Lanjut ke konten

Begini Cara Mengenali Berlian Berkualitas

22/10/2017

Hidupgaya – Diamond is forever. Siapa saja setuju dengan ungkapan tersebut. Berlian memiliki derajat tertinggi dalam dunia perhiasan. Memang, berlian merupakan batu perhiasan dengan harga paling mahal di antara perhiasan lainnya.

Tidaklah mengherankan jika banyak orang mendambakan memiliki berlian karena menunjukkan ‘kelas sosial’ tertentu bagi pemakainya.

Mungkin banyak yang belum tahu asal muasal berlian diperdagangkan di India. Ketika itu, berlian diperjual-belikan dalam kondisi seadanya. Karena daya tariknya yang luar biasa, berliantak bisa dibendung berkembang menjadi aksesoris fesyen untuk kaum elite Eropa, melalui Venice, Italia, pada tahun 1400-an.

Setelah tahun 1700-an, Brasil banyak memrpoduksi berlian yang masih kasar. Kemudian, penemuan berlian di Afrika membuat segala sesuatu tentang berlian mulai berubah. Menurut ahli berlian dari Gemological Institute of America Devi Cahyadi,  berlian yang mendapat julukan ‘Star of South Africa’ merupakan salah satu berlian besar yang ditemukan, mencapai 80 carat.

Berlian kini menjadi perhiasan mendunia berkat siasat pemasaran De Beers sebuah perusahaan tambang berlian yang dimiliki pengusaha Inggris Cecil Rhodes. Cecil mengenalkan tagline “Diamond is Forever” atau berlian adalah abadi, jargon yang mendunia dan dikenal luas hingga kini.

De Beers memang berkontribusi dalam menciptakan tren-tren terbaru yang tidak hanya dikenalkan pada kaum elite, tapi juga masyarakat luas.

Lantas, mengapa banyak orang jatuh cinta dengan berlian? “Selain indah, berlian memiliki karakteristik unik yang hanya dimiliki oleh batu mulia ini. Berlian memiliki sifat tahan goresan (hanya bisa digores dengan berlian), kekuatan yang sangat tinggi untuk menghadapi benturan, dan memiliki ketahan pada suhu hingga 1.300 derajat Celcius,” kata Devi di sela-sela acara media workshop tentang berlian “Greatest Love Jewellery Fair 2017” di Central Park, Jakarta, Kamis (19/10). Workshop untuk media ini juga menjadi bagian dari Pameran Greatest Love Jewellery Fair 2017 diadakan pada 18-29 Oktober 2017 di Central Park.

Dalam kesempatan yang sama, Chief Operation Officer PT Central Mega Kencana Petronella Soan yang membawahi tiga brand perhiasan, yakni Frank & Co, Miss Mondial, dan The Palace mengungkapkan bahwa saat membeli berlian, pastikan itu berasal dari rekomendasi pakar berlian.

Devi memaparkan ada 4C (cut/asahan, color/warna, clarity/kejernihan dan carat) yang harus dipenuhi untuk berlian berkualitas, yaitu:

1. Cut (asahan)

Asahan merupakan seni yang dibuat manusia untuk mempercantik kilauan berlian. Kualitas asahan berlian itu bagus dilihat dari proporsinya, seperti menciptakan efek brightness (kecerahan), cahaya putih internal dan eksternal tercermin dari berlian, fire (api), terangnya cahaya putih ke semua warna pelangi; dan scintilation (kilat).

“Jumlah kilau yang dihasilkan berlian, pola area terang dan gelap yang disebabkan oleh pantulan di dalam berlian,” kata Devi.

Sinar berlian itu dapat diamati dari beberapa jenis teknik asahan. Ada yang disebut Shallow Cut (asahan dangkal), cahaya yang masuk ke berlian itu bocor ke bawah. Ada pula Deep Cut, di mana cahaya itu bocor ke kanan dan ke kiri sehingga berlian terlihat gelap. “Nah, yang terbaik itu adalah Excellent Cut karena cahaya berpendar sempurna,” kata Devi.

2. Color (warna)

Semakin jernih dan sedikit warna yang terlihat, maka semakin tinggi kualitas suatu berlian. “Untuk saat ini, berlian yang langka ditemukan adalah berlian yang berwarna merah,” ujar Devi.

‘3. Clarity (kejernihan)

Saat diamati dengan jelas di bawah cahaya terang akan terlihat kejernihan berlian. Dalam menilai berlian terdapat 6 kategori, yakni Flawless (FL), tidak ada cacat maupun noda yang terlihat pada 10 kali pembesaran; Internally Flawless (IF), tidak ada kecacatan yang terlihat pada 10 kali pembesaran, Very, Very Slightly Included (VVS1 and VVS2), kecacatan sangat sedikit yang tetap sulit dilihat, bahkan oleh ahli peneliti berlian pada 10 kali pembesaran.

Sedangkan Very Slightly Included (VS1 and Vs2), kecacatan dapat dilihat dengan sangat teliti pada 10 kali pembesaran, namun dapat dikategorikan kekurangan minor. Sementara Slightly Included (SI1 and SI2), kecatatan dapat terlihat pada 10 kali pembesaran; dan Included (I1,I2, and I3), kecacatan yang terlihat jelas pada 10 kali pembesaran.

4. Carat

Carat merupakan satuan berat dari berlian. 1 Carat sama dengan 100 points. Yang populer di Indonesia, 1 carat setara dengan 0,2 gram. Berat carat berlian akan menentukan harga dan nilai berlian tersebut.

Devi menambahkan, apabila sebuah berlian memiliki kesamaan pada semua kualitas lainnya, berat karat berlian akan menetukan harga dan nilai berlian tersebut.

Sudah tentu berlian yang lebih besar menjadi lebih diminati dan sulit ditemukan. “Namun, dua berlian dengan berat karat yang sama dapat memiliki harga yang jauh berbeda, bergantung pada tiga faktor berlian yang lain, yaitu asahan, warna dan kejernihan,” tandas Devi.

Dia menambahkan, Kota Martapura di Kalimantan Selatan, merupakan salah satu penghasil berlian asal Indonesia. Sayangnya, berlian asal Indonesia itu belum masuk yang di perdagangan di pasar dunia. Alasannya, kualitas berlian Martapura dianggap kurang.

“Berlian yang berkualitas tinggi banyak berasal dari Afrika Selatan, India, dan Brazil. Bebatuan dari negara-negara itulah yang dijadikan perhiasan berkualitas tinggi dan harganya mahal,” ujarnya.

“Indonesia yang terkenal berliannya di Martapura. Tapi Indonesia belum masuk tambang berlian karena tidak diperdagangkan dengan skala besar,” imbuh Devi.

Karena belum masuk di perdagangan dunia, tentu saja berlian Indonesia belum punya standar harga dan sejauh ini berlian asal Indonesia belum dijadikan bahan baku perhiasan berkualitas. Imbasnya, bagi perusahaan perhiasan berskala besar, sulit menggunakan berlian asal Indonesia karena standar serta sertfikat keasliannya masih sulit diakui secara internasional. (HG)

Iklan

From → Money Talk

Tinggalkan sebuah Komentar

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: