Skip to content

Menganyam Kenangan dan Nostalgia di Warung Koffie Batavia

27/12/2017

Hidupgaya – Ingin merasakan aneka jajanan jadul kelas kaki lima yang naik kasta ke restoran di mal? Coba sambangi Warung Koffie Batavia. Meski namanya mengindikasikan ‘warung kopi’ namun yang disajikan di resto dengan interior terkesan jadul namun sangat “Instagrammable” ini tak semata menyajikan kopi.

Seperti kita tahu, Batavia (nama yang disematkan untuk Jakarta selama penjajahan Belanda)  memegang peran penting di kancah dunia, khususnya dalam perdagangan salah satu komoditi terbesar yang diperdagangkan di dunia hingga kini, yaitu kopi.

Kue Cubit Setengah Matang Warung Koffie Batavia

OPCO Indonesia, sebagai konseptor dan pemilik brand Warung Koffie Batavia, percaya mampu untuk meneruskan pesan ini. “Sementara pada saat yang sama kami juga menciptakan identitas yang kuat dan mempromosikan Jakarta dalam setiap ekspansi pasar pembukaan gerai baru. Setiap outlet Warung Koffie Batavia diidentifikasi oleh karakteristik Belanda-Indonesia, yang hadir di seluruh interior dan menu,” kata Marketing Manager Warung Koffie Batavia Shara Moza dalam bincang-bincang bersama Hidupgaya.co di Warung Koffie Batavia Grand Indonesia baru-baru ini.

Shara menambahkan, menu yang disajikan di Warung Koffie Batavia memang mengusung kuliner khas Jakarta-Belanda. “Kopi andalan kami adalah kopi Peranakan, yang sudah dipatenkan dengan nama Koffie Peranakan,” imbuhnya.

Jenis kopi yang ditawarkan adalah Arabica, Robusta, Finest Blend, House Blend, dan Kopi Luwak. Sembari ngopi, kita juga bisa makan besar dengan beragam menu yang cocok di lidah orang Indonesia. Nasi Bakar Warung Koffie Batavia termasuk yang direkomendasikan karena porsinya pas, dan untuk yang kurang suka dengan aroma bumbu nasi bakar yang tajam, nasi bakar di gerai ini cocok.

Nasi Bakar Warung Koffie Batavia

Selain nasi bakar yang legit dengan lauk teri medan, coba juga Nasi Goreng Batavia dengan campuran daging kambing. Sop buntut juga disajikan di sini dengan daging buntut yang cukup menggoyang lidah.

Jika tak mau makan berat, cobalah camilan khas jajanan kaki lima yang ‘naik kelas seperti kue cubit (dengan tingkat kematangan yang bisa dipesan sesuai keinginan pembeli, bisa setengah matang, tiga perempat matang atau matang sempurna). Martabak mini dengan rasa yang manis dan lumer dengan cokelat juga menjadi andalan di Warung Koffie Batavia, termasuk martabak telur gurih dengan rasa yang bervariasi dari klasik hingga rasa masa kini.

“Yang banyak dipesan di Warung Koffie Batavia di Grand Indonesia lebih banyak kue cubit setengah matang. Di kota lain, pembeli lebih suka kue cubit yang matang sempurna,” ujar Shara.

Martabak Mini Ovomaltine Warung Koffie Batavia

Dia menambahkan, untuk mengakomodasi permintaan pasar, tahun ini Warung Koffie Batavia meluncurkan Cold Brew Peranakan yang merupakan kopi khas Peranakan yang dikemas dalam botol. Cold Brew Peranakan merupakan kopi yang dibuat melalui proses brewing secara manual dan didiamkan selama 12 jam untuk mendapatkan rasa kopi yang kuat dan tajam.

“Kopi Peranakan ini disajikan dingin dan dikemas dalam botol agar pelanggan dapat menikmati kopi Peranakan khas Warung Koffie Batavia di mana saja dan kapan saja,” ujar Shara.

Warung Koffie Batavia telah hadir di sejumlah kota. Gerai pertama dibuka di Grand Indonesia, Jakarta, mengusung konsep yang unik dengan ciri khas Jakarta. Gerai Warung Koffie Batavia telah hadir di Balikpapan (Kalimantan Timur), Bali, Surabaya, Makassar, Jambi, dan Pekanbaru. Total gerai yang sudah dibuka 11. “Kami baru buka juga gerai terbaru di Mal Kelapa Gading, Jakarta,” tandas Shara.

Cold Brew Coffee Warung Koffie Batavia

Soal harga, jangan cemas, Warung Koffie Batavia terjangkau kok. Kunjungi Warung Koffie Batavia Grand Indonesia, West Mall Level 5 Tel. 021 23581218. (HG)

Iklan

From → Food Lover

Tinggalkan sebuah Komentar

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: