Lanjut ke konten

Dian Sastro Galang Dana untuk Pendidikan Anak Autis

23/11/2019

Hidupgaya – Data Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) menunjukkan dari 160 anak di dunia, setidaknya terdapat 1 anak dengan autisme atau autism spectrum disorder (ASD).

Di Indonesia, data penyandang ASD memang belum ada angka resminya. Namun, diperkirakan penyandang ASD di Tanah Air telah mencapai 2,4 juta, dengan penambahan penyandang baru yang mencapai 500 orang per tahunnya. Sayangnya, tingginya penyandang ASD masih belum dibarengi dengan kemandirian mereka hingga dewasa.

Menjawab kebutuhan ini, menyambut Hari Anak Sedunia, Sorak Gemilang Entertainment (SGE Live), promotor teamLab Future Park and Animals of Flowers, Symbiotic Lives’, berkolaborasi dengan Dian Sastrowardoyo mengedukasi masyarakat mengenai pentingnya seni bagi tumbuh kembang anak dengan autisme.

Menurut Dian, penyandang autisme juga butuh kasih sayang dan dukungan dari lingkungan sekitarnya. “Anak penyandang autisme kerap dipandang sebelah mata, karena tidak dapat mengekspresikan emosinya seperti anak-anak normal,” kata Dian dalam temu media di Jakarta, baru-baru ini.

Kondisi anak dengan autisme bisa berangsur-angsur membaik jika ditangani sejak dini, salah satunya melalui terapi seni. “Saya punya pengalaman, anak saya yang pertama kena spektrum autisme, dan dia anaknya jauh lebuh visual, daripada mendengar atau audio,” ujar Dian bertutur tentang kondisi anak sulungnya.

Menurut Dian, anak autis lebih merespons penjelasan secara visual atau video daripada verbal.

Di kesempatan yang sama Mervi Sumali, Chief Executive Officer SGE Live, menambahkan SGE Live turut mendukung anak dengan autisme untuk terus tumbuh dan berkembang melalui eksplorasi dan kolaborasi seni. Salah satunya melalui teamLab Future Park and Animals of Flowers, Symbiotic Lives. “Melalui pameran seni digital interaktif, para pengunjung, tidak terkecuali anak dengan autisme dapat berimajinasi dan mengekspresikan diri sebebas-bebasnya,” ujarnya.

Melalui kegiatan seni tersebut, pengunjung dapat berpartisipasi memberikan donasi serta memperoleh dua  tanda mata secara pre-order, dengan syarat membeli minimal 2 tiket ’teamLab Future Park and Animals of Flowers, Symbiotic Lives’.

Ttanda mata edisi khusus ini merupakan karya Dian Sastrowardoyo dan hasil karya Prinka Dipa dan Nindhita, dua anak dengan autisme yang sukses berkarya dalam bidang seni.

Tanda mata dijual seharga Rp199 ribu per buah mulai dari 20 November hingga 20 Desember 2019. Keuntungan dari penjualan tanda mata tersebut akan didonasikan seluruhnya kepada Sekolah Drisana, yaitu sekolah khusus penyandang autisme. (HG)

 

From → Parenting

Tinggalkan sebuah Komentar

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: