Lanjut ke konten

Inacraft Kembali Digelar, Apa Istimewanya Tahun Ini?

23/04/2019

Hidupgaya – Jakarta International Handicraft Trade Fair (Inacraft) 2019 merupakan pameran yang banyak dinantikan. Pameran ini diklaim sebagai salah satu pameran produk kerajinan terbesar di Asia Tenggara, dan akan kembali digelar di Jakarta Convention Center, 24-28 April 2019. Tahun ini Inacraft genap mencapai 21 tahun, sebuah rentang usia yang tidak pendek.

Menurut Direktur Mediatama Binakreasi, Umi Noor W, sebagai penyelenggara pameran, Inacraft tahun ini diikuti oleh 1.421 peserta dari seluruh pelosok Tanah Air, yang terdiri dari para perajin, pengusaha, produsen, dan eksportir kerajinan. “Tahun ini beberapa negara sahabat juga akan ikut menyemarakkan pameran dengan menampilkan produk kerajinan mereka seperti Maroko, Jepang, Polandia, Pakistan dan Hongkong. Mereka akan menempati area seluas 200 m2 di Plenary Hall,” kata Umi dalam temu media di Jakarta, Selasa (23/4).

Umi menambahkan, pameran yang diprakarsai oleh Asosiasi Eksportir dan Pengusaha Handicraft Indonesia (Asephi) berkolaborasi dengan Mediatama Binakreasi ini senantiasa menampilkan secara khusus kerajinan dari daerah tertentu di Indonesia secara bergilir sebagai ikon utama pameran. “Di Inacraft tahun ini akan mengangkat kesenian dan kebudayaan serta produk kerajinan unggulan dari Betawi,” kata Umi.

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta sebagai ikon pameran dengan tema “Jakarta Enjoyable Multicultural Diversities” mendampingi tema sentral “From Smart Village to Global Market”. Di samping menampilkan produk kerajinan Provinsi DKI Jakarta sebagai main icon dan ambience pameran, penampilan seni budaya juga akan mengisi acara pembukaan dan program acara selama pameran melalui berbagai pergelaran seni musik dan hiburan tradisional yang menarik.

Umi menambahkan, ada hal istimewa dalam perhelatan Inacraft tahun ini, yaitu untuk pertama kalinya hadir Paviliun Luar Negeri dari Kerajaan Maroko sebagai Country of Honour. Kehadiran Kerajaan Maroko didukung oleh Maison de l’Artisan Ministry of Tourism, Air Transport, Handicraft and Social Economy Kingdom of Morocco dengan menampilkan produk kerajinan unggulan serta penampilan kesenian dan kebudayaan dari Maroko menunjukkan kesiapan produk kerajinan anggota Asephi bersaing dengan produk-produk negara lain.

Di kesempatan yang sama, Duta Besar Maroko untuk Indonesia Ouadia Benabdellah mengatakan Maroko akan mengangkat komoditi yang terkenal ke penjuru dunia, yaitu minyak argan (argan oil). “Sejak lama Maroko dikenal sebagai penghasil argan oil yang terkenal di dunia. Kami akan mendatangkan produsen argan oil terbaik dalam pameran Inacraft tahun ini,” ujarnya. Argan oil sejak lama dipakai sebagai bahan baku untuk kecantikan, misalnya menjadikan kulit dan rambut sehat dan bercahaya.

Gusmardi Bustami, Wakil Ketua Umum II bidang Kerja Sama Kelembagaan dan Promosi Asephi menambahkan, seperti tahun-tahun sebelumnya, tahun ini juga akan dihelat Inacraft Award sebagai program unggulan. “Produk kerajinan UKM yang dipamerkan akan dikurasi untuk kemudian dinilai dan dipilih oleh 12 orang juri untuk mendapatkan penghargaan paling bergengsi, dan award akan diserahkan pada 26 April 2019,” ujar Gusmardi.

Gusmardi menambahkan, kegiatan penghargaan bidang kerajinan ini mengadaptasi konsep pemilihan produk unggul dari 7 kategori produk berdasarkan banan baku utama (Keramik, Serat Alam, Kayu, Batu-batuan, Logam, Tekstil dan bahan baku lainnya termasuk recycle) yang dibuat Unesco dan kemudian diperluas oleh World Craft Council. “Sejak 2016, Asephi telah meningkatkan sisten penilaian dan penjurian dengan konsep digital,” imbuhnya.

Selain Incraft Award juga akan dihelat Asephi Emerging Award, Inacraft Best Booth Award, Craft Workshop, Trunk Show, seminar dan Craft Forum & Workshop sebagai bagian dari tema utama program “Bold, Bright & Beautiful Indonesia Jewelry: A Handmade Heritage to Modern Aesthetic”.

Gusmardi menambahkan, Inacraft tahun ini menargetkan 1.300 pembeli, pengunjung sebanyak 200.000 dan transaksi retail senilai Rp149 miliar, kontrak dagang sebesar US$13 juta selama 5 hari penyelenggaraan. Untuk itu panitia telah menyiapkan kegiatan khusus Buyer’s Night Welcome Dinner pada 24 April 2019, yang akan dihadiri oleh calon pembeli potensial, Kantor Perwakilan Indonesia di Luar Negeri, eksportir potensial dan pelaku kerajinan lainnya.

Selain fasilitas buyers, penyelenggara juga menyediakan fasilitas transportasi bagi pengunjung yang ingin berkunjung ke pameran melalui layanan shuttle bus di beberapa mal seperti Summarecon Mall Bekasi, Margo City Mall, One Belpark Mall, Kuningan City Mall dan Mall Emporium Pluit serta shuttle yang beroperasi di seputaran Senayan melalui Pintu V GBK.

BNI akan menjadi sponsor utama Inacraft 2019. Menurut General Manager Divisi Komunikasi BNI, Indomora Harahap, bagi pengunjung yang menggunakan fasilitas fitur Tapcash sebagai akses masuk pameran akan mendapatkan harga masuk khusus Rp1.946 untuk 1.000 pengunjung pertama setiap harinya. (HG)

Iklan

From → What's Happening

Tinggalkan sebuah Komentar

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: