Tantangan Episode 2 Makin Sulit, Dua Kandidat Harus Mengepak Koper

Hidupgaya – The Apprentice: ONE Championship Edition makin panas. Di episode dua, tayangan reality show yang banyak dinantikan jutaan penonton ini memaksa dua kandidat mengepak koper dan tak lagi punya kesempatan mengikuti kompetisi yang menawarkan hadiah menggiurkan.

Legenda seni bela diri Georges St-Pierre dan Renzo Gracie muncul dalam episode tersebut dan berpartisipasi dalam tugas fisik yang sulit dengan para kandidat. Co-Founder dan Group CEO Catcha Group Patrick Grove kemudian bergabung dengan Chairman dan CEO ONE Championship Chatri Sityodtong dan Advisor Niharika Singh di ruang rapat.

Seperti disampaikan sebelumnya, tayangan The Apprentice: ONE Championship Edition sedikit berbeda dengan The Apprentice karena melibatkan tantangan fisik bagi peserta. Di tayangan episode kedua, tantangan fisik berlangsung di Fort Siloso Skywalk di Pulau Sentosa, dimana para kandidat harus menuruni struktur 11 lantai dan dengan cepat naik kembali melalui tangga tali. Tim dengan waktu gabungan terpendek dari semua kandidat akan mendapatkan selebrasi kemenangan di Bar Square dan mendapat keuntungan dalam tantangan bisnis berikutnya.

Di sesi ini, St-Pierre dan Gracie mengejutkan para pemain dengan melakukan tugasnya terlebih dahulu, dan Kapten Tugas Dom Lau memberi pengarahan kepada kedua tim tak lama kemudian. Bisa diramalkan, kandidat dari kedua tim mengalami kesulitan menuruni skywalk dan kesulitan untuk bermanuver menaiki tangga yang menggantung. Sho bergumul dengan rasa takutnya akan ketinggian, tetapi pada akhirnya dia bertekad untuk melewati tantangan itu. Terlepas dari masa-masa sulit Sho, rekan satu timnya berhasil lolos, dan Team Valor meraih kemenangan.

Tantangan Bisnis

Di episode dua, tim harus membuat kampanye media sosial selama tujuh hari yang menarik, memilih antara influencer Yumika Hoskin dan Justin Bratton untuk mempromosikan pengalaman hotel desainer Andaz Singapura. Karena Tim Valor memenangkan tantangan fisik tersebut, maka tim ini memiliki hak istimewa untuk memilih terlebih dahulu.

Louie ditunjuk sebagai Project Manager untuk Tim Valor, sebagian besar unit bekerja sama secara harmonis sembari mencegah Clinton mengganggu produktivitas. Sementara itu, kurangnya pengalaman Eugene sebagai pemimpin Tim Conquest mengakibatkan kekacauan. Kedua tim menyampaikan presentasi yang solid, tetapi dengan cepat menjadi jelas tim mana yang menciptakan kampanye yang lebih kuat. Bisa menebak tim yang mana?

Chatri, Niharika, dan Patrick memeriksa setiap aspek dari kedua rencana pemasaran, seketika suasananya menjadi panas. Sho, Kexin, dan Monica memimpin presentasi untuk Tim Valor, yang membuat Chatri terkesan berkat kombinasi analitik dengan ide-ide kreatif. Namun, Patrick menunjukkan kurangnya rencana tujuh hari yang jelas yang dibutuhkan pada tantangan itu.

Sebaliknya, Niraj dan Paulina (kandidat dari Indonesia) mempresentasikan rencana yang jelas untuk Tim Conquest, tetapi kampanyenya dinilai hambar dan tidak orisinal. Niharika mengritik Alvin karena tidak memberikan kontribusi yang cukup bagi timnya dan Roman dinilai kurang kreatif pada desain presentasinya. Dengan pendekatan yang sangat berbeda, kedua tim menuju ke ruang rapat.

Eliminasi Ganda: 2 Kandidat Harus Pulang

Tim Valor sekali lagi muncul sebagai pemenang dalam tantangan bisnis. Chatri memuji kemenangan itu untuk konsep yang superior dan kemampuan Monica untuk membangun identitas merek. Sebaliknya, Chatri mengirim Alvin, Eugene, dan Roman dari Tim Conquest ke chopping block.

Eugene menyampaikan pidato yang penuh semangat tentang mengubah hidupnya dan inspirasi yang dia ambil dari kisah hidup Chatri yang compang-camping menjadi kaya dan menjadi CEO ONE. Rupanya, strategi ini berhasil membuat Eugene bertahan di acara reality show yang menguras energi dan emosi, sementara sikap pasif Roman dan kurangnya kontribusi Alvin membuat keduanya tersingkir dari kompetisi dan harus mengepak koper pulang ke negaranya.

Kita nantikan bagaimana tantangan di episode selanjutnya yang pastinya kian memanas! (HG)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s