Lanjut ke konten

Waspadai Sulam Alis’ Abal-abal’ yang Merusak Kulit

01/12/2018

Hidupgaya – Alis memegang peran penting dalam membingkai wajah. Jangan heran jika perempuan bisa bete jika alisnya tampil tidak cantik.

Cara lama, orang akan mengandalkan pensil alis untuk membuat alis terlihat tebal. Namun ada cara yang lebih mudah untuk mencapai tampilan alis yang diinginkan, yaitu disulam.

Menurut Ali, pemilik Ali Tattoo Sulam, untuk tampilan alis yang diharapkan masih mengandalkan mesin. “Sulam alis yang benar menggunakan mesin. Menyulam alis menggunakan mesin harus memiliki keahlian serta punya bakat seni yang tinggi,” beber Ali saat ditemui di Mangga Dua Square, Sabtu (1/12).

Sayangnya, banyak salon menawarkan sulam alis ‘abal-abal’ tanpa  membedakan jenis kulit. “Ada yang jenis kulitnya tipis. Jika pengerjaannya asal, misalnya menggunakan sulam manual, ini bisa berbahaya. Ibaratnya kulit seperti dibeset-beset,” kata Ali.

Untuk menghindari cedera, Ali Tattoo Sulam menciptakan teknik terbaru yang diklaim pertama di Indonesia, bahkan dunia, yaitu teknik shadow diamond. “Ini teknik sulam yg diunggulkan di Ali Tattoo Sulam menggunakan mesin,” beber Ali.

Ali mengatakan, sulam alis menggunakan mesin lebih cocok untuk kulit orang Indonesia. “Kulit orang Indonesia lebih gelap dibandingkan orang Eropa. Jika memakai sulam alis manual, kebanyakan akan gagal karena warnanya tidak bisa masuk,” ujarnya.

Teknik manual berbahaya jika diterapkan untuk kulit sensitif. Bahkan untuk kulit normal sekali pun, jika dilakukan sulam manual harus ekstra hati-hati. “Mata pisau untuk sulam manual diciptakan beda. Di Indonesia standarnya tidak ada, jadi bisa berbahaya untuk konsumen,” ujar Ali.

Sulam alis dengan teknik metode microblading di Indonesia, sebut Ali, makan banyak korban. “Dalam satu bulan saya bisa menerima konsumen yang meminta untuk dihilangkan sulam alis yang gagal itu hingga 300 orang,” imbuhnya. “Saya sarankan konsumen untuk lebih hati-hati saat akan melakukan sulam alis. Sebaiknya serahkan ke ahlinya.”

Ali menyebut, microblading lebih cocok untuk kulit orang Eropa. Orang Indonesia yang gemar mengenakan produk pencerah kulit atau gemar melakukan pengelupasan sehingga kulitnya tipis, saat menggunakan tinta hitam untuk sulam alis, maka ketika diaplikasikan warnanya berubah menjadi biru. “Teknik ini hanya cocok untuk kulit putih,” bebernya.

Ali menambahkan, jika dilakukan oleh ahlinya, sulam alis menggunakan mesin tidak akan menimbulkan luka pada kulit, atau berdarah.

Pria yang sudah 22 tahun menekuni teknik sulam alis memprediksi pada 2019 teknik shadow diamond menggunakan mesin akan digemari. Alasannya, cocok untuk semua jenis kulit. “Kalau teknik manual, mungkin hanya sebulan warnanya akan hilang atau berubah jadi biru. Konsumen tidak puas,” ujarnya. (HG)

Iklan

From → Beauty & Health

Tinggalkan sebuah Komentar

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: