Lanjut ke konten

Rayakan Satu Dekade, Art Jakarta Janjikan Sesuatu yang Beda

15/07/2018

Hidupgaya – Art Jakarta kembali hadir tahun ini, bertempat di Grand Ballroom, The Ritz-Carlton Jakarta, Pacific Place, Jakarta, pada 2-5 Agustus mendatang.

Merayakan satu dasawarsanya, pameran seni terkemuka ini akan menampilkan dimensi baru seni Indonesia, berkolaborasi dengan pelaku seni lokal maupun internasional. Kolaborasi itu mencakup pameran seni di mal, creative art performance, special project, creative art talk, dan kelas workshop seni.

Head of Committee Art Jakarta Paramitha Soedarjo mengatakan sejak pertama kali diselenggarakan pada 2009 oleh Majalah Harper’s Bazaar Indonesia, acara ini terus berkembang menjadi festival seni rupa terbesar di Indonesia, yang diakui di Indonesia maupun di dunia seni rupa internasional.

Paramitha menambahkan, menandai 10 tahun kiprahnya,  Art Jakarta menampilkan hal yang menarik dan beda dari tahun-tahun sebelumnya. “Tahun ini ada rencananya akan ada konsep ’10 for 10′, di mana ada 10 instalasi dengan konsep museum show dari 10 seniman,” ujarnya dalam temu media di Jakarta, baru-baru ini.

Sejalan dengan semangat untuk mengembangkan dan mempersembahkan pameran yang berstandar tinggi, Art Jakarta kembali berkolaborasi dengan Gil Schneider sebagai Fair Consultant untuk kedua kalinya.

Pengalaman panjang di dunia art fair internasional tentu akan memberi nilai tambah yang signifikan untuk Art Jakarta.

Gil menyebut ada sederet seniman terkemuka yang ambil bagian dalam perhelatan Art Jakarta kali ini, antara lain Agus Suwage, Syagini Ratnawulan, Bagus Pandega, Kemal Ezedine, Yani Mariani, Hahan, Chinati Juhansyah, Eddie Sutanto, hingga Heri Dono dan Tere.

Selain nama-nama seniman hebat tersebut, akan ada pula lebih dari 1.000 karya seni lebih dari 300 seniman dan 51 galeri.

Deputy Head of Committee Art Jakarta Ria Lirungan menambahkan, galeri yang turut serta sepertiga merupakan galeri lokal dan dua periganya internasional, seperti dari Singapura, Filipina, Jepang, Korea, dan Spanyol.

“Karya dari para seniman Jepang juga turut serta meramaikan Art Jakarta kali ini. Kami bangga dapat kembali menampilkan pameran seni bergengsi di Jakarta, tahun ini telah mencapai satu dekade,” ujar Ria seraya menambahkan Art Jakarta mempertemukan para pelaku seni, pemilik galeri seni dan pecinta seni dalam sebuah ajang seni kelas dunia.

Berbagai karya dan penampilan seni di Art Jakarta dapat dinikmati oleh berbagai kalangan dengan beragam karakteristik. Ada yang mencari karya seni untuk dekor rumah, meningkatkan strata sosial agar dikategorikan lebih tinggi, namun ada pula para penikmat seni yang memiliki hobi mengoleksi karya seni seperti halnya mengoleksi perhiasan atau mobil mewah.

Ria menjelaskan, pertumbuhan industri seni dan minat masyarakat Indonesia terhadap karya seni kian meningkat dengan tingginya angka pengunjung baik dari para penikmat seni pemula hingga para kolektor di berbagai acara terkait seni, terutama di Art Jakarta.

“Art Jakarta telah menjadi acara tahunan yang dinanti banyak pihak, baik pelaku seni maupun penikmat seni,” ujarnya.

Sebagai gambaran, lanjut Ria, Art Jakarta 2017 lalu telah sukses menarik minat lebih dari 47.000 pengunjung dan karya seni yang terjual mencapai 80 persen. “Di tahun istimewa kali ini, Art Jakarta 2018 akan hadir dengan berbagai pengembangan, inovasi dan program-program pilihan,” bebernya.

Untuk bisa menikmati pameran seni ini, pengunjung dikenai tiket tanda masuk Rp50 ribu dan bisa menikmati lebih dari 1.000 karya seni oleh lebih dari 300 seniman dan 51 galeri.

Jadwal pameran Jumat (3/8) pukul 12.00- 22.00, Sabtu (4/8) pukul 10.00 – 22.00, dan Minggu (5/8) pukul 10.00 – 21.00 WIB.

Nilai Investasi Karya Seni

Dalam kesempatan yang sama, Deputy Head of Committee Art Jakarta Dedy Koswara, menambahkan, karya seni dapat bernilai tinggi karena memiliki sisi ekonomis yang cenderung bertambah seiring berjalannya waktu.

Selain bernilai ekonomis, karya seni juga merupakan investasi pendidikan berupa menanamkan nilai positif pada generasi muda seperti apresiasi terhadap kreativitas, keindahan, perpaduan warna, atau kecintaan terhadap alam.

Namun, memilih karya seni sebagai sumber investasi di Indonesia masih memiliki tantangan karena minimnya pemahaman sejarah seni dan harga yang tidak ada batasan. “Di sinilah peran kurator, pemilik galeri, kritikus, hingga pengamat seni sangat penting dalam penentuan nilai suatu karya seni dan Art Jakarta menjadi salah satu platform yang mampu menghadirkan semua pihak tersebut untuk meningkatkan apresiasi dan nilai terhadap suatu karya seni,” ujar Dedy.

Untuk dapat menikmati karya seni di Art Jakarta 2018 secara maksimal, disarankan pengunjung untuk mengikuti aturan sebagai berikut:

1. Menitipkan barang bawaan

2. Memperhatikan garis pembatas dan tidak menyentuh karya seni

3. Batasi mengambil foto dan tidak menggunakan flash

4. Selalu mengawasi jika membawa anak kecil

5. Hargai pengunjung lain yang sedang mengantre menikmati seni

6.  Jangan lupa membeli suvenir resmi Art Jakarta 2018 sebagai kenang-kenangan

“Kami berharap dengan hadirnya Art Jakarta ke sepuluh ini dapat meningkatkan apresiasi dan minat terhadap karya seni,” pungkas Ria. (HG)

 

Iklan

From → What's Happening

Tinggalkan sebuah Komentar

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: