Hidupgaya.co – Sepeda tak lagi hanya digunakan sebagai alat transportasi, namun sudah menjadi bagian dari gaya hidup. Selama awal pandemi Covid-19 di tahun 2020, permintaan sepeda melonjak karena sebagian besar orang mencari ‘kesibukan’ degan mengisi waktu sembari melakukan olahraga bersepeda di sela waktu bekerja work from home.

Salah satu distributor sepeda di Indonesia, PT Sepeda Bersama Indonesia (SBI) yang merupakan bagian dari United Bike Group optimistis tren bersepeda akan kembali bergairah setelah sempat melandai pada 2021. Gaya hidup ramah lingkungan, salah satunya memilih alat transportasi sepeda, dipercaya akan meningkatkan kebutuhan alat transportasi bebas polusi ini.

Andrew Mulyadi, Dirut PT SBI (kiri) bersama Winston Mulyadi, Direktur, di acara temu media yang berlangsung di Gedung United Bike, Kamis (27/1/2022) – dok. istimewa

Direktur Utama SBI Andrew Mulyadi menyampaian, guna meluaskan jangkauan pasar, pihaknya akan memperluas distribusi dengan membuka pusat distribusi (distribution center) tahun ini. “Diharapkan pusat distribusi itu nantinya akan semakin memudahkan konsumen untuk mengakses sepeda dengan merek United Bike, Genio Bike, dan Avand,” ujarnya dalam temu media yang berlangsung di Gedung United Bike, Jalan Boulevard Alam Sutera, Tangerang Selatan, 27/ Januari 2022.

Andrew menambahkan, distribution center akan menjadi hub bagi dealer yang bekerja sama dengan United untuk membawa sepeda produksi lokal itu semakin dekat ke masyarakat. “Dengan lebih mendekatkan diri ke pasar, terutama di luar Jawa, diharapkan harga sepeda menjadi lebih terjangkau,” bebermya.

Sejauh ini, SBI mendistribusikan lebih dari 100 tipe sepeda atau lebih 300 varian setiap tahun melalui jaringan 319 toko yang tersebar di Jawa, Bali, Sumatra, Kalimantan, Sulawesi, Nusa Tenggara, Maluku dan Papua.

Beberapa kategori sepeda yang dipasarkan SBI di antaranya sepeda lipat (folding bike), sepeda balap (road bike), dan sepeda gunung (mountain bike), serta berbagai macam jenis sepeda lainnya. Dalam waktu dekat, SBI berencana mengembangkan sepeda listrik.

Andrew menyebut, pengembangan area pemasaran yang progresif merupakan salah satu kunci strategi yang dijalankan perusahaan, “Dengan strategi tersebut, SBI memiliki optimisme tinggi untuk memenangkan persaingan usaha di pasar Indonesia yang luas dan berharap membukukan kenaikan penjualan hingga 50% tahun ini,” terang Andrew.

Sejak tahun 2017 atau kurang lebih 5 tahun umur perusahaan, SBI turut berkontribusi langsung dalam peningkatan ekonomi bisnis lokal di Indonesia melalui pengembangan jaringan dealership dan telah membangun kerjasama dengan jaringan toko sepeda yang tersebar di seluruh Indonesia.

Selain itu, SBI juga berkomitmen menjalankan kegiatan Corporate Social Responsibility (CSR) sebagai salah salah satu cara perusahaan membangun masyarakat. Andrem menyampaikan, SBI menjalankan program CSR secara nasional dengan memberikan unit sepeda kepada siswa berprestasi. (HG)