Lanjut ke konten

Tipe Rumah Incaran Kaum Milenials Seperti Apa Sih?

19/11/2019

Hidupgaya – Jika ada anggapan bahwa milenials hanya suka menghabiskan duit untuk senang-senang, misalnya traveling dan tak mementingkan memiliki hunian, pendapat itu tak sepenuhnya benar. Milenials di atas usia 30 tahun yang sudah cukup mata untuk menikah atau telah membina rumah tangga, nyatanya juga mulai memikirkan hunian.

Pada perhelatan Indonesia Properti Expo yang berlangsung 16 – 24 November 2019 di Jakarta Convention Center, Senayan, Jakarta, yang diikuti 120 peserta dengan 650 proyek properti, sebanyak 30-40% mengincar pasar milenials.

Menurut Gad Permata, Vice President PT. Adhouse Clarion Events – selaku penyelenggara Indonesia Properti Expo, sudah ada pergerakan dari milenials untuk memiliki rumah. “Ajakan untuk mulai punya rumah atau apartemen digencarkan untuk para milenials. Perbankan ada yang menyediakan fasilitas pinjaman untuk kaum milenials agar mereka bisa memiliki hunian,” kata Gad dalam bincang-bincang dengan Hidupgaya.co di JCC, Selasa (19/11).

Tak salah kiranya jika Indonesia Properti Expo juga menyasar milenials usia produktif atau yang memikirkan untuk menikah. “Porsi pasar milenial 30-40% dalam properti expo ini. Cukup signifikan,” ujar Gad.

Lantas jenis rumah seperti apa yang laris diburu? “Mayoritas masih jenis rumah subsidi, porsinya  mencapai 60%. Sisanya non subsidi seperti kondotel dan apartemen,” bebernya. Di Indonesia Properti Expo 2019 ditawarkan rumah murah mulai harga  Rp140 hingga Rp300 juta dengan luasan 60/72 m2. “Tujuannya agar terjangkau milenials sehingga impian memiliki rumah dapat tergapai,” urai Gad.

Keinginan milenials rumah disambut hangat para pengembang dengan menyediakan apartemen yang bersahabat dengan milenials, misalnya fasilitas free wifi, digital savvy, juga bebas narkoba. “Perbankan juga memberikan dukungan kemudahan memiliki rumah untuk mereka, misalnya dengan DP (down payment – uang muka) ringan mulai 1% hingga cicilan kredit selama 20 tahun. “Untuk harga rumah Rp300 juta, cicilan bisa di kisaran Rp1 jutaan. Angka ini diperkirakan masih bisa masuk kantong kaum milenials,” jelas Gad.

Namun tak sedikit milenials yang mencari rumah di kisaran harga Rp500 juta hingga Rp1 miliar. “Biasanya harga rumah ini di perbatasan kota, atau kawasan penyangga seperti Depok, Bekasi dan Tangerang,” imbuh Gad.

Demi alasan kepraktisan, tak sedikit milenials yang memilih apartemen ketimbang rumah. “Jika punya rumah agak sulit, maka apartemen akan menjadi pilihan menarik. Selain harganya terjangkau, letak apartemen di tengah kota juga menjadi pertimbangan karena dekat dengan tempat kerja. Peserta Indonesia Properti Expo kali ini yang menawarkan unit apartemen jumlahnya mencapai 40%,” beber Gad.

Indonesia Properti Expo 2019 ini adalah gelaran ke 37 dan didukung oleh Kementrian PUPR, DPD REI DKI Jakarta dan PT. Bank Tabungan Negara (BTN) Persero Tbk, sebagai Official Bank Partner. Selama 9 hari, Indonesia Properti Expo menghadirkan lebih dari 650 pilihan hunian dan juga beragam acara pendukung, mulai dari Beauty Demo oleh beauty vlogger Tasya Farasya, Financial Talks oleh Ken Handersen, lomba menggambar dan mewarnai, hingga Parenting Talks.

Selama 9 hari pameran ditargetkan transaksi mencapai Rp3 triliun dengan total kunjungan 250 ribu orang. “Selama 3 hari pameran berlangsung, cukup menggembirakan. Target optimistis tercapai, terjadi kenaikan 10-15% dibandingkan pameran serupa yang digelar sebelumnya,” pungkas Gad. (HG)

From → Money Talks

Tinggalkan sebuah Komentar

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: