Lanjut ke konten

Nila Baharuddin Usung Songket Palembang di Ajang London Fashion Week 2019

14/02/2019

Hidupgaya – Desainer Indonesia, Nila Baharuddin, akan unjuk gigi dalam pergelaran London Fashion Week 2019, mengangkat kecantikan songket Palembang.

Mengusung tema “Jewel of Sriwijaya Kingdom” koleksi yang terdiri dari 20 set busana siap merepresentasi kekayaan, sekaligus jadi penggambaran kejayaan Kerajaan Sriwijaya di masa silam.

Koleksi couture Nila kali iini terpengaruh dari budaya Cina, Thailand, dan Vietnam, di mana wilayah itu dulu merupakan kekuasaan Kerajaan Sriwijaya.

Tak seperti kain songket pada umumnya yang memiliki warna menyala dan aksen emas yang kental, Nila lebih banyak menggunakan warna alam dengan tone yang lebih kalem. Desainer kelahiran Plaju, Palembang, Sumatera Selatan ini mengakui ingin menghilangkan ‘kesan berat’ songket dengan memilih warna-warna lembut yang bisa dikenakan di segala kesempatan.

“Saya inginsongket Palembang lebih fleksibel dipakai di banyak momen, tak hanya saat pernikahan seperti yang sudah-sudah. Karena pasarnya internasional, saya sesuaikan juga sehingga busana ini bisa dikenakan di segala suasana,” kata Nila dalam temu media di Jakarta, baru-baru ini.

Saat ditanya tentang harga busana kreasinya, Nila enggan buka rahasia. “Yang jelas songket Palembang yang saya gunakan untuk gaun-gaun couture dikerjakan secara tradisional oleh para perajin. Buatan tangan, bukan mesin,” bebernya.

Lebih lanjut Nila menambahkan, untuk setiap motif, hanya 2-3 lembar kain yang akan dihasilkan. Dengan ini pula, ia berharap kain kebanggaan Indonesia ini lebih banyak dikenal di mancanegara seperti batik. “Maksimal perajin hanya bisa menghasilkan kain 2-3 lembar dengan panjang 2,5 meter dan 90 cm. Di atas itu, hasilnya tidak maksimal,” imbuhnya.

Nila memilih menggunakan bahan-bahan yang ramah lingkungan dalam pewarnaan seperti gambir, mangga, juga kayu secang. Penggunaan bahan alami tersebut diakui Nila menjadikan warna kainnya lebih lembut.

Kecintaan Nila terhadap kain tradisional songket tak lepas dari pengalaman masa kecil, di mana ia sangat suka melihat koleksi kain Palembang ibunya. “Warnanya bagus-bagus,” ujarnya.

Untuk mewujudkan koleksi yang akan ditampilkan di London Fashion Week 2019, Nila melibatkan tak kurang dari 15 perajin, bahkan ada yang berusia 70 tahun. Sebagai apresiasi terhadap para perajin songket, Nila menyisipkan nama mereka di tiap busana yang songketnya mereka kerjakan. “Ini bentuk apresiasi saya kepada perajin songket yang sudah berdedikasi membantu saya mewujudkan koleksi yang siap mendunia,” pungkas Nila. (HG)

Iklan

From → Fashion Spread

Tinggalkan sebuah Komentar

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: