima khalayak luas sehingga dampaknya akan terasa bagi perajin sulam Karawo di Gorontalo, Sulawesi Utara. Koleksi busana yang ditampilkan di IFW itu sengaja dibuat simpel namun glamor, juga elegan.”Biar masuk ke pasar. Saya memang tak mau mendesain busana terlalu mewan karena nanti bisa tidak terjangkau harganya. Jadi saya hanya berikan ornamen sulam Karawo di tiap busana. Biar hanya sedikit tak apa, mengingat sulam Karawo sendiri mahal,” terangnya.

Menggunakan bahan velvet yang terlihat mewah, Yurita membesut busana itu dalam berbagai bentuk dalam warna hijau, ungu hingga fuschia yang terkesan cerah ceria. “Busana ini bisa dipakai ke mana saja, dipadukan dengan jeans untuk dipakai harian atau suasana kasual juga bisa,” ujar Yurita.

Koleksi ready to wear Yurita Puji di IFW 2023 (dok. Hidupgaya.co)

Sengaja Yurita menyajikan busana yang tidak banyak potongan. “Saya bahkan tidak pakai zipper untuk menekan biaya, sebagai gantinya disematkan pita di bagian belakang,” ujarnya seraya menambahkan busana yang dipresentasikan di gelaran IFW 2023 cocok untuk usia 25-50 tahun.

Koleksi Yurita Puji di IFW 2023 tampil kian menawan dengan aksesori Jeany Wang yang menciptakan aneka hiasan dari batu kecubung, mutiara dipadu lace yang mempermanis penampilan model yang berlenggok di panggung catwalk. (HG)

Advertisement