Lanjut ke konten

Pameran Manufacturing Indonesia 2018 Series Libatkan 1.600 Perusahaan

06/12/2018

Hidupgaya – Penggunaan manufaktur cerdas yang mendukung industri 4.0 yang selalu digaungkan pemerintah menjadi hal yang menjadi keharusan dan harus disiapkan sejak sekarang. Di masa mendatang, biaya sumber daya manusia kian mahal. Cara menyiasatinya adalah dengan menggalakkan industri 4.0.

Project Director PT. Pamerindo Indonesia Maysia Stephanie mengatakan manufaktur cerdas akan berperan sebagai pendorong untuk tercapainya industri 4.0 yang efisien. “Hal ini tak bisa dielakkan lagi, termasuk di Indonesia,” kata Maysia di sela pembukaan Manucturing Indonesia 2018 Series, pameran teknologi dan layanan manufaktur internasional, Rabu (5/12) di JIExpo Kemayoran, Jakarta.

Namun, untuk mendukung industri 4.0 dibutuhkan daya listrik yang stabil. Menurut Karnadi Kuistono, ketua Asosiasi Produsen Peralatan Listrik Indonesia (APPI), efisiensi yang ingin dicapai dari industri 4.0 tidak akan tercapai bila daya listrik terganggu. “Pilih produk panel dan transformator berkualitas tinggi yang diproduksi perusahaan Indonesia yang sudah disesuaikan dengan kebutuhan di sini. Jangan asal murah beli produk impor, namun loss listriknya besar,” ujarnya.

Komisaris PT. Kawan Lama Sejahtera Tony Sartono dalam kesempatan yang sama menambahkan, pihaknya ikut serta dalam pemeran dengan mendisplay mesin berteknologi robot dan otomasi untuk  warehouse, seperti menyimpan atau mengambil barang pada rak bersusun sehingga lebih efisien dari sisi waktu. Efisiensi penting karena akan menjadikan produk Indonesia punya daya saing.

Menurut data Badan Pusat Statistik (BPS), industri manufaktur Indonesia memberikan kontribusi terbesar terhadap PDB nasional mencapai 20 persen pada 2018.

Di kesempatan yang sama, Keishi Suzuki, Direktur Utama JETRO (Japan External Trade Organization) Jakarta Office, pihaknya melihat peluang berharga untuk memperkenalkan produk dan teknologi Jepang ke Indonesia, sebagai ekonomi terbesar di Asia Tenggara. “Kami melibatkan 40 perusahaan manufaktur Jepang papan atas dalam satu area di Japan Pavillion. Kami percaya, produk dan teknologi Jepang dapat membantu dan memperkuat industri manufaktur Indonesia untuk kemakmuran Indonesia di masa depan,” ujarnya.

Sembilan pilar teknologi menjadi sorotan utama dalam pameran empat hari – yang untuk pertama kalinya ditampilkan sebagai Industry 4.0 Showcase di pameran tersebut. Pameran khusus di bidang manufaktur termutakhir ini mencakup big data dan analisis, robot otonom dan simulasi, internet of things (IoT), cloud, manufaktur aditif, serta augmented reality (AR), yang sangat penting dalam memperkuat manufaktur Indonesia untuk mencapai posisi terdepan di pembangunan Industri 4.0.

Manufacturing Indonesia 2018 Series melibatkan 1.600 perusahaan terkemuka di industri manufaktur dari lebih dari 28 negara. Setiap peserta menampilkan teknologi mesin termutakhir serta kecanggihan proses dan layanan otomatisasi, untuk mewujudkan target industri 4.0, serta mengukuhkan Indonesia sebagai pusat industri global di masa depan.

Bersamaan dengan pameran ini, digelar pula pameran mesin subkontraktor industri pertama di Indonesia, Subcon Indonesia 2018, yang menghubungkan para end user dengan ahli dan mesin-mesin terbaik berteknologi tinggi, yang dapat membantu percepatan proses manufaktur.

Di pameran ini 10 ribu calon pembeli dan profesional terhubung langsung dengan ribuan perusahaan pameran yang hadir dan antusias memamerkan berbagai teknologi mesin, komponen, dan otomatisasi termutakhir, yang menjadikan acara ini sebagai wadah terbesar di sektor industri.

Turut berpartisipasi dalam pameran, antara lain perusahaan manufaktur terkemuka Atlas Copco, Altama Surya Anugerah, Amada Singapore (1989), Carl Zeiss, Festo, Mesin Pertama, Kawan Lama Sejahtera, Mitsubishi Electric Indonesia, Nikon Indonesia, Yamaha Motor Parts Manufacturing Indonesia dan lain-lain. (HG)

Iklan

From → Money Talk

Tinggalkan sebuah Komentar

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: