Lanjut ke konten

Perawatan Kulit dan Rambut Harus Disesuaikan dengan Kebutuhan Individu

29/05/2018

Hidupgaya – Kulit merupakan organ terbesar pada tubuh manusia. Diperkirakan kulit pada orang dewasa memiliki panjang dan lebar sekitar 1,73 meter persegi. Berat badan kita dipengaruhi oleh 16% berat kulit secara keseluruhan.

Fungsi penting kulit antara lain mengatur suhu tubuh, sekaligus berfungsi mengatur kelenjar keringat untuk mendinginkan tubuh saat cuaca sedang panas.

Pada kondisi normal, biasanya keringat yang keluar berjumlah 1 liter per harinya. Nah, saat berada di suhu yang sangat dingin, pembuluh darah di kulit akan mengencang dengan sendirinya dan membatasi jumlah darah mencapai permukan kulit. Hal itu ditujukan guna mencegah hilangnya panas pada tubuh. Pori-pori pada kulit pun juga akan mengecil dengan sendirinya saat berada di suhu yang dingin, sehingga tubuh tidak merasakan kedinginan yang ekstrem.

Permukaan kulit pada tubuh manusia banyak dihinggapi berbagai bakteri, dan secara umum dikenal sebagai mirkrobiota kulit. Bakteri-bakteri tersebut biasanya tumbuh subur jika kita lalai membersihkan sel-sel kulit mati yang menumpuk.

Untuk itu penting melakukan eksfoliasi (mengangkat sel kulit yang mati) pada kulit untuk mendapatkan warna kulit yang cerah bersih.

Harus diakui, merawat kulit merupakan proses yang tidak pernah selesai karena kulit membutuhkan perawatan rutin seiring dengan bertambahnya usia dan masalah yang dialami setiap individu.

Dikatakan dr. Norita Sembada, Head of Business Development ERHA, pengetahuan yang tepat mengenai cara merawat kulit perlu dimiliki setiap orang sebagai bekal memiliki kulit yang sehat. “Karena hanya dengan melakukan perawatan dan memiliki pengetahuan yang tepat, seseorang bisa mencapai kualitas kulit terbaiknya,” ujar Norita.

Menurut Norita, menerapkan perawatan harian tidaklah cukup jika individu tersebut hanya rajin mencuci wajah tetapi membiarkan kulitnya terpapar sinar matahari tanpa perlindungan tabir surya.

Merawat kulit memang susah-susah gampang. Terkadang, perawatan kulit rutin di rumah tidak memadai. Untuk mendapatkan perawatan yang tepat sesuai kondisi kulit, tak jarang kita membutuhkan saran ahli. Terkait hal ini, Norita mengatakan, sejak didirikan pada 1999, ERHA telah mengedepankan konsep personalized program dimana pasien bisa berkonsultasi langsung dengan dermatolog untuk memahami secara mendalam mengenai jenis dan kondisi kulit yang sedang dialami. “Dengan begitu, jenis terapi yang diberikan ERHA dapat disesuaikan dengan kebutuhan pasien,” ujarnya.

Sebagai klinik spesialis kulit, ERHA melayani pasien laki-laki dan perempuan, baik dari usia anak-anak, remaja, dewasa, hingga geriatri (usia lanjut). Rangkaian terapi yang tersedia antara lain ditujukan untuk mengatasi tanda-tanda penuaan kulit seperti flek, kerut, kulit kasar dan kering, masalah jerawat dan bekas luka jerawat (termasuk jaringan parut).

Klinik ini juga memiliki ahli untuk konsultasi serta memberikan solusi cara mengatasi rambut rontok dan kebotakan, masalah kulit kepala, body contouring, permasalahan pada kulit anak-anak, permasalahan pada kulit usia lanjut, dan terapi-terapi lainnya yang berkaitan dengan kesehatan dan penampilan kulit.

ERHA APOTHECARY

Group Brand Senior Manager ERHA, Ferry Budiyanto, menambahkan bagi bagi masyarakat urban dengan mobilitas tinggi dan memiliki masalah kulit yang tergolong ringan, ERHA memiliki rangkaian produk Over The Counter (OTC) yang dapat dibeli tanpa menggunakan resep, untuk digunakan sehari-hari.

Rangkaian produk OTC ini hadir dalam konsep ERHA APOTHECARY dan bisa ditemui di pusat-pusat perbelanjaan di berbagai kota di Indonesia. Jajaran produk OTC ini memiliki 11 personalized category yang dapat dipilih sesuai kebutuhan pelanggan. “Tidak hanya menyediakan rangkaian lengkap produk OTC, setiap cabang ERHA APOTHECARY juga menyediakan konsultasi dengan tenaga ahli dan dokter untuk melayani dan membantu konsumen mengindentifikasi permasalahan kulit dan rambut mereka,” ujar Ferry.

Terhadap rangkaian produk OTC, ERHA tetap menerapkan konsep personalized sehingga setiap produk secara spesifik menangani dan merawat kondisi kulit dan rambut tertentu. Salah satu contoh pentingnya konsep personalized, sebut Ferry,  dapat ditemukan pada produk untuk kulit kepala.

Dalam industri retail, seringkali dijumpai kategori sampo anti ketombe yang menekankan masalah pada kulit kepala. Nyatanya, ketombe bukanlah satu-satunya masalah yang dapat timbul pada kulit kepala. Salah satu masalah lain yang umum adalah dermatitis seboroik. “Sebagai solusi, ERHA menghadirkan sebuah inovasi Scalp Care Shampoo yang diformulasikan secara khusus untuk membantu mengatasi gejala dermatitis seboroik pada kulit kepala,” imbuh Ferry.

Seluruh rangkaian produk OTC ERHA adalah dermatologist formularies, artinya setiap produk tersebut diformulasikan oleh para dermatolog yang bekerja sama dengan para scientist, formulator, dan pharmacist.

Sebelum diluncurkan, ERHA melakukan uji klinis yang dilakukan oleh badan riset terpercaya terhadap setiap produknya, hal ini dilakukan untuk memastikan keamanan dan efektivitas formula produk. Sebagai contoh, Erhair HairGrow Serum dan Erhair HairGrow Shampoo terbukti secara klinis efektif dalam mengatasi masalah kerontokan rambut. “Kedua produk ini telah teruji melalui uji klinis yang meliputi penilaian perbaikan klinis subyek, kepadatan rambut, penilaian pengurangan kerontokan rambut dan keamanan produk,” jelas Ferry.

Walaupun demikian, produk OTC tidak dapat dianggap sebagai solusi untuk semua kerontokan rambut termasuk masalah rambut yang tergolong berat. Untuk kasus ini konsumen akan dianjurkan untuk berkonsultasi dengan dokter guna mengetahui permasalahan yang dihadapi guna mendapatkan terapi yang tepat.

Untuk perawatan lanjutan, ERHA memiliki Signature Line, sebuah layanan eksklusif yang memadukan teknologi dermatologi terkini dengan perawatan topikal. Signature Line dilengkapi dengan fasilitas medis terkini, formulasi produk yang berkualitas dan aman, serta ruang praktek dengan desain modern yang menghadirkan kenyamanan.

Beberapa terapi Erha Signature Line antara lain Skin Tightening Therapy, Laser Photo Rejuvenation, Laser Pigmentation, Laser Vascular, Skin Resurfacing Treatment, Collagen Rejuvenation Therapy, Light Therapy, UVA/UVB Photo Therapy, Botox, Filler, Hair Removal Therapy, Laser Lipolysis, dan Excimer Laser.

ERHA juga terus melakukan ekspansi jaringan, yaitu Erha Dermacenter, Erha Clinic, Erha Apothecary dan Erha Skin ke seluruh Indonesia dengan didukung oleh dokter dan konsultan. Saat ini ada 90 cabang ERHA CLINIC yang tersebar di 39 kota di Indonesia dengan 450 dermatolog dan dokter.

Selain itu, ERHA juga mengembangkan Erha Skin Science yang tersedia untuk melayani masyarakat luas dan memberikan akses informasi yang tepat seputar kulit dan rambut. (HG)

Iklan

From → Beauty & Health

Tinggalkan sebuah Komentar

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: