Skip to content

Tip Mengurangi Polusi Udara di Dalam Mobil

04/03/2018

Hidupgaya – Polusi lingkungan, termasuk polusi dalam mobil memang sulit dihindari, meski saat kita berada dalam mobil sekali pun. Environmental Protection Agency (EPA) menyatakan bahwa polusi di dalam ruangan 2-5 kali lebih tinggi dibandingkan polusi di luar ruangan, salah satunya adalah polusi yang tidak kita sadari saat sedang berada di dalam mobil.

Jadi tidak benar jika berada di dalam mobil dengan jendela tertutup membuat kita terbebas dari polusi udara. Menurut studi yang dipublikasikan di jurnal Atmospheric Environment, kabin mobil ternyata mengandung sejumlah partikel berbahaya dengan kadar tinggi.

Hasil penelitian juga menyatakan bahwa paparan partikular berbahaya dan karbon hitam yang diderita pengendara mobil pribadi juga lebih tinggi dibandingkan pengendara sepeda, pengguna kereta, dan bus. Kadar polusi di tengah jalan bisa lebih tinggi dibandingkan di pinggir jalan atau di trotoar.

Mengapa polusi udara di dalam mobil wajib diwaspadai? Tak lain karena saat berada di dalam mobil, kita akan menghirup polusi dari asap knalpot kendaraan lain, khususnya yang ada di depan kita. Hal ini terjadi khususnya apabila mobil dalam kondisi  tertutup dan tidak memiliki pengaturan aliran pembuangan udara yang baik.

Padahal, konsentrasi karbon monoksida dari asap knalpot ini dapat menyebabkan sakit kepala, pusing, mual, kelelahan, dan memicu kerusakan pembuluh darah, jantung, dan paru-paru.

Karena tak mungkin sama sekali menghindari berada di dalam mobil – bahkan terjebak kemacetan selama berjam-jam – maka lakukan sejumlah langkah berikut untuk meminimalkan terpapar polusi udara di dalam mobil:

1. Hindari berkendara di jam-jam sibuk atau carilah jalur alternatif yang tidak terlalu padat. Aasannya, polusi udara di dalam mobil cenderung lebih tinggi ketika jam sibuk.

2. Saat berkendara, jaga jarak aman kendaraan dari kendaraan-kendaraan dengan asap knalpot seperti truk diesel.

3. Saat berhenti di lampu lalu lintas, tutup jendela mobil dan tetap jaga jarak kendaraan. Ketika berkendara di area yang tidak macet, buka jendela mobil untuk membiarkan udara segar masuk.

4. Teratur merawat serta menjaga kebersihan di dalam mobil, karena udara pada mobil yang tidak terawat cenderung tercemar dan tidak sehat. Tidak lupa, hindari merokok di dalam mobil karena paparan asap rokok dan partikel zat tersebut dapat menimbulkan dampak buruk bagi kesehatan.

5.  Jika memungkinkan, sediakan alat yang bisa mengatur sirkulasi udara untuk menciptakan aliran udara yang lebih baik. Amway, perusahan penjualan langsung yang berbasis di Amerika Serikat, baru saja merilis Atmosphere Drive, alat penyaring udara yang ditujukan bagi pengguna mobil.

Menurut Head of Marketing Amway Indonesia Dharmaparayana Sthirabudhi,  Atmosphere Drive menerapkan teknologi filtrasi yang memungkinkan konsumen menikmati udara bebas polutan melalui sistem penyaring udara yang terhubung secara mudah dengan colokan pemantik rokok (lighter plug) 12V di dalam mobil.

“Atmosphere Drive merupakan unit in-car generasi pertama dari Amway. Hadirnya Atmosphere Drive ini mengukuhkan hadirnya teknologi filtrasi merek Atmosphere di dalam kendaraan, yang menurut hasil riset kami tingkat polusinya bisa 15 kali lebih buruk dibandingkan udara luar,” papar Dharmaparayana dalam temu media di Jakarta menandai peluncuran Atmosphere Drive, Jumat (2/3).

Austin Teerman, Associate Engineer Product Design Durables R&D dalam kesempatan yang sama menambahkan, Atmosphere Drive yang dipasang di dalam mobil dapat mengurangi polutan hingga 99 persen hanya dalam waktu 5 menit. “Filter three-in-one yang unik yang ada dalam Atmosphere Drive secara efektif menyingkirkan 99% partikel di udara hingga yang berukuran PM 2.5,” ujarnya.

Walaupun terlihat sangat compact, namun dalam filter ini terdapat 3 tahapan penyaringan yaitu pre-filter, particulate/hepa filter dan odor filter.

Ukuran kerapatan HEPA yang dimiliki oleh Atmosphere Drive adalah 0,015 mikron. “Dengan kerapatan ini, maka Atmosphere Drive dapat menyaring virus dan kontaminan serta mengurangi bau yang berasal dari berbagai asap seperti asap rokok maupun asap knalpot mobil. Sebagai ilustrasi, PM 2.5 memiliki ukuran yang sangat kecil yaitu setara dengan 3% dari diameter rambut manusia,” tandas Austin. (HG)

Iklan

From → What's Happening

Tinggalkan sebuah Komentar

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

w

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: