Lanjut ke konten

Jangan Habiskan THR untuk Kebutuhan Konsumtif, Lindungi Diri saat Mudik Lebaran Perlu

10/06/2018

Hidupgaya – Menjelang Lebaran, sebagian dari karyawan yang bekerja mendapatkan jatah Tunjangan Hari Raya alias THR. Menarik untuk mencermati alokasi THR ini buat pos apa saja.

Berdasarkan survei dari aplikasi Jakpat di 2017, sebanyak 62 persen masyarakat membelanjakan dana THR untuk membeli pakaian baru. Selebihnya, dihabiskan guna keperluan biaya mudik, gadget, liburan, dan membayar utang atau cicilan.

Mirisnya, menurut survei itu, tidak ada jatah THR untuk belanja produk asuransi yang memberikan perlindungan selama mudik dan Lebaran. Padahal mudik dan libur Lebaran rentan beragam risiko yang bahkan bisa mengancam nyawa, mulai dari kecelakaan lalu lintas hingga terkena penyakit.

Data Korlantas Polri 2017 menyebut, terdapat 3.168 kecelakaan dengan korban meninggal dunia mencapai 742 orang. Dari sisi kesehatan, penyakit yang paling sering diderita pasca-Lebaran salah satunya adalah typhus (demam thypoid).

Harus diakui, saat ini penetrasi asuransi di Indonesia masih rendah. Upaya mendorong kesadaran masyarakat untuk memiliki perlindungan asuransi sudah dilakukan berbagai pihak baik dari sisi regulator, maupun pelaku industri asuransi itu sendiri.

Menurut Komisaris Independen PT Central Asia Financial (CAF), Theodorus Wiryawan, masyarakat sebaiknya mulai membiasakan berasuransi agar mudik terasa aman, mengingat sejumlah risiko besar mengintai.

“Masyarakat Indonesia cenderung tidak memprioritaskan perlindungan jiwa karena dinilai mahal dan rumit prosesnya. Mereka menganggap asuransi sebagai kebutuhan kesekian yang bisa ditunda. Sementara, banyak sekali risiko yang dihadapi setiap harinya, terutama saat momen mudik dan Lebaran,” ujar Wiryawan dalam diskusi bertajuk “Peran Asuransi Ciptakan Mudik Aman” di Jakarta, Kamis (7/6).

Atas fakta ini, kata Wiryawan, dibutuhkan sinergi dari semua pihak terkait untuk edukasi sekaligus membuat asuransi lebih mudah diterima masyarakat.

Untuk mendukung hal ini, Otoritas Jasa Keuangan (OJK) melakukan sosialisasi mudik aman berasuransi bersama Asosiasi Asuransi Jiwa Indonesia (AAJI) didukung oleh asuransi digital Jagadiri, sebagai salah satu pelaku industri asuransi jiwa.

Jagadiri sebagai salah satu penyedia jasa asuransi jiwa turut mendukung program sosialiasi mudik aman berasuransi lewat program asuransi yang cocok bagi mereka yang akan mudik Lebaran ke kampung halaman. Asuransi yang ditawarkan antara lain Jaga Liburan, Jaga Sehat Tropis, dan Jaga Aman Instan yang dapat diperoleh dengan cepat, mudah secara online dan tanpa beban.

Tiga produk asuransi tersebut dinilai relevan dan cocok bagi pemudik karena memberikan perlindungan jiwa dan kesehatan kepada nasabah selama mudik dan libur Lebaran.

Asuransi jiwa Jaga Aman Instan dan Jaga Liburan menawarkan manfaat perlindungan atas kecelakaan dengan premi masing-masing mulai dari Rp5 ribu dan Rp15 ribu (tetap). Sementara Jaga Sehat Tropis memberikan perlindungan dari 11 risiko penyakit tropis, salah satunya thypus yang sering dialami masyakat pasca-Lebaran.

Dalam kesempatan yang sama Chief Marketing Officer PT CAF, Yuda Wirawan memaparkan ketiga produk asuransi mudik Jagadiri dapat dibeli masyarakat di mana saja selama mereka mudik atau liburan.

“Masyarakat umumnya memerlukan asuransi yang mudah diakses dari mana saja, termasuk dari website dan smartphone. Aman, sederhana proses pengajuan polisnya, terjangkau harganya serta kemudahan klaim,” ujar Yuda.

Kolaborasi dengan WE+ dan Alfamart

Guna mendukung program dalam upaya mempermudah serta memperluas akses pembelian asuransi melalui distribusi channel digital, Jagadiri menjalain kolaborasi bersama WE+ dan Alfamart. Melalui kolaborasi ini, masyarakat dapat dengan mudah membeli dan membayar premi bulanan dari asuransi Jagadiri melalui kedua rekanan tersebut.

Wiryawan menambahkan, asuransi mikro harus melakukan inovasi untuk menjangkau lebih banyak masyarakat, salah satunya dengan menjalin kolaborasi. “Di sisi lain, objektif untuk dapat meningkatan penetrasi asuransi di Indonesia pun lebih efektif tercapai,” ujarnya.

Yuda menambahkan, sebagai bentuk dukungan program Mudik Aman Berasuransi, Jagadiri, WE+ bersama Alfamart dengan membuat program spesial selama periode 1-10 Juni 2018.

Bagi para konsumen Alfamart yang melakukan transfer uang di Alfamart dan mengunduh aplikasi WE+, para penerima dana tersebut secara otomatis akan mendapatkan perlindungan gratis Jaga Aman Bersama dari Jagadiri selama 2×24 jam, dengan nilai pertanggungan jiwa senilai Rp10 juta, serta santunan rumah sakit akibat kecelakaan sebesar Rp1 juta.

Founder WE+, Fifi Henirawati Hoo, berharap melalui perannya sebagai penyedia channel pemasaran digital dari asuransi Jagadiri akan mampu memberi kontribusi positif sehingga lebih banyak masyarakat Indonesia yang terlindungi saat mudik Lebaran.

Melalui 400 gerai ritel Alfamart yang tersebar di seluruh Indonesia, program dari OJK bersama Jagadiri akan lebih efektif. Program ini dinilai menjadi nilai tambah bagi konsumen, terutama bagi mereka yang melakukan transaksi melalui Alfamart.

Yuda menambahkan tidak menutup kemungkinan juga apabila ke depannya, Alfamart menjadi salah satu channel penjualan dari asuransi Jagadiri. (HG)

Iklan

From → Money Talk

Tinggalkan sebuah Komentar

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: