Hidupgaya.co – Aloysia Dian (Aloy) dinobatkan sebagai CEO Media Service Line dan Laode Hartanto (Tanto) sebagai Chief Growth Officer Dentsu Indonesia. Penempatan posisi baru pada jajaran kepemimpinan tersebut melanjutkan momentum yang kuat bagi Dentsu Indonesia, termasuk penunjukan terbaru Prakash Kamdar sebagai CEO Dentsu Indonesia, promosi Wisnu Satya Putra (CEO, Creative) dan Arshad Rahman (CEO, Customer Experience Management / CXM).

Aloy dan Tanto akan bergabung dalam dalam tim eksekutif Dentsu Indonesia yang melapor langsung ke Prakash Kamdar. Jabatan Aloy selaku Media CEO akan segera berlaku, sedangkan Tanto akan memulai peran barunya pada 1 April 2022.

Prakash Kamdar, selaku CEO Dentsu Indonesia dan Singapura memuji Aloy merupakan sosok pemimpin yang kuat dan terbukti telah membawakan impact yang luar biasa bagi Dentsu Indonesia sejak ia bergabung dengan perusahaan pada 2015. “Saat ini, Aloy akan memimpin dan mendorong pertumbuhan berkelanjutan untuk Dentsu Media Service Line. Selain itu, Aloy juga akan terus meningkatkan progresifitas dan kapabilitas media Dentsu, baik lintas agensi dalam group ataupun untuk klien-klien Dentsu,” ujarnya.

“Ini merupakan kehormatan bagi saya yang diberi kepercayaan sebagai CEO Media di Dentsu Indonesia. Dengan upaya bersama dari tim media Dentsu yang kuat, lini layanan media Dentsu telah berada dalam posisi bisnis yang sangat kuat, baik dalam pertumbuhan, kinerja, maupun kapabilitas,” ujar Aloy.

Pengalaman lebih dari 17 tahun, akan menjadi dasar yang kuat bagi Aloy untuk memegang tanggung jawab sebagai CEO Media. Awalnya, Aloy bergabung dengan Dentsu sebagai Head of Global Clients di Carat Indonesia, tak lama kemudian mengambil alih peran General Manager di Vizeum Indonesia dan mencatat prestasi gemilang.

Dengan kepemimpinannya yang kuat, Aloy menuntaskan proses merger antara Vizeum dan Main Media dan akhirnya menjabat sebagai Managing Director Carat dan Vizeum Indonesia.

Dengan kontribusi kepemimpinan Aloy, bisnis media Dentsu mencapai posisi terkuat dan menempatkan Dentsu Indonesia menjadi nomor satu di peringkat kualitatif RECMA, sekaligus di posisi yang sama: nomor wahid di peringkat bisnis baru COMvergence sejak 2020.

Aloy mengaku siap untuk mendorong seluruh layanan dan proses bisnis menjadi lebih terdepan. “Saya berharap, bersama dengan kekompakan jajaran manajemen dan seluruh keluarga Dentsu, kami akan bisa membuat langkah besar dan lebih maju di tahun-tahun mendatang,” harapnya.

Selain itu, Prakash Kamdar mengaku menantikan bergabungnya Tanto di Dentsu dan melihat bagaimana ia memanfaatkan perspektif unik dan keahliannya yang mendalam dalam periklanan terutama untuk memperkuat kemitraan dengan klien serta mengembangkan bisnis klien ke tingkatan baru, scaling new heights.

Sementara itu, Laode Hartanto (Tanto) telah dikenal dan diakui sebagai profesional ‘highly driven’ dan strategis. Terbukti, dalam rentang waktu 15 tahun pengalamannya, Tanto mampu mendorong pertumbuhan klien-klien dari perusahaan media dan raksasa korporasi teknologi termasuk Gojek, Grup Emtek, Facebook, dan MNC Group.

Tanto telah mengarahkan pertumbuhan penjualan yang eksponensial selama bertahun-tahun dan menguasai spektrum luas solusi periklanan dan pemasaran, mulai dari media konvensional hingga media digital modern.

Sebagai Chief Growth Officer, Tanto akan berkolaborasi dengan tiga lini layanan Dentsu – Creative, Media, dan CXM untuk mendorong pertumbuhan Dentsu yang berkelanjutan, dengan fokus pada penguatan kemitraan dengan klien dalam hal pencapaian skala baru untuk bisnis klien.

“Dentsu Indonesia dikenal sebagai salah satu jaringan agency terbesar dalam negeri, saya merasa sangat bangga dan semangat untuk bergabung. Selain itu, bergabung dengan dentsu juga melengkapi missing puzzle dari pengalaman karir saya,” ujar Tanto. (HG)