Lanjut ke konten

Warga Asia Pasifik Cenderung Kurang Percaya dan Pelit Pujian

01/07/2019

Hidupgaya – Hasil survey Merz Aesthetics APAC Consumer Study: ‘Discovering The Truth About Beauty and Self-Confidence’ menunjukkan bahwa kepercayaan diri masyarakat di wilayah Asia Pasifik masih rendah.

Survey tersebut juga menemukan bahwa wanita dan laki-laki Asia Pasifik sungkan atau sulit memuji penampilan diri sendiri. Survey konsumen ini dilaksanakan oleh Merz Aesthetics bekerja sama dengan with Frost & Sullivan di 11 negara Asia Pasifik (Australia, Hong Kong, India, Indonesia, Malaysia, Filipina, Singapura, Korea Selatan, Taiwan, Thailand, dan Vietnam) dan melibatkan 3.210 responden wanita dan laki-laki berusia 21 hingga 55 tahun.

Selain itu, dari data Merz Aesthetics 2018 APAC Consumer Study: ‘Discovering The Truth About Beauty and Self-Confidence’ juga menemukan sejumah temuan penting, di antaranya:

·  Sebanyak 50% dari responden yang kurang percaya diri merasa sungkan menilai diri sendiri sebagai pribadi yang cantik atau tampan karena sejumlah faktor eksternal seperti adanya nilai kebudayaan tertentu dan standar kecantikan yang dibuat oleh masyarakat.

· Sebanyak 60% responden terbuka terhadap perawatan estetika medis yang bersifat non-invasif atau minimum-invasif untuk meningkatkan penampilan dan kepercayaan diri mereka.

· Mayoritas atau 90% responden yang terbuka terhadap perawatan estetika medis untuk meningkatkan dan menjaga penampilan diri menyatakan bahwa upaya-upaya tersebut dapat meningkat kepercayaan diri dan daya tarik.

Menjawab hasil survey tersebut, Merz Aesthetics, pemimpin global dalam bidang estetika medis, meluncurkan kampanye terbaru bertajuk ‘Merz Aesthetics Serendipity Journey’ (MASJ’ untuk mengajak para wanita menemukan, menerima dan menampilkan jati dirinya.

Kampanye ini telah menghadirkan kisah-kisah pribadi dari 11 tokoh wanita inspiratif yang disebut sebagai MASJ Squad dan berasal dari 11 negara Asia Pasifik, termasuk dari Indonesia. MASJ Squad tersebut terdiri dari YouTuber, aktris, penulis, pengusaha, dan bintang acara televisi.

Menurut Country Manager Merz Indonesia, Ricardo Manaloto, melalui kampanye ini, Merz Aesthetics (merupakan bagian dari Merz Pharma Group global), berharap dapat membantu wanita di seluruh dunia untuk memusatkan perhatian mereka pada fitur wajah yang mereka senangi dan mengurangi pemikiran negatif yang dapat mengurangi kepercayaan diri dan menghalangi potensi terbesar mereka.

“Kampanye ini juga diharapkan dapat mengajak para wanita untuk berani memulai percakapan yang membahas stigma terkait perawatan estetika medis dengan cara mengubah pola pikir masyarakat bahwa perawatan tersebut sama saja seperti kiat-kiat lain untuk mempercantik diri seperti menggunakan makeup, menata rambut, memilih gaya busana tertentu, dan berolahrag,. kata Ricardo dalam temu media di Jakarta, baru-baru ini.

MASJ Squad merupakan tokoh wanita yang telah menerima tantangan untuk memulai perjalanan mencari jati diri dan akan berbagi cerita tentang bagaimana mereka telah mengatasi berbagai permasalahan pribadi dalam hidup dan belajar untuk menerima diri sendiri tanpa perlu mengikuti standar kesempurnaan atau kecantikan yang dibuat oleh masyarakat umum.

Tak dimungkiri, banyak wanita yang merasa malu atau sungkan untuk bercerita atau mengakui bahwa ia telah melakukan perawatan estetika. Mengomentari hal ini, MASJ Squad untuk Indonesia dan juga seorang Youtuber, Almiranti Fira mengatakan seharusnya perawatan estetika bukanlah hal yang tabu untuk bisa diceritakan. Bukankah kecantikan merupakan anugrah dari tuhan, dan salah satu cara mensyukurinya adalah dengan memelihara dan merawatnya.

“Di usia saya yang masih terbilang muda, saya tidak ragu untuk melakukan perawatan estetika. Karena sebenarnya hal tersebut merupakan investasi bagi saya, dimana nanti saat usia terus bertambah, kualitas kulit tetap terjaga dengan baik bahkan akan terlihat lebih muda dari seharusnya,” bebernya.

Pertumbuhan industri estetika di Indonesia saat ini semakin berkembang pesat. Hal ini dapat dilihat dari semakin banyak orang yang mendatangi klinik kecantikan untuk bisa tampil maksimal. Dengan adanya kemajuan teknologi dalam dunia kecantikan, perawatan estetika telah berevolusi dengan prosedur-prosedur yang semakin canggih, produk yang berkualitas dan para ahli yang berkompeten yang memungkinkan seseorang merawat wajah dan tubuhnya dengan beragam teknologi.

Perkembangan teknologi tersebut semakin memungkinkan banyak teknik yang dapat dilakukan untuk mengubah penampilan wanita menjadi lebih cantik sesuai dengan apa yang mereka harapkan. Dengan begitu, para wanita dapat menemukan versi terbaik dari kecantikan dirinya, sehingga dapat menampilkan harmonisasi dari setiap elemen wajahnya, sesuai dengan karakter kecantikan pribadinya masing-masing.

Dalam melakukan prosedur perawatan estetika, biasanya dokter akan memberikan arahan mana perawatan yang tepat bagi pasien, namun seiring berjalannya waktu, pasien juga mempunyai keinginan untuk mengikuti tren yang sedang terjadi.

Menjawab kebutuhan ini, Aesthetic and Anti-Aging Doctor & Founder of Jakarta Aesthetic Clinic (JAC), dr. Olivia Ong mengatakan, menghargai setiap pribadi yang datang dengan segala keunikan, kekuatan dan kelemahannya. “Kami membantu merawat kelemahan-kelemahan itu dan mengubahnya menjadi potensi yang akan membuat siapapun akhirnya dapat menemukan jati diri mereka yang seutuhnya lewat praktik kedokteran estetika unggulan, yang memprioritaskan keamanan serta kenyamanan,” ujarnya.

Olivia menambahkan, bagaimanapun bentuk awal wajahnya, semua orang bisa terlihat enak dipandang dari luar. “Namun kami sebenarnya bekerja sangat detil pada setiap struktur di dalam wajah yang turut berkontribusi terhadap munculnya tanda-tanda aging di permukaan kulit,” tandas Olivia. (HG)

Iklan
Tinggalkan sebuah Komentar

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: