6 Cara Pulihkan Semangat Juang saat Menyusun Skripsi, Yuk Bisa Yuk

on

Hidupgaya – Tak dimungkiri, skripsi memang menjadi momok bagi sebagian mahasiwa. Tak jarang banyak mahasiswa patah semangat saat harus menuntaskan tugas akhir berupa menyusun skripsi.

Semangat yang membara di awal proses penyusunan skripsi bisa mendadak redup karena berbagai hal yang terjadi di tengah perjalanan: Mulai dari revisi tiada henti, kendala di lapangan, impian atau kesibukan lain, pembimbing yang dirasa killer atau hal lainnya. Bahkan sebagian orang mungkin mengalami situasi yang disebut sebagai writer’s block, yakni merasa stuck dan tidak bisa menulis apapun meski sudah duduk lama di depan layar laptop.

Ilustrasi perempuan demotivasi (dok. istimewa)

Menurut psikolog Nurul Aini Ongkowidjoyo, perasaan tidak ingin melanjutkan pengerjaan skripsi tersebut disebut sebagai demotivation. “Demotivation, atau demotivasi itu adalah kondisi ketika seseorang kehilangan semangat dan komitmennya dalam melakukan sesuatu. Tidak menutup kemungkinan bahwa demotivasi juga terjadi pada anak kuliah yang sedang skripsi atau karyawan yang bosan dengan rutinitas kerja,” ungkap konselor dari aplikasi konseling online Riliv.

Nurul mengatakan setiap orang bisa melalui demotivasi. “Tidak perlu khawatir kalau sedang demotivasi. Soalnya, perasaan itu wajar sekali. Yang penting adalah bagaimana usaha untuk keluar dari masalah itu. Anggap saja skripsi sebagai pengalaman hidup yang berharga untukmu, dan kamu dikelilingi oleh orang-orang yang mendukungmu.,” ujarnya.

Bila sedang terjebak demotivasi menyusun skripsi, berikut saran dari Nurul Aini yang bisa menjadi panduanmu:

1. Ingat alasanmu berjuang termasuk tuntaskan skripsi

Hidupkan kembali sense of value dan tujuan di hidupmu. Temukan alasan-alasan yang selama ini menguatkan untuk memperjuangkan mimpimu. Tidak hanya dari dalam, alasan juga bisa jadi dari lingkungan luar misalnya membahagiakan orang tua, kondisi situasi yang mungkin kurang ideal, waktu atau hal lainnya.

2. Temukan suasana baru

Bukan tidak mungkin kamu mengalami demotivasi karena saat mengerjakan skripsi selalu dihadapkan dengan suasana yang sama, contohnya lokasi atau layout meja yang sama. Berhadapan dengan hal yang sama setiap hari, pantas saja jika kamu merasa bosan dan tidak termotivasi.  Inilah waktunya mencari suasana baru. Temukan lokasi berbeda untuk mengerjakan skripsi, menciptakan kesan baru dengan memutar lagu atau musik klasik untuk menghidupkan suasana, menggunakan aromaterapi atau bisa jadi teman berdiskusi baru yang memiliki pengetahuan dengan topik yang sama.

3. Ambil jeda sejenak bukanlah dosa

Mungkin selama ini kamu terlalu memforsir dirimu menyelesaikan skripsi, sampai kamu lupa istirahat. Stop! Ini saatnya kamu istirahat. Menjauhlah dari skripsimu sejenak saja dan cari aktivitas lain yang tidak mengingatkanmu pada skripsi. Bersantailah untuk sementara. Usai bersantai, motivasi kamu akan kembali dan kamu akan lebih siap menghadapi tantangan selanjutnya.

4. Target pengerjaan praktikal

Cobalah untuk membuat mindmap mengenai topik yang kamu buat. Caranya, buat diagram atau mindmap untuk menstimulasi arah berpikir dan daya analisa kamu. Pelajari poin-poin yang harus ada pada karya ilmiah maupun kata kunci dari topik kalian. Selain itu, kalian juga bisa gunakan pertanyaan dasar seperti 5W dan 1H untuk menstimulasi kalian dan mencari tahu apa saja yang berhubungan dengan topik yang kamu miliki. 

Kamu juga bisa membuat target pengerjaan yang lebih praktikal dan terukur.  Dari skripsi kalian misalnya, dari beberapa pembahasan, dalam satu hari kira-kira kalian harus sampai di poin skripsi yang mana.

5. Berkumpul bersama sesama pejuang skripsi

Satu hal yang menarik dari skripsi adalah kamu tidak sendiri. Meski kamu mengerjakan tugas akhirmu seorang diri, tetapi sebenarnya kamu selalu bersama teman-teman seangkatan. Mereka juga melewati masa sulit sepertimu, jadi kamu tak perlu merasa sendiri. Sekali-kali, berbincanglah dengan teman-temanmu yang sedang atau sudah melewati skripsi. Kamu bisa meminta bimbingan dan arahan atau bahkan hanya berbagi cerita dengan mereka. Dengan berkumpul bersama teman seperjuangan, motivasimu dalam menyusun skripsi bisa muncul kembali.

6. Merayakan keberhasilan kecil

Kamu tidak perlu menunggu skripsimu selesai untuk merayakan keberhasilan. Saat skripsimu belum rampung pun, kamu tetap bisa merayakannya. Caranya dengan merayakan setiap keberhasilan kecil dalam proses mengerjakan skripsi. Misalnya, hari ini kamu berhasil menyelesaikan bab 1. Meski masih jauh dari akhir skripsi, kamu tetap berhasil. Rayakan keberhasilan kecil tersebut dengan menyantap jajanan favoritmu sebagai self-reward sebelum masuk ke bab selanjutnya.

Kalau merasa membutuhkan bantuan untuk menemukan kembali, nggak ada salahnya untuk mencoba konseling psikolog online dari Riliv. Kamu bisa membeli voucher konseling melalui ShopeePay dan dapatkan cashback hingga 100% pada periode kampanye ShopeePay Super Online Deals di tanggal 15-21 November ini, yang akan menjaga kantongmu agar tidak bolong. Coba deh (HG/**)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s