Lanjut ke konten

Asean Rice Bowl Startup Awards Digadang Cetak Unicorn Baru di Asia Tenggara

18/01/2019

Hidupgaya – Pertumbuhan teknologi digital dewasa ini tak dapat dimungkiri telah memberikan dampak pada setiap lini kehidupan termasuk pada aspek ekonomi mikro dan makro.

Pertumbuhan tersebut juga memberikan dampak pada pertumbuhan bisnis, dengan tingginya teknologi maka semakin memberikan ruang gerak terhadap munculnya bisnis baru bagi wirausaha-wirausaha muda.

Organisasi nirlaba New Entrepreneurs Foundation (MyNEF) yang fokus mengembangkan pertumbuhan kewirausahaan dengan program-program pengembangan bagi wirausha pemula agar dapat bersaing di era industri digital dewasa ini, akan menggelar ‘Asean Rice Bowl Startup Awards’ (ARBSA) untuk kelima kalinya.

Ini merupakan ajang penganugerahan bergengsi di Asia Tenggara untuk wirausaha pemula (startup) sehingga dapat bersaing dan menciptakan iklim kerja sama di Asia Tenggara serta mendorong bisnis mereka agar tumbuh ke skala yang lebih besar.

Final ajang ARBSA akan digelar di Bali, Februari mendatang. Chief Executive Officer New Entrepreneurship Foundation Lilyana Abd. Latief berharap ajang ini dapat lebih mengembangka pertumbuhan startup bidang teknologi dari Indonesia dan mampu berbicara di kancah Asean.

“Kami berharap penganugerahan ini akan menjadi penganugerahan terbesar di Asia, mempertemukan Lebih dari sepuluh ribu startup di bidang teknologi,” ujar Lilyana dalam temu media di Jakarta, baru-baru ini.

Ajang ini  melibatkan lebih dari 300 peserta pemenang dan ribuan komunitas dari kawasan Asean. Ajang penganugerahan yang telah berjalan sejak 2015 lalu ini telah menjadi wahana resmi bagi para startup untuk dapat berbagi pengalaman dan berbagi solusi dengan temuan-temuan dari berbagai permasalahan yang terjadi di negara-negara Asia Tenggara.

Lilyana menambahkan, ARBSA tidak hanya menjadi ajang perebutan gelar penganugerahan, namun juga sebagai wahanaterbentuknya komunitas wirausaha pemula di Asia Tenggara, sehingga dapat menciptakan sebuah ekosistem bisnis yang produktif dan saling mendukung antara satu dan yang lainnya.

Komunitas yang terbentuk dari ARBSA hingga saat ini telah mencapai 3.372 alumni dari 10 negara di Asean, mencatat jumlah pertumbuhan investasi yang akan dihasilkan peserta sekitar US$108,4 juta.

Selain itu jumlah pencapaian follower di media sosial selama ajang ini berlangsung mencapai hingga 17.000 followers.

“Diharapkan ajang ARBSA ini dapat menciptakan unicorn-unicorn baru di Asia Tenggara serta meningkatkan kerja sama antara peserta yang bearasl dari 10 negara di Asia Tenggara,” tandas Lilyana.

Ada empat kategori penghargaan yang akan di berikan pada ajang ARBSA tahun ini. Kategori Star Awards akan memilih pemenang dengan sub kategori Startup of The Year, Founder of the Year, Best Newcomer dan People’s Choice. Sedangakan untuk Ecosystem Awards memiliki empat sub kategori yaitu Investor of the year, Best Accellerator/Incubator Programme, Best Ecosystem Initiative dan Best-Co Working Space.

Untuk Industri Awards ajang ini membagi dengan tujuh kategori yaitu Best Fintech, Best Healt/Med tech, Best Food & Agri Tech, Best E-Commerce, Best Logistic & Supply Chain, Best Business Automation Tool dan Best Life Helper. Kategori keempat adalah Cross Sector Awards yang dibagi menjadi tiga sub kategori yaitu Best Digital Marketing, Best AI/Machine Learning dan Best IoT.

Iklan

From → Money Talk

Tinggalkan sebuah Komentar

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: