Skip to content

Coca Cola Amatil Indonesia Investasikan US$20 Juta Buka Pabrik di Medan

02/09/2017

Hidupgaya – Coca-Cola Amatil Indonesia (CCAI) meluncurkan lini produksi terbaru dengan total investasi sebesar US$20 juta di pabrik Medan yang merupakan pabrik terbesar CCAI di Sumatera.

Lini terbaru di pabrik Medan ini memiliki kapasitas untuk memproduksi 150 juta botol kebahagiaan per tahun untuk didistribusi ke seluruh wilayah Sumatera, yaitu Aceh, Kepulauan Riau, provinsi Riau, Sumatera Barat, dan Jambi.

Coca-Cola Amatil Indonesia (CCAI) meluncurkan lini produksi terbaru dengan total investasi sebesar US$20 juta di pabrik Medan

Presiden Direktur CCAI, Kadir Gunduz, meresmikan fasilitas terbaru tersebut bersama Walikota Medan, Dzulmi Eldin, dan Menteri Ketenagakerjaan yang diwakilkan oleh Dirjen Pembinaan Hubungan Industrial dan Jaminan Sosial, Haiyani Rumondang.

“Selama tahun 2017 kami telah menanam investasi sebesar US$90 juta di Indonesia,” ujar Kadir Gunduz. “Investasi tersebut merupakan wujud nyata komitmen kami untuk bertumbuh bersama Indonesia. Kami percaya bahwa meski banyak tantangan, Indonesia merupakan pasar yang menjanjikan dengan peluang yang terus bertambah, kami optimistis tentang masa depan CCAI di negara ini.”

Di awal 2017, CCAI telah meresmikan fasilitas seluas 6 hektare di Pandaan, Jawa Timur, dan lini produksi Affordable Small Sparkling Packaging (ASSP) di Cikedokan, Jawa Barat. Fasilitas di Jawa Timur adalah dalam bentuk Mega Distribution Center keempat setelah Medan, Bekasi, dan Semarang; serta Packaging Service Division (PSD) kedua setelah Bekasi.

Lini ASSP di CCAI Cikedokan merupakan lini ASSP kedua di dunia yang memiliki kapasitas untuk memproduksi botol plastik berkualitas tinggi yang lebih ringan dengan glass coating.

Sejak awal beroperasi di Indonesia pada tahun 1992, CCAI telah memiliki 39 lini produksi di 8 pabrik, dan mempekerjakan lebih dari 10.000 karyawan untuk melayani lebih dari 720.000 pelanggan di seluruh pasar tradisional dan modern di Indonesia, sekitar 120.000 diantaranya tersebar di wilayah Sumatera.

Saat ini Sumatera Utara, melalui CCAI pabrik Medan, memasok 75 persen dari total volume produksi CCAI untuk seluruh pulau tersebut. Fasilitas yang dibangun di atas lahan seluas 5 hektare ini terdiri dari 5 lini produksi yang memiliki kapasitas 114.000 botol per jam; serta Mega Distribution Centre seluas 1 hektare dengan kapasitas penyimpanan mencapai 8.106 palet atau 9,7 juta botol produk.

Komitmen yang kuat untuk terus berinvestasi di berbagai fasilitas baru juga diperkuat dengan komitmen CCAI untuk berinvestasi pada pengembangan sumber daya manusia. Saat ini CCAI memiliki 8 akademi pelatihan di 7 departemen dengan total ~35,000 training days setiap tahunnya.

Coca-Cola Amatil Indonesia (CCAI) meluncurkan lini produksi terbaru dengan total investasi sebesar US$20 juta di pabrik Medan

Hingga saat ini sebanyak 46 karyawan CCAI di pabrik Medan telah menerima sertifikasi dari CCAI Supply Chain Technical Academy (SCTA). Salah satunya adalah Mulawarman Hutasuhut, team leader line 1. Mulawarman memulai karirnya di CCAI pada tahun 2000 sebagai line crew, sejak saat itu karirnya terus berkembang dengan dukungan berbagai program pengembangan kapabilitas yang tersedia untuk karyawan CCAI.

Dalam waktu dua tahun ke depan, CCAI berencana untuk menanamkan investasi sebesar US$204 juta dalam rangka meningkatkan pelayanan di pasar Indonesia yang terus berkembang. Secara bersamaan CCAI akan terus memperkuat hubungan kerja sama dengan para pemangku kepentingan, seperti pemerintah dan komunitas lokal. (HG)

Iklan

From → Money Talk

Tinggalkan sebuah Komentar

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

w

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: