Lanjut ke konten

Wedari, Sebuah Refleksi Perjalanan Denny Wirawan

04/10/2017

Hidupgaya – Merayakan dua dekade berkarya lewat kain dan pola, Denny Wirawan menampilkan koleksi terbaru Balijava Batik Kudus dalam peragaan busana bertajuk Wedari, yang dilaksanakan  di Grand Ballroom Hotel Indonesia Kempinski, Jakarta, baru-baru ini.

Batik Kudus yang menjadi inspirasi koleksi terbaru Denny Wirawan pada pagelaran busana Wedari ini merupakan warisan budaya dari pesisir Jawa Tengah yang berkembang sejalan dengan perkembangan dengan kerajaan di Jawa. Namun, dibandingkan dengan batik daerah lain, Batik Kudus kurang populer dan para pembatik mengalami kesulitan regenerasi.

Andien Aisyah mengenakan koleksi Wedari by Denny Wirawan

Bagi seorang Denny Wirawan, Wedari merupakan refleksi kehidupan yang ia lalui dan perjalanan selama 20 tahun berkarya di industri fashion. Keindahan dan kesejukan Wedari membuat Denny selalu mengagumi dan mensyukuri nikmat Yang Maha Kuasa.

“Yang spesial pada Wedari adalah saya terlibat dari awal terhadap pemilihan dan pembuatan motif batik Kudus. Bersama dengan Agam Riadi dan pembatik Kudus, saya ingin mengangkat beragam motif dan isen-isen Batik Kudus yang belum terpublikasi,” kata Denny di acara temu media sesaat sebelum pergelaran busana.

Motif flora dan fauna nan elok dengan penuh warna ceria yang mengandung unsur hangat dan dingin semakin menambah khasanah kekayaan ragam motif wastra ini. “Jauh di dalam kemeriahannya, tersimpan beribu makna, selaksa mimpi, dan haturan syukur menjadikan Batik Kudus sebagai wastra yang penuh nilai budaya dan perlu dilestarikan,” ujar Denny.

Wedari tampil sebagai sebuah pagelaran busana yang penuh harmoni dengan memadukan elemen budaya, tarian, tata panggung dan video mapping karya generasi muda Indonesia, serta keindahan musik karya Yovie Widianto.

Koleksi Wedari by Denny Wirawan

Kentalnya sentuhan musik tradisional Kudus dan Jawa Tengah dipadukan secara apik dengan musik modern, tak ayal menghanyutkan khayal para penikmat fashion yang juga dimanjakan dengan indahnya detail dan beragam tampilan pola yang disuguhkan Denny Wirawan.

Wedari adalah taman bunga di istana Raja-raja kuno tempat para Putri Raja bermain dan belajar. Segala keindahan bunga tumbuh di Wedari, siap untuk memanjakan mata para Permaisuri dan Raja. Bermekaran, aneka rupa layang-layang, suara tawa dan senda gurau merupakan memori indah masa kecil yang terekam dalam jejak perjalanan hidup seorang Denny Wirawan.

Presentasi koleksi Wedari dipersembahkan dalam empat bagian:

Bagian 1 – Sekar Murni

Denny Wirawan yang pada tahun ini genap merayakan 20 tahun berkarya di Industri fashion tanah air, mempersembahkan koleksi khusus yang terinspirasi dari “rasa syukur yang murni” kepada Sang Maha Kuasa atas segala nikmat dan berkah yang selama 20 tahun ini tak berkesudahan.

Sebanyak 15 set koleksi ready to wear deluxe ini adalah merupakan remake dari desain adibusana dan pola karya Denny yang terdahulu namun ditampilkan dalam nuansa warna putih yang kekinian, glamour namun bersiluet elegan dalam detail Bordir khas Kudus sebagai benang merah koleksi ini.

Koleksi Wedari by Denny Wirawan

Bagian 2 – Taman Sari

Warna-warni bunga di dalam Wedari serta kicauan burung merefleksikan masa kecil yang ceria dan penuh kenangan manis. Hiruk pikuk kehidupan di kampung nan penuh warna, bunga-bunga yang bermekaran, aneka rupa layang-layang, suara tawa dan senda gurau merupakan memori indah masa kecil yang terekam dalam jejak perjalanan hidup seorang Denny Wirawan.

Mekarnya bunga di ‘Wedari’ (Taman Bunga) pada pagi hari saat seluruh alam menyambut sang mentari menjadi inspirasi sequence “Taman Sari”. Di bagian kedua ini, kita akan disuguhkan dengan hasil kolaborasi Balijava Batik kudus, yang mana pada bagian ini batik berwarna cerah dengan motif bunga warna warni seperti motif bunga Peonie, bunga Lili, bunga Teratai, mendominasi 25 set busana siap pakai deluxe.

Bagian 3 – Ganda Arum

Orang-orang datang dan pergi silih berganti untuk melihat keindahan Wedari, disaat bunga bermekaran Wedari tampak begitu indah, disaat musim gugur Wedari terasa begitu dingin, begitupun dalam kehidupan ini. Bagaikan dua sisi mata uang, dalam kehidupan ada baik dan ada yang buruk, ada yang datang dan ada yang pergi. Jatuh bangun dalam meniti karir dan meraih cita tidaklah semudah membalikkan telapak tangan.

Diperlukan pengorbanan dan dedikasi untuk mengikuti passion dan mewujudkan mimpi menjadi nyata. Dalam hidup, Tuhan tidak menjajikan semuanya akan indah, namun Ia berjanji selalu ada disetiap saat untuk berjalan menyertai kita melalui masa sulit menembus semua masalah menuju hari depan yang lebih baik.

Terinspirasi dari proses pembelajaran dan pencarian jati diri, menjaga hubungan dengan Sang Maha Pencipta dan hidup selaras dengan alam dalam keseimbangan, bagian ke-3 ini menampilkan batik ‘sogan’ bernuansa monochrome dalam balutan busana siap pakai. ‘Ganda Arum’ merepresentasikan kecantikan wanita Indonesia yang harum dan terpancar dari luar (keelokan dan keanggunan) dan juga dari dalam (laku bathin, tinutur bahasa dan tata krama).

Bagian 4 – Ningrat

Wanita Indonesia yang tampil penuh keanggunan dan hikayat budi pekerti ketimuran menginspirasi bagian ke-4 dari pagelaran fashion show Wedari dalam sequence ini. Ciri khas seorang Ningrat yang tampil gagah berani namun anggun dan penuh kharisma bersahaja hadir dalam balutan batik ‘kelengan’ yang didominasi warna gelap. Busana malam yang mewah dengan motif flora dan fauna seperti burung merak dan kupu-kupu.

Koleksi Wedari by Denny Wirawan

Hidup tidak menghadiahkan prestasi dengan cuma-cuma tanpa perjuangan dan pengorbanan yang sepadan. Pada akhirnya semua perjuangan akan membuahkan prestasi dan kehormatan. Namun disaat inilah kita semakin diingatkan untuk selalu tetap bersyukur dan menjaga segala yang telah dicapai. Nama boleh melambung setinggi langit namun hati tetap di bumi.

Keseluruhan penampilan busana Wedari dipercantik dengan sentuhan koleksi terbaru dari dua brand aksesori perhiasan asal Indonesia yaitu EPAJEWEL dengan gayanya yang edgy dan Tulola Jewelry dengan karakter yang lebih klasik. (HG)

Iklan

From → Fashion Spread

Tinggalkan sebuah Komentar

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: