Skip to content

Tip Memilih Produk Kosmetik yang Aman bagi Kulit

20/10/2017

Hidupgaya – Perempuan Indonesia umumnya ingin tampil lebuh ‘putih’ – sebuah istilah yang salah kaprah. Padahal yang dimaksud adalah tampil dengan kulit yang lebih cerah. Karena keinginan tampil lebih ‘cling’ inilah, mereka tak segan berburu kosmetik yang menjanjikan kulit lebih cerah dalam waktu singkat.

Tak jarang, petualangan untuk mendapatkan kulit ‘putih’ ini malah mendatangkan malapetaka, misalnya jika salah memilih produk kosmetik berbahaya.

Data Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) menyebut selama lima tahun terakhir terdapat 118.000 produk kosmetik baru yang didaftarkan. Ini jumlah produk yang banyak, dan sebagai konsumen kita harus jeli. Mengingat, banyak produk kosmetik ilegal yang tidak memiliki izin edar, atau memalsukan izin edar, dan mengandung bahan berbahaya.

Kosmetik yang dijual online, atau di pasar dengan harga murah perlu dicurigai. Terutama jika menjanjikan manfaat instan membuat kulit lebih kinclong. Bisa jadi kosmetik itu mengandung bahan berbahaya, misalnya merkuri, yang sejatinya ‘haram’ digunakan dalam produk kecantikan.

Terkait dengan jeli memilih kosmetik untuk kulit, Narizka Rahmadhiani, dokter yang berpraktik di Klinik Hang Lekiu Jakarta Selatan mengatakan, sebagai konsumen kita harus cerdas.

Ada sejumlah cara untuk mengetahui apakah kosmetik aman atau tidak untuk kulit, yaitu:

1. Perhatikan sertifikasi produk. Cermati apakah produk terdaftar di BPOM atau memiliki izin edar yang dicantumkan dalam setiap kemasan.

2. Lihatlah komposisi bahan yang terkandung di dalamnya. Produsen kosmetik harus mencantumkan komposisi bahan dalam label kemasan.

Narizka mengatakan, kandungan SLS (Sodium Lauryl Sulfate) berlebih atau mengandung merkuri akan membuat kulit menjadi iritasi bahkan menimbulkan penyakit seperti kanker atau kerusakan organ jika digunakan dalam jangka panjang.

Ciri produk yang menggunakan SLS adalah, jika digunakan pada sabun untuk tubuh atau wajah, buih busanya terlihat lebih banyak. “Berbeda dengan produk yang tidak memakai SLS, buih busa nggak terlalu banyak,” kata Narizka di acara peluncuran produk Skin Brightening Series Klinik Hang Lekiu di Jakarta, baru-baru ini.

3. Untuk menguji kosmetik yang mengandung merkuri atau tidak, cobalah gunakan perhiasan emas baik cincin, kalung atau gelang.

Caranya dengan mengoleskan produk kecantikan tersebut ke punggung telapak tangan, lalu digosok dengan emas. Apabila warna produk itu berubah menjadi hitam maka kosmetik itu mengandung merkuri,” Narizka mengingatkan.

4. Belilah produk kosmetik di tempat tepercaya dan jangan asal tergiur dengan harga murah. “Lebih selektiflah memilih produk-produk kosmetik kecantikan, jangan hanya karena harga murah namun efek jangka panjangnya malah berbahaya,” pungkas Narizka. (HG)

Iklan

From → Beauty & Health

Tinggalkan sebuah Komentar

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: