Lanjut ke konten

Strategi Menyiapkan Dana Pendidikan: Pilih Instrumen yang Tepat

25/07/2019

Hidupgaya – Data menunjukkan biaya pendidikan naik rata-rata 10% setiap tahun. Sayangnya melambungnya biaya pendidikan tak selalu diikuti dengan kenaikan pendapatan.

Agar pendidikan anak terjamin, orangtua sebaiknya mempersiapkan dana pendidikan sejak dini. Jangan tunggu anak besar. Agar tujuan dana pendidikan tercapai, pemilihan instrumen untuk mencapai tujuan wajib dipertimbangkan – dan harus tepat. Dengan kata lain, perencanaan dana pendidikan harus dapat menutup kenaikan biaya pendidikan anak.

Mempersiapkan dana pendidikan sebaiknya menjadi prioritas jangka panjang. Dana pendidikan dipersiapkan jauh sebelum anak memasuki jenjang pendidikan. Karena semakin pendek waktu yang kita punya, maka akan semakin besar tenaga dan biaya yang harus dikeluarkan.

Orangtua kita telah membuktikan bahwa emas adalah salah satu pilihan yang tepat jika dijadikan sebagai simpanan jangka panjang, salah satunya untuk alokasi biaya pendidikan anak.

Public Relations Manager Treasury Anang Samsudin memgatakan, kini mempersiapkan dana pendidikan dapat dilakukan dengan aman dan mudah. Para orangtua misalnya bisa menabung emas mulai Rp20 ribu secara rutin untuk mempersiapkan dana pendidikan anak di Treasury, sebuah platform digital menyimpan  (jual beli) emas yang dibesut untuk kalangan milenial yang melek teknologi

Anang menyebut simpanan emas mampu memberikan imbal hasil optimal. Menurut data Goldprice.org, harga emas pada 2009 sebesar Rp300 ribu per gram, namun kini melonjak lebih dari dua kali lipat di kisaran Rp700 ribu per gram.

Tip Menyiapkan Dana Pendidikan

Sebelum mulai menyiapkan dana pendidikan anak, ada sejumlah hal yang harus dipersiapkan, antara lain:

1. Cari tahu besaran biaya yang diperlukan untuk dapat bersekolah di lembaga pendidikan yang diinginkan. Dengan informasi biaya tersebut, orang tua bisa mulai melakukan perhitungan untuk menyiapkan dana pendidikan anak. Gali informasi pendidikan anak sejak jenjang TK hingga Universitas.

2. Lakukan estimasi biaya pendidikan yang dibutuhkan pada saat anak masuk sekolah. Cara menghitungnya: Misal total biaya yang dibutuhkan untuk kuliah saat ini adalah Rp80.000.000, maka untuk menghitung estimasi biaya kuliah 10 tahun mendatang, biaya kuliah saat ini harus ditambahkan 10% per tahun dengan penambahan progresif hingga 10 kali.

Metode perhitungan yang sama juga perlu dilakukan untuk jenjang pendidikan TK, SD, SMP hingga SMA sehingga dapat diketahui estimasi biaya pendidikan secara menyeluruh sampai jenjang perguruan tinggi.

3. Setelah mengetahui besarnya biaya pendidikan anak, langkah berikutnya adalah membuat strategi dalam mempersiapkan dana pendidikan. Salah satunya dengan memilih instrumen keuangan untuk menyimpan dana pendidikan tersebut. Pilihlah instrumen yang nilainya cenderung naik dalam jangka panjang, misalnya emas

4. Lakukan review secara berkala terhadap simpanan yang berhasil dikumpulkan. Pastikan kembali dana pendidikan yang sudah terkumpul masih sejalan dengan biaya sekolah dan perguruan tinggi yang sebelumnya direncanakan. Apabila ada perubahan, segera lakukan perhitungan ulang untuk memastikan dana pendidikan masih sesuai rencana.

Anang menambahkan, untuk memberikan stimulasi bagi para orangtua agar memulai menyimpan emas, Treasury memberikan emas gratis sebesar 0,03 gram untuk setiap pengguna baru.

“Saat bertransaksi di Treasury, pengguna juga bisa memilih harga emas terbaik, karena harganya diperbaharui setiap menit,” pungkas Anang.(HG)

Iklan

From → Money Talks

Tinggalkan sebuah Komentar

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: