Lanjut ke konten

Bank DBS Indonesia dan Home Credit Sepakat ‘Joint Financing’ Salurkan Pembiayaan untuk Konsumen

10/05/2019

Hidupgaya – Lebih dari 38% dari total 250 juta penduduk atau lebih dari 95 juta penduduk Indonesia yang belum terjangkau produk bank. Mereka ini masuk dalam kelompok unbanked population. Hanya 17% penduduk dewasa di Indonesia yang mendapatkan pinjaman langsung dari institusi finansial, demikian menurut data Bank Dunia (2017).

Di sisi lain, data dari We Are Social menyatakan bahwa pada Januari 2019 pengguna smartphone telah mencapai 60% dari total populasi di Indonesia. Apa maknanya? Kesenjangan tersebut diisi oleh industri keuangan berbasis teknologi (fintech), ditunjukkan dengan semakin menjamurnya perusahaan fintech di Indonesia.

Otoritas Jasa Keuangan (OJK) telah memberi lisensi kepada 106 fintech berbasis pinjaman per 5 April 2018. Melihat hal tersebut, Bank DBS Indonesia melalui strategi Ecosystem – strategi menjangkau dan melayani masyarakat, menjalin kolaborasi dengan Home Credit Indonesia, perusahaan pembiayaan berbasis teknologi global dengan lebih dari 3,6 juta pelanggan di seluruh Indonesia.

Wawan Salum, Director Consumer Banking Group PT Bank DBS Indonesia mengatakan, melalui strategi Ecosystem, DBS membangun kerja sama dengan Home Credit Indonesia untuk menyediakan solusi keuangan bagi masyarakat yaitu menyediakan pinjaman dengan skema joint financing.

“Selain itu, ketika mengajukan pinjaman di Home Credit, nasabah juga dapat membuka rekening bank digibank by DBS secara bersamaan melalui program digibank bundling,” ujar Wawan dalam temu media di Jakarta, Kamis (9/5).

Joint financing merupakan bentuk kerja sama antara industri perbankan dengan perusahaan multifinance. Dalam kaitan kerja sama ini, Bank DBS dan Home Credit Indonesia memberikan pembiayaan bersama atas fasilitas kredit yang disalurkan kepada pelanggan Home Credit Indonesia dengan porsi pembiayaan, syarat, dan kondisi yang telah ditentukan dalam menyalurkan pembiayaan kepada konsumen.

Selain itu, pada saat mengajukan pembiayaan di Home Credit untuk barang-barang impian seperti gadget, smartphone, furniture, barang-barang elektronik dan laptop, calon pelanggan juga dapat membuka rekening digibank by DBS lewat program bundling yang ditawarkan.

Wawan menyebut, prosesnya dilakukan secara bersamaan, dengan proses aplikasi 100% paperless, penandatanganan kontrak secara online serta waktu persetujuan atau penolakan hanya sekitar tiga menit saja. Apabila pengajuan pembiayaan di Home Credit disetujui, maka pelanggan akan memiliki rekening digibank by DBS dan otomatis memperoleh cashback senilai Rp100.000.

Lebih lanjut Wawan menambahkan, dengan memiliki rekening digibank by DBS pelanggan dapat menikmati seluruh keuntungan dari rekening digibank by DBS seperti transfer gratis ke bank mana saja, tarik tunai Rp0 di semua ATM, hingga berbagai kemudahan pembelian e-voucher, top up berbagai e-wallet dan pembayaran tagihan bulanan melalui fitur Bayar Beli digibank by DBS.

Kerja sama strategis ini bukan hanya memberikan solusi keuangan yang mudah, cepat dan aman untuk masyarakat yang belum memiliki akses perbankan, namun juga memberikan pengalaman perbankan sederhana untuk pelanggan Home Credit Indonesia melalui digibank by DBS.

Di kesempatan yang sama Jaroslav Gaisler, CEO PT Home Credit Indonesia, mengatakan sejak beroperasi di Indonesia pada tahun 2013, Home Credit terus berupaya memberikan pelayanan terbaik dan berinovasi guna memenuhi kebutuhan pelanggan. “Melalui kemitraan strategis dengan digibank by DBS akan semakin mempermudah akses masyarakat ke perbankan dan memberikan pengalaman belanja yang mudah dan cepat,” ujarnya.

Disinggung soal kredit bermasalah alias non performing loan, Gaisler menyebut memang ada konsumen yang mengalami masalah dalam pembayaran pinjaman. “Namun kami punya cara dalam meminimalkan hal ini. Mengingat kami sudah puluhan tahun berkiprah dalam bisnis ini,” ujar Gaisler tanpa menyebut besaran kredit macet.

Gaisler menekankan, Home Credit bisa menjadi solusi bagi masyarakat untuk mendapatkan pinjaman dalam pembelian barang elektronik hingga kebutuhan rumah tangga dengan cara yang simpel, tanpa perlu mengajukan pinjaman ke bank. (HG)

 

Iklan

From → Money Talk

Tinggalkan sebuah Komentar

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: