5 Desainer IFC Lolos Kurasi Global Talents Digital

Hidupgaya – Seiring perubahan dunia, terutama dalam terdisrupsinya dunia fesyen dan bagaimana menyikapinya, desainer fesyen semakin ditantang untuk melaju ke depan dengan cara-cara yang baru dan lebih baik.

Koleksi Gregorius Vici (dok. ist)

Edisi pertama dari Global Talents Digital yang berlangsung pada Juni 2020 merupakan acara fashion berskala internasional pertama yang menggabungkan metode online dan offline (hybrid) di luar jadwal musim (off-season). Acara ini diselenggarakan oleh Fashion Futurum Initiative dengan dukungan Russian Fashion Council serta Mercedes-Benz Fashion Week Russia.

Acara ini sukses membukukan 2.5 juta views pada sosial media, 100+ liputan berbagai media internasional dan ditayangkan langsung pada 100 website di seluruh dunia. Kini, Global Talents Digital telah siap dengan edisi keduanya yang akan diselenggarakan pada 4-6 September 2020 dengan tema baru, Sustainability (Keberlanjutan).

“Sustainability adalah kata yang tertanam kuat pada banyak karya dari perusahaan dan label fesyen. Akan tetapi, proses dari pengembangan konsep sustainability ini belum jelas bagi banyak khalayak umum. Tujuan dari Global Talents Digital pada September adalah untuk mengenalkan penonton dan pelaku industri kepada para desainer baru yang mengusung konsep Sustainability dan juga menyajikan informasi dasar yang diperlukan serta berpeluang untuk menjadikan Bumi tempat yang lebih baik,” ujar Alexander Shumsky, President of Russian Fashion Council and Mercedes-Benz Fashion Week Russia.

Karya Rosie Rahmadi (dok.ist)

Para desainer baru dari seluruh dunia akan hadir dengan menampilkan koleksi terbarunya kepada para pelanggan, media, pembeli, penata busana dan pelaku industri lainnya melalui video presentasi, siaran langsung, teknologi  Augmented Reality (AR) ataupun Virtual Reality (VR). Konsep Sustainability yang diusung dalam koleksi para desainer tersebut mencakup upcycling, recycling, ethical fashion, slow fashion hingga zero waste.

Lima desainer anggota Indonesian Fashion Chamber (IFC) telah lolos kurasi dan akan berpartisipasi di ajang Global Talents Digital, yaitu Gregorius Vici (IFC Semarang Chapter), Aldrè Indrayana & Cota Cota Studio (IFC Surabaya Chapter), Rosie Rahmadi (IFC Bandung Chapter), AM by Anggiasari (IFC Bandung Chapter) dan Emmy Thee  (IFC Jakarta Chapter).

Edisi terbaru dari Global Talents Digital ini terinspirasi konsep keberlanjutan  dan bertujuan mengedukasi serta menginspirasi dunia tentang konsep tersebut. Oleh karena itu, para desainer diminta untuk menyiapkan 2 video yang terdiri dari tampilan koleksi terbaru dengan konsep sustainability dan video edukasi terkait prosesnya, untuk mengedukasi penonton tentang bagaimana koleksi mereka dibuat menjadi sustainable.

Aspek menarik lainnya dari acara ini adalah konsep ‘see now, buy now’ (lihat sekarang, beli sekarang). Hal ini membuat penyiaran acara menjadi lebih interaktif. Dengan teknologi QR kode yang digabungkan ke dalam video maka pemirsa/buyers sangat mudah dapat memindai dan berhubungan langsung dengan situs web dari para desainer untuk membeli apa yang baru saja mereka lihat.

Koleksi Emmy Thee (dok. ist)

“Meskipun ini sudah menjadi praktik umum di seluruh dunia untuk meningkatkan lalu lintas situs web dan meningkatkan penjualan, namun masih relatif sangat baru diantara brand fesyen di Indonesia. Pengalaman membuat video dengan metode semacam itu dan sekaligus dapat dilihat audiens dunia dengan teknologi ini untuk pertama kalinya merupakan kesempatan belajar yang sangat berharga bagi 5 desainer IFC,” kata Ali Charisma, Chairman IFC. (HG)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s