Lanjut ke konten

Sentuhan Ibu Optimalkan Kemampuan Anak Berkebutuhan Khusus

01/09/2017

Hidupgaya – Menjadi ibu, meskipun itu kodrat perempuan, bukanlah hal mudah. Tidak ada sekolah bagaimana untuk menjadi ibu. Semua dilakukan learning by doing.

Mengasuh anak-anak ‘normal’ tak jarang menguji kesabaran. Bayangkan jika kebetulan memiliki anak berkebutuhan khusus.

Orangtua yang memiliki anak berkebutuhan khusus harus menata emosinya agar bisa memberikan kasih sayang dan perhatian optimal untuknya.

Memiliki anak spesial kadang dilematis. Tak banyak orangtua yang yang cukup percaya diri memperkenalkan anaknya yang berkebutuhan khusus. Kebanyakan malah menarik diri, yang juga berdampak pada kondisi anak.

Namun sentuhan kasih sayang yang tulus, sentuhan seorang ibu, dan memberikan anak berkebutuhan khusus ruang gerak seluas-luasnya adalah cara untuk memaksimalkan tumbuh kembangnya.

Terkait dengan memiliki anak kerkebutuhan khusus, menurut Anggiastri Hanantyasari Utami, konsultan Kemuning Kembar mengatakan, isu yang kerap dihadapi adalah ketika para ibu cenderung pasif dan merasa dunia luar tidak bersahabat, sehingga membuat mereka kehilangan motivasi.

“Ibu haruslah bisa mengenal emosi dan mampu menerima keadaan, agar ke depannya lebih positif dalam mengelola diri sendiri dan mendampingi putra-putrinya,” kata Anggi di sela-sela temu media Nivea #SentuhanIbu yang digelar di Jakarta, baru-baru ini.

Nivea #SentuhanIbu merupakan program yang digagas produsen perawatan kulit asal Jerman, yang kini memasuki tahun kedua.

Diana Riaya, Media Manager PT Beiersdorf Indonesia mengatakan, Nivea #SentuhanIbu periode 1 dilaksanakan kurang lebih selama 1,5 tahun dengan program pembekalan bertahap bagi para peserta, yang kini telah mengubah pola pikir dan perilaku jauh lebih antusias dalam meningkatkan keterampilan, meraih peluang untuk mengembangkan potensi anak, dan berkontribusi kepada keluarga.

Tahun ini, Nivea #SentuhanIbu akan hadir di SLB N Bekasi Jaya dan SLB N 2 Yogyakarta mulai Agustus 2017.

“Sebagai pengembangan program, kami menyeleksi beberapa peserta menjadi Duta Nivea #SentuhanIbu dan menjalani training of trainers agar mereka dapat menyemangati dan berbagi dengan para ibu lainnya yang memiliki isu serupa,” kata Diana.

Menanggapi program Nivea #SentuhanIbu, Anggi mengatakan program semacam ini sangat penting agar orangtua bisa memiliki wadah pelepasan emosinya, baik sedih, marah, hingga kelelahan secara fisik maupun emosi, sehingga tidak mengganggu perkembangan anak-anak mereka.

“Orangtua, khususnya ibu harus menyelesaikan masalah yang ia hadapi terlebih dahulu agar mereka bisa mendidik dan membesarkan anak sesuai kebutuhannya,” ujar Anggi yang terlibat dalam pendampingan untuk para ibu yang memiliki anak berkebutuhan khusus.

Salah satu ibu yang ikut program ini adalah ibunda Natali dari Bandung. Natali tuna netra yang memiliki kepribadian riang. Ibunya bercerita telah melakukan segala hal untuk menyembuhkan kondisi mata putrinya, namun cangkok mata yang pernah dilakukan gagal. “Saya diajak ikut program Nivea #SentuhanIbu ini. Manfaatnya banyak. Saya mendapatkan penguatan dan dukungan, juga bisa curhat dengan ibu lain yang punya anak berkebutuhan khusus. Kami saling menguatkan,” ujarnya.

Nivea juga merilis film pendek dan buku Sentuhan Ibu yang ditulis oleh Fira Basuki, yang berisikan pengalaman dan pembelajaran dari peserta program #SentuhanIbu.

Kampanye Nivea #SentuhanIbu Periode 2 mengajak masyarakat berperan aktif dan nyata sebagai sukarelawan melalui akun media sosial resmi Nivea Indonesia di Facebook Nivea ID dan Instagram @NIVEA_ID atau mengunduh Buku Sentuhan Ibu via digital. Informasi lebih lanjut dapat mengakses langsung ke http://www.nivea.co.id. (HG)

 

Iklan

From → What's Happening

Tinggalkan sebuah Komentar

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: