Tips Investasi untuk Capai Kebebasan Finansial, Simak Ya

on

Hidupgaya – Bebas secara finansial merupakan salah satu impian yang didambakan oleh hampir semua orang. Namun kebebasan finansial hanya akan jadi angan-angan kalau tidak dipersiapkan.

Menurut Co-Founder dan Managing Director tanamduit, Rini Hapsari, ada beberapa alasan yang mendasari masyarakat untuk berpikir dua kali dalam mulai berinvestasi, sehingga tanpa sadar melupakan manfaat-manfaat besar dari investasi itu sendiri. “Hal penting yang kerap terlewatkan di antaranya mempersiapkan dana darurat, dana pensiun, hingga kebebasan finansial yang jadi cita-cita banyak orang,” ujarnya.

Oleh karena itu, tanamduit hadir untuk memberikan masyarakat Indonesia kenyamanan dan kemudahan investasi dengan fitur, tools, dan beragam promo menarik seperti cashback hingga 100% selama periode ShopeePay Super Online Deals. “Dengan kenyamanan dan keuntungan tersebut, diharapkan cita-cita kebebasan finansial dapat tercapai di masa mendatang,” ujar Rini.

Ragam pilihan produk investasi di tanamduit dapat dibeli mulai dari Rp10.000 saja, seperti reksa dana dan produk emas ‘Emas Suka-suka’ yang baru saja diluncurkan pada awal bulan lalu. Sejalan dengan namanya, pengguna bisa berinvestasi emas dengan nominal rupiah sesuka hati dengan minimum pembelian mulai dari Rp10.000 saja. Emas Suka-suka merupakan produk logam mulia produksi PT Antam, Tbk yang dapat dibeli dengan harga terjangkau. Selain itu, emas juga bisa dicetak mulai dari 0,5 gram.

Selain emas dan reksa dana, ragam pilihan produk investasi lainnya di tanamduit juga bisa jadi opsi diversifikasi investasi. Diversifikasi investasi merupakan salah satu strategi untuk meminimalisir risiko dari investasi. Mudahnya, pengguna tidak hanya berinvestasi di satu produk investasi saja.

Sebelum mulai mendiversifikasikan portofolio investasi, Rini berbagi tips diversifikasi dalam uraian berikut:

1. Kenali profil risiko investasi

Mengenali profil risiko sangat penting agar kamu tidak salah pilih produk investasi ketika memulai atau melakukan diversifikasi. Misalnya, profil risiko investasi konservatif, artinya toleransi terhadap risiko investasi cukup rendah.

Tips: Lakukan diversifikasi investasi dengan memperbanyak porsi di produk investasi yang risikonya rendah seperti reksa dana pasar uang atau Surat Berharga Negara (SBN). 

2. Sesuaikan dengan tujuan dan jangka waktu investasi

Selain mengenali profil risiko, kamu dapat menyesuaikan diversifikasi investasi berdasarkan tujuan investasi yang telah direncanakan. Misalnya, jangka waktu berinvestasi untuk mencapai tujuan keuangan masih cukup panjang dan kamu adalah seorang risk taker yang mengharapkan imbal hasil tinggi, maka perbanyaklah porsi investasi di produk reksa dana saham.

Tips: Jangan lupa juga persiapkan dana darurat dengan menginvestasikan uangmu pada produk investasi risiko rendah agar mudah dicairkan. 

3. Tentukan besarnya kebutuhan dari masing-masing tujuan keuangan

Tidak kalah penting, setelah memahami profil risiko dan menetapkan tujuan investasi, tentukan juga target dana yang ingin dicapai serta berapa lama waktu untuk mencapainya. Jika target dana dan waktu sudah ditentukan, hal ini akan memudahkan kamu untuk mengatur alokasi diversifikasi investasi. 

Nah, selamat berinvestasi ya! (HG)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s