Hidupgaya.co – Tak melulu bicara teknologi dan seni, OPPO juga menunjukkan perhatian di bidang fashion. Baru-baru ini di ajang OPPO Bazaar Fashion Festival, perusahaan teknologi ini menggandeng tiga desainer lokal Indonesia untuk menunjukkan karya tak biasa.

Lulu Lutfi Labibi, perancang busana asal Yogyakarta kerap menjadikan lurik sebagai busana siap pakai dengan teknik drapping modern, berdaya pakai tinggi, dan meninggalkan ‘cerita’ dalam setiap tema rancangannya. 

Filosofi Wabi Sabi dari Jepang yaitu teori tentang keindahan pada suatu hal yang tidak sempurna selalu diterapkan perancang busana dalam proses berkarya. Beberapa judul koleksi yang melekat dari brand yang berdiri pada tahun 2011 ini antara lain, Jantung Hati, Perjalanan, Tirakat, Persimpangan, Tepian dan Sewindu Bercerita.

Pendekatan tema personal dengan story telling khas Lulu inilah yang menjadikan karya Lulu Lutfi Labibi begitu dekat dan tidak berjarak. Koleksi perancang busana yang memilih berkarya di kampung halaman tercinta, Yogyakarta, hadir di ajang  OPPO Bazaar Fashion Festival, yang berlangsung 7 Agustus 2022 di Senayan City Jakarta.

Koleksi Lulu Lutfi Labibi x Hara di OPPO Bazaar Fashion Festival (dok. istimewa)

Selain Lulu Lutfi Labibi, merek lain yang ikut berkiprah di kolaborasi khusus untuk OPPO Bazaar Fashion Festival adalah TANGAN. Berdiri sejak 2015 dan memposisikan diri sebagai brand lokal dengan suguhan pakaian siap pakai yang inovatif dan kontemporer, TANGAN selalu mengeksplorasi ide-ide baru, mendorong batas-batas kreativitas dan membawa interpretasi baru dalam setiap subjek yang akan dikreasikan. 

Dalam subjek koleksi pakaian, TANGAN menyajikan tampilan otentik dengan cara pakai yang multi-fungsi, dilengkapi dengan tiga elemen yang menjadi ciri khas koleksinya, yakni Technical, Progressive, and Diverse.

Nama lain yang terlibat dalam OPPO Bazaar Fashion Festival ini adalah Adrian Gan. Sebagai desainer senior, Adrian kerap membawa karya fashion dalam nuansa kultur oriental. Tiga aspek penting yang akan selalu terlintas di setiap busana rancangan desainer Adrian adalah budaya Asia, craftsmanship yang apik, dan embroidery. Ketiga aspek itu ia kemas menjadi busana yang elegan dan mewah dengan desain yang modern untuk membuat tampilan setiap wanita yang mengenakan rancangannya bak putri raja di sebuah dinasti.

Koleksi TANGAN x Anton Ismael di OPPO Bazaar Fashion Festival (dok. istimewa)

Budaya Asia yang beragam dan sangat indah memiliki peranan penting di setiap koleksi desainer ini. Kecintaannya dengan kekayaan sejarah budaya Timur yang eksotis kemudian ia jadikan sebagai signature style.

Chief Marketing Officer OPPO Indonesia, Patrick Owen mengaku bangga bisa berkolaborasi dengan tiga desainer ternama kebanggaan Indonesia. “Karya-karya mereka yang kaya akan kreasi dan inovasi tentunya sejalan dengan OPPO yang terus melakukan inovasi dalam hal teknolog,” ujarnya.

“Sama seperti tema yang diangkat untuk special collaboration, Synergetic, kami ingin menyampaikan pesan bahwa kolaborasi dapat dilakukan oleh siapa saja dengan beragam latar belakang namun tetap bisa menghasilkan suatu karya baru yang menarik,” tutur Patrick.

Selain menikmati beragam busana indah dari para desainer, para pengunjung juga dapat mengunjungi booth OPPO dan mencoba beragam fitur menarik dan luar biasa dari OPPO Find X5 Pro 5G. (HG)