Lanjut ke konten

Magicpin Coba Peruntungan Bisnis di Indonesia, Begini Strateginya

04/09/2019

Hidupgaya – Indonesia menjadi pasar empuk bagi bisnis. Masyarakat di kota yang doyan eksis dan pamer di media sosial dimanfaatkan sebagai peluang bisnis yang menguntungkan. Sebutlah Magicpin, platform ritel offline asal India menjajal peruntungan di pasar Tanah Air.

Menurut Co-Founder dan CEO Magicpin Anshoo Sharma, Indonesia terpilih sebagai pasar pertama di liar India karena optimisme pengguna media sosial yang masif dan doyan mengunggah aktivitas apa saja di dunia maya secara sukarela.

Co-founder & CEO Magicpin Anshoo Sharma dalam temu media di Jakarta, Rabu (4/9)

“Indonesia mmeiliki kekayaan ekosistem ritel dan outlet melimpah serta pengguna media sosial yang banyak dan aktif. Inilah alasan kami menjalankan bisnis di sini,” kata Anshoo dalam temu media di Jakarta, Rabu (4/9).

Dua bulan menjalankan bisnis di Indonesia, Magicpin sukses berkolaborasi dengan 50 ribu gerai. Ini jumlah yang tidak sedikit. Hingga akhir Desember 2019 Magicpin menargetkan penjualan tak kurang dari US$100 juta. “Bahkan lebih,” ujar Anshoo.

Bagaimana cara kerjanya? Menurut Anshoo, melalui Magicpin para pengguna bisa mendapatkan rewards dari transaksi belanja offline mereka. “Unggah foto dan tagihan di media sosial dan pengguna bisa mendapatkan poin yang bisa digunakan untul belanja atau makan,” ujar Anshoo yang mengklaim Magicpin telah mencatat sukses di India.

Selain itu, pengguna dapat mengetahui aktifitas orang-orang yang mereka ikuti dan orang-orang yang berada di sekitar mereka, mencari tahu tempat nongkrong dan rewards yang mungkin didapatkan di tempat tempat yang ditawarkan khusus oleh Magicpin.

Para peritel atau toko di sisi lain, bisa mengetahui perilaku konsumen melalui Magicpin yang bermanfaat untuk pengembangan bisnis. Dengan kata lain, data pelanggan menjadi kunci utama.

“Misi kami adalah untuk membantu outlet keciI maupun outlet besar dengan memberikan peluang bisnis baru dan pelanggan repeater dari smartphone mereka,” Anshoo mengakui.

Magicpin juga menawarkan kepada pengguna untuk mengumpulkan poin-poin yang didapat usai mengunggah pengalaman transaksi belanja, kemudian poin itu bisa ditukarkan dengan bonus-bonus diskon dan produk-produk di sejumlah gerai yang bergabung dengan Magicpin.

Jakarta masih menjadi pasar yang sexy tentu saja. Namun nantinya Magicpin akan merambah setidaknya 10 kota lain di Indonesia untuk mengembangkan bisnisnya.

“Kami optimistis Magicpin akan diterima dengan baik oleh konsumen juga pelaku usaha di Indonesia. Sistem kerja sama yang kami tawarkan win-win dan tidak memberatkan gerai,” beber Anshoo.

Magicpin memberlakukan sistem persentase dari transaksi yang dilakukan pengguna di gerai-gerai yang tergabung di platform unik ini. Nah penasaran kan? Silakan unduh aplikasinya di Playstore. (HG)

From → Money Talks

Tinggalkan sebuah Komentar

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: