Lanjut ke konten

Abunawas, Aplikasi Multiservice yang Sediakan Kemudahan bagi Konsumen

03/06/2018

Hidupgaya – Apa yang terlintas jika menyebut Abunawas? Umumnya kita akan menghubungkan makna Abunawas dengan kecerdikan dan kecerdasan yang mampu memberikan solusi bagi orang yang meminta bantuannya.

Namun di tangan Mohammad Noor Sutrisno, Abunawas bertransformasi menjadi sesuatu yang lain, meski maknanya sama: Memberikan solusi cerdas bagi masyarakat. “Abunawas ini merupakan aplikasi multiservice yang diciptakan untuk memenuhi kebutuhan masyarakat yang sudah melek digital,” ujar CEO Abunawas saat berbincang dengan Hidupgaya di sela-sela peluncuran aplikasi Abunawas di Jakarta, pekan lalu.

CEO Abunawas Mohammad Noor Sutrisno

Aplikasi multiservice yang disiapkan Abunawas beragam mulai dari ride sharing (mencakup Abubajaj, Abutaksi, Abucar dan Aburide khusus untuk motor). Bajaj? Di zaman kekinian, rupanya Sutrisno memikirkan untuk melibatkan bajaj dalam konsep bisnisnya. “Abubajaj berkolaborasi dengan dengan koperasi. Untuk tarif, kami mengikuti regulasi yang ditetapkan pemerintah,” ujar Sarjana Teknik Sipil Universitas Pelita Harapan yang membesut Abunawas sejak 2017.

Servis lain yang disiapkan Abunawas adalah Abuexpress (untuk jasa pengiriman atau ekspedisi), juga Abubills untuk pembayaran ragihan listrik, juga telepon. “Pembayaran tagihan menjadi mudah dengan menggunakan aplikasi ini,” kata pria 32 tahun ini.

Untuk kategori payment gateway, Abunawas menyiapkan Abupay. Ini semacam Gopay dalam servis Gojek. Sutrisno juga membesut Abufood dan Abushop. “Keduanya masuk kategri ecommerce. Untuk Abushop ini memang semacam marketplace dimana kami berkolaborasi dengan toko offline yang sudah ada. Jadi semacam toko offline yang dionlinekan. Kami akan mulai dari ITC,” papar pria murah senyum ini.

Abunawas juga menyediakan jasa Abuvoucher, semacam voucher diskon hasil kerja sama dengan Ultra Voucher. “Jika beli melalui aplikasi ini, konsumen akan mendapatkan harga lebih murah karena kami berikan diskon,” jelas ayah dua anak ini. Sutrisno mengklaim saat ini lebih dari 300 merchant yang tergabung dalam jasa ini.

Meski para pemain besar seperti Gojek dan  Grab lebih dulu berkibar, namun Sutrisno mengaku tidak gentar. “Pasarnya masih blue ocean (masih banyak peluang),” ujarnya seraya menyebut Abunawas menargetkan pelanggan 2,5 juta dalam tahun ini di Pulau Jawa.

Apa unique selling point yang ditawarkan untuk konsumen? “Kami menawarkan kepraktisan. Tidak harus berulangkali memencet dari aplikasi, melainkan tinggal telepon misal untuk memesan mobil atau motor untuk pengantaran,” kata Sutrisno. Untuk menunjang hal ini, Abunawas berkolaborasi dengan call center yang akan membantu pelanggan. “Kami optimistis ini akan jadi pilihan konsumen karena tidak ribet,” tandasnya.

Sutrisno mengakui, konsep bisnis Abunawas merupakan pengembangan dari bisnis transportasi online lainnya. Karena itu demi keamanan konsumen, para driver (pengendara) yang berniat bergabung dengan Abunawas tidak bisa mendaftar perorangan, namun melalui sebuah lembaga resmi semisal koperasi. “Selain untuk keamanan, ini dilakukan sebagai upaya untuk mendapatkan driver yang mumpuni dan berintegritas,” beber Sutrisno.

Sutrisno menyebut, Abunawas menjalin kolaborasi dengan tiket.com untuk urusan hotel, penerbangan dan destinasi wisata.

Ngomong-ngomong, berapa besaran investasi yang dibenamkan untuk membesut Abunawas? Sutrisno menolak menyebut angka. “Adalah. Sebaiknya tidak saya sebutkan, Nggak apa-apa ya,” ujar Sutrisno mengakhiri perbincangan kami di sore yang sibuk itu. (HG)

Iklan

From → Money Talk

Tinggalkan sebuah Komentar

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: