Lanjut ke konten

Mengenali Jenis Kulit dengan Tepat Melalui Teknologi DNA

28/10/2019

Hidupgaya – Kita kadang tidak kenal dengan diri sendiri – termasuk dalam hal ini kulit – meskipun kulit merupakan organ  terbesar tubuh yang melekat dengan kita seumur hidup.

Head of Erha DNA, dr Devina Nova

Setiap kulit manusia terdiri dari komponen genetik yang menghasilkan tipe kulit tertentu. Dalam mengidentifikasi jenis kulit, biasanya menggunakan empat klasifikasi, umumnya dikelompokkan dalam jenis kulit kering, berminyak, kombinasi dan sensitif.

Padahal tipe kulit tidak cuma ada empat. Dari parameter tersebut, kita akan mendapatkan 16 turunan jenis kulit dari berbagai jenis kombinasi.

Banyak yang awalnya menyangka memiliki kulit sensitif, padahal sebenarnya tidak demikian. Namun seiring dengan kemajuan teknologi, kini telah tersedia teknologi berbasis  kecerdasan buatan (artificial intelligence/AI) dan DNA, yang memiliki tingkat akurasi tinggi untuk mengenali jenis kulit dan sekaligus menemukan solusi untuk tiap masalah kulit.

Teknologi ini salah satunya dapat ditemui di Erha DNA. Menurut Head of Erha DNA, dr Devina Nova Estikaratri, sistem pintar ini dapat menentukan produk yang sesuai dengan jenis kulit, dan kebutuhan unik setiap individu. “Karena tidak ada individu yang sama, teknologi ini akan membantu merawat kulit dengan tingkat akurasi yang tinggi,” ujar dr Devina dalam peluncuran Erha DNA di Jakarta, baru-baru ini.

Business Innovation Senior Manager Derma Global Ventura, Andreas Antoninus

Devina menjelaskan, teknologi ini terdiri dari tiga rangkaian:

1.Smart Assistant

Berupa aplikasi yang dapat membantu mengidentifikasi jenis kulit, memantau perkembangan, hingga memberikan informasi yang bersifat interaktif sesuai dengan karakter kulit.

2. Smart Innovation

Test kit berupa alat yang terdiri dari DNA swab, sebagai media pemeriksa karakter genetik kulit, moisture tester untuk mengetahui kelembapan kulit, dan skin lens untuk mengetahui kondisi pori-pori.

3. Smart Treatment

Skin care product sebagai solusi yang diberikan setelah melihat hasil pemeriksaan dari DNA.

Business Innovation Senior Manager Derma Global Ventura, Andreas Antoninus di kesempatan yang sama menambahkan, melalui sistem algoritma dan hasil tes DNA, basis data kemudian akan menentukan rangkaian produk yang paling sesuai dengan kondisi kulit konsumen.

Devina menekankan, dengan menemukan jenis kulit yang tepat diharapkan konsumen dapat menemukan produk perawatan yang sesuai sehingga kulit bisa tampil lebih sehat dan memancarkan kecantikan alami. (HG)

 

Tinggalkan sebuah Komentar

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: