Hijrah Itu Indah, Bukan Hanya Sekadar Ibadah

Hidupgaya – Hijrah berarti menuju ke arah lebih baik. Hijrah ini tampaknya tengah menjadi tren di kalangan kaum milenial. Nah, menangkap peluang ini,  PT Bank Muamalat Indonesia Tbk (Bank Muamalat)  mencoba memperluas fungsinya.

Bukan lagi sebatas penyedia layanan perbankan syariah, namun Bank Muamalat juga ingin menjadi agen penggerak semangat umat untuk terus-menerus meningkatkan diri ke arah ajaran Islam yang baik, sempurna dan menyeluruh (kaffah). Tidak hanya berhijrah secara ibadah, tapi juga dalam hal mengelola keuangan.

Sebagai bank pertama murni syariah di Indonesia, Bank Muamalat memiliki semangat untuk lebih dekat dengan generasi milenial. Chief Executive Officer (CEO) Bank Muamalat Indonesia, Achmad K Permana mengatakan Bank Muamalat terus berkomitmen mengajak masyarakat muslim untuk berhijrah untuk hidup yang lebih baik dan penuh berkah. “Kami juga ingin terus mengedukasi masyarakat bahwa hijrah bukan hanya dari sisi ibadah saja, tetapi secara keseluruhan, termasuk sisi keuangan,” ujar pria yang biasa disapa Permana di sela-sela Hijrah Talk di Muamalat Hijrah Coffee, Muamalat Tower, Jakarta, Jumat (26/7).

Tak bisa dimungkiri, fenomena hijrah sudah sejak lama ada. Namun saat ini di tangan milenial, hijrah menjadi sesuatu yang keren, kekinian, dan punya daya tarik kuat dalam mempengaruhi sesama milenial muslim untuk ikutan berhijrah. “Inilah gaya baru syiar Islam ala milenial, dimana menyebarkan kebaikan Islam bukan lagi dengan penanaman nilai secara indoktrinatif, tapi dengan menjadikan kebaikan Islam sebagai sebuah gaya hidup yang keren,” ujar Permana.

Pria kelahiran Bandung ini setuju bahwa tren gaya hidup hijrah di kalangan milenial saat ini memang menjadi suatu hal yang positif. Namun, generasi milenial sebaiknya juga harus paham mengenai pengelolaan keuangan yang sesuai syariat. “Karena itu, Bank Muamalat juga ingin mengajak generasi milenial untuk hijrah dengan mengenal bank syariah,” ujarnya. Caranya, kata Permana  salah satunya dengan melakukan terobosan pelayanan baru yang menyasar target generasi milenial, yakni Muamalat Hijrah Coffee.

Muamalat Hijrah Coffee, merupakan perpaduan pelayanan nasabah Bank Muamalat berkonsep tempat nongkrong, yang modern, namun tetap profesional. Melalui gerai Muamalat Hijrah Coffee, nasabah dapat merasakan pengalaman baru pelayanan perbankan yang dipadukan tempat ngopi. “Tidak harus langsung buka tabungan. Bisa datang dan melihat-lihat dulu sembari ngopi. Ini cara kami menjaga dan mengedukasi kaum milenial agar mereka dekat dengan Bank Muamalat,” beber Permana.

Dengan layanan operasional di hari kerja, Senin-Jumat, selama jam kerja, pria yang telah menjadi CEO Bank Muamalat dalam kurun setahun ini berharap Muamalat Hijrah Coffee dapat memudahkan dan mendekatkan nasabah dengan semua layanan Bank Muamalat.

Sebagai pionir bank syariah pertama di Indonesia, Bank Muamalat menyediakan beragam produk perbankan, salah satunya tabungan haji. “Bank Muamalat identik dengan tabungan haji. Terdapat 130 ribu nasabah yang tercatat dalam tabungan haji setiap tahunnya, di mana 51% dari jumlah itu merupakan haji plus,” beber Permana.

Pada kesempatan yang sama, Bank Muamalat juga menyerahkan hadiah umrah gratis kepada pemenang juara pertama kompetisi blog #AyoHijrah yakni Triani Retno Adiastuti yang telah membuat tulisan inspiratif dengan judul “#AyoHijrah Bersama Bank Muamalat Indonesia, Hidup
Tenang dan Berkah”.

Hijrah memang punya makna yang luas. Permana berharap, bagi yang belum berhijrah, kampanye #AyoHijrah ini bisa jadi momentum untuk memulai, dan bagi yang sudah memulai berhijrah agar dapat melengkapi serta menyempurnakan diri dengan ajaran yang sesuai syariat.

“Bank Muamalat tidak berhenti berinovasi untuk mengajak masyarakat untuk berani meningkatkan diri ke arah yang lebih baik dan menciptakan solusi layanan perbankan berbasis syariah yang aman dan praktis, sehingga niat untuk berhijrah ke bank syariah dapat dilakukan lebih mudah,” pungkas Permana. (HG)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s