Lanjut ke konten

Jaga Jarak Sosial Tapi Butuh Obat? Apotek Digital Bisa Jadi Solusi

24/03/2020
Hidupgaya – Menghadapi pandemi COVID-19, pemerintah Indonesia telah menetapkan pembatasan jarak (social distancing) dengan cara bekerja dan beraktivitas dari rumah. Hal ini dilakukan dalam rangka mencegah penyebaran coronavirus yang telah menewaskan belasan ribu orang di seluruh dunia dan menginfeksi ratusan ribu lainnya.
Memasuki masa jaga jarak sosial membuat semuanya serba terbatas. Banyak tempat umum seperti kantor, sekolah, tempat ibadah hingga tempat umum yang ditutup. Tetapi inilah cara yang paling efektif untuk mencegah kasus coronavirus semakin menyebar di Indonesia.
Warga yang membutuhkan penanganan rumah sakit khususnya apotek mungkin akan mengalami kendala ketika hal tersebut terjadi di Indonesia. Beberapa penyakit kronis membutuhkan penanganan dan pengobatan khusus. Konsumsi obat secara rutin dan dipantau oleh dokter spesialis adalah kebutuhan yang terpenting bagi mereka.
Yang jadi masalah adalah, ketika keluarga membutuhkan obat khusus, tapi terkendala oleh jarak dan waktu. Jarak apotek yang jauh atau tidak menemukan waktu yang tepat untuk pergi membeli obat dapat menjadi kendala. Belum lagi antrean yang panjang ketika hendak membeli obat. Untuk mengatasi hal ini, PT Indopasifik Teknologi Medika Indonesia (ITMI) memperkenalkan Lifepack, sebuah apotek digital yang menawarkan layanan lengkap dan didukung oleh tim dokter dan apoteker yang berpengalaman.
“Dengan Lifepack, pasien tidak perlu mengantre, mengatur obat atau kehabisan obat,” kata CEO ITMI, Natali Ardianto. “Fokus kami adalah membantu pasien agar lebih mudah untuk mendapatkan obat.”
Dikatakan Natali, aplikasi Lifepack mengimplementasi Good Pharmacy Practice dalam memberikan pelayanan kefarmasian. Menggunakan kemasan khusus agar pasien penderita penyakit kronis lebih praktis untuk mengkonsumsi obat sesuai dengan jadwal. “Pengguna Lifepack tidak perlu repot mengatur obat mana dan apa saja yang harus diminum. Lifepack akan membantu mengatur obat sesuai resep,” ujarnya.
Manfaat yang bisa didapat oleh pasien pengguna Lifepack antara lain: bagi pasien yang tidak memiliki resep, Lifepack akan membantu melalui adanya fitur konsultasi dengan dokter secara online. Lifepack juga fokus kepada penyediaan obat secara langsung dan cepat, pengguna akan mendapatkan obat dalam waktu maksimal 4 jam pengantaran. Penyediaan obat difokuskan kepada penyakit kronis seperti diabetes, jantung, hipertensi dan stroke.
Natali menambahkan, yang membedakan Lifepack dengan aplikasi digital kesehatan lainnya adalah dengan Lifepack, pengguna dapat berlangganan obat untuk penyakit kronis sesuai resep dokter. “Selain itu, pengguna akan mendapat reminder untuk minum obat. Aplikasi Lifepack juga akan mencatat riwayat medis dan minum obat,” bebernya.
Lifepack menjamin keaslian obat kepada pasiennya, karena obat berasal dari distributor langsung tanpa melibatkan pihak ketiga. Pasien juga tidak perlu khawatir akan privasi mereka, karena paket yang diberikan tersegel dengan pengemasan khusus. Selain itu dokter yang terdaftar di Lifepack adalah dokter yang memiliki Surat Izin Praktek (SIP) dan tergabung di Ikatan Dokter Indonesia (IDI).
Saat ini, Lifepack sudah dapat menjangkau masyarakat di wilayah Jakarta dan Tangerang. Layanan Lifepack tidak berbayar. Anda hanya perlu membayar obat saja. Aplikasi Lifepack tersedia di Playstore atau Appstore. Lifepack juga dapat diakses melalui website resmi www.lifepack.id
“Kami harap, dengan adanya Lifepack, kebutuhan obat bagi para orangtua penderita penyakit kronis dapat terpenuhi. Orangtua yang wajib mengonsumsi obat secara rutin setiap hari tidak perlu kesusahan mengatur obat,” pungkas Natali. (HG)
Tinggalkan sebuah Komentar

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: