Skip to content

Industri Estetika Tanah Air Akan Berkibar, Ini Alasannya

15/01/2018

Hidupgaya – Industri ritel mungkin boleh dibilang berdarah-darah. Namun industri estetika tampaknya pamornya tetap naik, dan malah makin moncer.

Perkembangan industri estetika Indonesia tahun ini diperkirakan masih akan berkilau di tengah beragam gejolak perekonomian dengan melemahnya ritel yang terjadi saat ini.

Menurut Deputy CEO Markplus Jacky Mussry, industri estetika di Indonesia masih akan mendapatkan animo tinggi. Dia mengatakan, pendapatan masyarakat Indonesia secara umum mengalami peningkatan sepanjang 2017.

Sayangnya, momen ini tidak diikuti oleh pertumbuhan pengeluaran masyarakat yang berimbas pada turunnya industri ritel. Akibatnya, banyak toko yang gulung tikar, bahkan melibatkan jaringan toko besar akibat sepi pembeli.

Jacky menambahkan, belakangan terjadi perubahan perilaku konsumen. “Konsumen saat ini lebih mementingkan produk yang dapat menunjang lifestyle mereka. Inilah salah satu hal yang menyebabkan terjadinya kenaikan double digit di industri kecantikan di tengah melemahnya industri ritel,” kata dia dalam acara “Aesthetic Outlook 2018 – Reshape, Relift, Contouring” yang digelar Miracle Aesthetic Clinic dan Markplus di Jakarta, baru-baru ini.

Konsumen kini mencari pengakuan sosial dan pribadi. Atas alasan inilah Jacky menyarankan, pemain di industri kecantikan hendaknya mengubah konsep pemikiran dari ‘beauty’ menjadi ‘beYOUty’, di mana penekanan pendekatan di industri kecantikan adalah pada sisi sudut pandang dan harapan konsumen.

Lebih lanjut Jacky menambahkan, agar mampu bersaing dan berkembang, pemain di industri kecantikan haruslah melakukan dua hal, yaitu meningkatkan attraction dan curiosity. Dua hal itu dicapai dengan melakukan pendekatan human spirit dan digitalization.

“Pendekatan human spirit dilakukan untuk memberikan fokus kepada manusianya. Sementara itu, di era yang tanpa batas ini, digitalization haruslah menjadi salah satu pendekatan pemain industri kecantikan untuk memenangkan pasar,” ujarnya.

Tak bisa dimungkiri, tren di industri kecantikan saat ini dipengaruhi digitalisasi maupun internet yang telah menjadi bagian dari kehidupan masyarakat. Ini ditunjang oleh penggunaan media sosial terus meningkat dari tahun ke tahun. Apalagi diiringi dengan perubahan perilaku masyarakat yang mengarah pada gaya hidup.

Jacky membeberkan, saat ini masyarakat cenderung lebih suka membelanjakan uangnya untuk merasakan berbagai pengalaman baru daripada membeli berbagai macam barang. “Gaya hidup seperti berlibur, mengunjungi restoran terbaru, ataupun pergi menonton konser menjadi tren masa kini. Experience yang mereka alami Ini diperlihatkan atau dipamerkan melalui media sosial,” pungkasnya. (HG)

Iklan

From → Beauty & Health

Tinggalkan sebuah Komentar

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: