Skip to content

Vaultone, Jam Tangan Unik Bidik Kalangan Premium

23/04/2018

Hidupgaya – Jam tangan menjadi aksesoris penting dalam keseharian. Bukan hanya sebagai pelengkap penampilan, namun jam juga bisa menunjukkan selera dan status pemakainya.

Ketika teknologi belum secanggih sekarang, jam tangan merupakan satu-satunya alat penunjuk waktu paling efisien di tengah sibuknya kegiatan sehari-hari. Meskipun sekarang sudah banyak peragkat canggih  yang memiliki fungsi penunjuk waktu, namun peran jam tangan tetap tidak bisa tergantikan.

Hal inilah yang mendasari  Victor Djohan dan Abra Sumendap membesut Vaultone, jam tangan otomatis (tanpa menggunakan batere) yang membidik kalangan muda.

Victor dan Abra mengaku sejak lama menyukai jam. “Saya suka Hublot. Desainnya bagus dan unik,” kata Abra menyebut salah satu jam favoritnya.

Vaultone merupakan merek jam yang dibesut Victor dan Abra pada 2017. Saat peluncuran perdana, Vaultone dibuat 100 buah. “Saat ini sudah terjual 50 melalui penjualan online,” kata Victor dalam temu media di Jakarta saat memperkenalkan jam yang saat ini masih dibuat di Hongkong dengan mesin buatan Miyota, Jepang.

Dihargai Rp8 juta per unit, Vaultone bermaksud menyasar kalangan menengah atas.  “Vaultone ditujukan bagi pria yang mencari jam tangan berkualitas dengan desain unik,” ujar Victor.

Menurut Victor, Vaultone menawarkan kebebasan bagi pecinta jam tangan premium untuk mencari jam tangan sesuai keinginan masing-masing yang mempresentasikan jati dirinya. “Bisa custom, misalnya bezel (muka jam) bisa disesuaikan dengan warna mobil atau motor,” kata Victor seraya menyebut bezel jam dijual seharga Rp200 per buah. Saat ini tersedia bezel dalam 5 warna, yaitu mulai hitam hingga gun metal.

Koleksi perdana Vaultone memperkenalkan satu tipe edisi terbatas yaitu Underdog dengan 3 warna yang berbeda yaitu black, rosegold dan silver. Harga sama Rp8 juta per buah. “Ada layanan purna jualnya sehingga pembeli tidak perlu khawatir apabila terjadi sesuatu hal dengan jam tangan miliknya,” janji Victor.

Victor optimistis bisa bersaing dengan merek internasional, sebutlah Seven Friday. “Vaultone bisa bersaing dengan merek internasional. Saat ini manufakturing casing memang dari Hongkong, mesin dari Miyota, Jepang. Nantinya akan bikin pabrik di Indonesia dan mengusung konten lokal. Doakan saja,” ujarnya.

Victor serius terkait konten lokal ini. Dia mencontohkan, nantinya Vaultone akan berkolaborasi dengan merek batik di Indonesia. “Bezel akan diukir dengan batik sebagai pembeda dengan merek lain,” ujarnya.

Jam tangan yang tersedia sekarang memiliki diameter 4,8 cm, cukup besar untuk ukuran tangan perempuan. “Nantinya akan dibuat jam untuk perempuan yang lebih kecil, juga kepikiran bikin smartwatch,” bebernya.

Soal peminat jam tangan premium, Victor produknya bisa diserap pasar. “Pasar menengah atas di Indonesia tengah tumbuh pesat. Belum ada jam tangan premium lokal di Indonesia,” ujar Victor diamini Abra.

Untuk saat ini, produk Vaultone bisa dibeli melalui http://www.vaultonewatch.com. “Dalam waktu dekat akan kolaborasi dengan Thewatchco dan buka toko di Lippo Mall Kemang,” ujar Victor.

Selain produk jam tangan, juga menawarkan aksesoris seperti berbagai strap (tali jam tangan) yang terbuat dari kulit, juga bezel. (HG)

Iklan

From → Fashion Spread

Tinggalkan sebuah Komentar

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: