Lanjut ke konten

30 Ribu Paket Sembako Siap Disalurkan untuk Gaza

02/02/2018

Hidupgaya – Apa yang terjadi di Gaza, Palestina merupakan tragedi kemanusiaan tak terperi. Banyak anak tak berdosa menjadi korban kebiadaban perang yang berjalan tak seimbang.

Berangkat dari keprihatinan ini,  lembaga kemanusiaan Sahabat Palestina Memanggil (SPM) bekerja sama dengan lembaga kemanusiaan asal Turki Hayat Yolu, menggelar Kampanye Nasional untuk Bantu Palestina – Jalur Gaza, dengan tema “Gaza Berhak Hidup Layak”.

Dalam kampanye yang dihelat di Balairung Dwidjosewojo, Hotel Bumi Wiyata, Depok, Rabu (31/1)  juga dilakukan grand launching 30 ribu paket sembako yang akan dikirim untuk masyarakat Gaza, Palestina. Acara ini dihadiri oleh penyanyi Melly Goeslaw dan Opick Tombo Ati yang pada Desember 2017 menyambangi Palestina.

SPM dan Hayat Yolu berkolaborasi dengan sejumlah lembaga di Indonesia seperti JSIT Indonesia, HNI, SSC Indonesia, Zakat Sukses, Sadaqa, TDA Community, Amal Mulia, Harfa, dan Masyarakat Peduli Al-Aqsha untuk menyukseskan program ini, dalam sebuah aliansi yang diberi nama Aliansi LSM dan NGO Kemanusiaan Indonesia.

Koordinator Aliansi LSM dan NGO Kemanusiaan Indonesia, Amrozi M Rais mengatakan, kondisi di Gaza saat ini sangat memprihatinkan. Hal ini terjadi sejak terjadinya blokade yang telah terjadi selama 11 tahun, ditambah dengan adanya tiga agresi militer yang dilakukan Zionis Israel ke Jalur Gaza, Palestina.

“Perlu disampaikan bahwa ada 2 juta jiwa hidup dan tinggal di Jalur Gaza. Mereka manusia seperti kita semua yang membutuhkan pekerjaan layak, layanan kesehatan, pendidikan dan kemudahan bertransportasi,” ujar Amrozi. “Untuk itu kami ingin mengetuk hati kita semua bahwa sekarang ini Gaza dalam situasi ‘wilayah bencana’ yang memprihatinkan.”

Angka kemiskinan di Gaza telah mencapai 80%, dan 65% di antaranya berada di bawah garis kemiskinan. “Angka pengangguran kini mencapai 50%, separuhnya dari kalangan pemuda dan lulusan universitas,” beber Amrozi.

Setidaknya terdapat 21 ribu anak yatim yang tidak mendapat santunan disebabkan adanya pelarangan dan penutupan rekening LSM oleh Zionis Israel.

Sementara itu, di bidang industri terdapat 80% pabrik yang tidak bisa beroperasi akibat pelarangan dari Zionis Israel memasukkan bahan-bahan ke Jalur Gaza. “Sebanyak 40% rumah warga Palestina rata dengan tanah dalam agresi militer Israel tahun 2014 dan hingga belum bisa dibangun kembali dan ada ribuan hunian lagi yang tak layak huni,” ungkap Amrozi.

Bukan itu saja. Warga Jaza juga harus mengalami pemutusan aliran listrik yang terjadi selama 20 jam setiap harinya. Bahkan, adanya penutupan semua pintu perlintasan perdagangan ke Gaza dan dibiarkannya satu pintu perlintasan yang kecil dan tidak bisa memenuhi kebutuhan rakyat Gaza.

Amrozi mengajak seluruh rakyat dan masyarakat Indonesia untuk mengambil sikap, yaitu:

1.Segera bergerak dengan aksi agar blokade Gaza berakhir dan mempersembahkan yang terbaik agar masyarakat Palestina khususnya di Gaza bisa hidup sebagaimana bangsa lainnya.

2. Lembaga-lembaga kemanusiaan di Indonesia akan memberikan bantuan darurat kepada rakyat Gaza berupa 30 ribu paket sembako, atau senilai US$40/paket.

3. Masa kampanye kemanusiaan ini akan berlangsung selama satu bulan. Diharapkan rakyat Indonesia dapat mendukung kampanye ini hingga terciptanya kondisi yang layak bagi masyarakat Gaza.

Dalam kesempatan yang sama Opick mengajak masyarakat untuk berpartisipasi. “Terlibatlah dalam kegiatan kebaikan meski kita hanya sebagai keset (perannya kecil). Masyarakat Gaza sungguh butuh bantuan kita,” tandasnya. (HG)

Iklan

From → What's Happening

Tinggalkan sebuah Komentar

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: