Lanjut ke konten

Cowok Indonesia Masih Terkekang Label Maskulinitas

28/05/2017

Hidupgaya – Tahu nggak sih ternyata cowok Indonesia saat ini masih terbatasi oleh label maskulinitas yang kaku? Seorang cowok baru bisa dianggap maskulin kalau mereka mengikuti berbagai pakem maskulin, seperti berpenampilan jantan dan atletis, atau bertindak dominan serta agresif.

Nah, terkait dengan label maskulinitas yang belum tentu benar namun telanjur dipercaya masyarakat, khususnya cowok,  Axe, merek wewangian pria produksi PT Unilever Indonesia Tbk meluncurkan kampanye “Find Your Magic”. Selain merilis kampanye ini, Axe juga meluncurkan produk terbarunya untuk mendukung cowok Indonesia menemukan, mempertajam, dan mengekspresikan keajaiban dalam diri mereka.

Head of Marketing Deodorant Unilever Indonesia Diko Handono mengatakan, banyak cowok Indonesia yang belum menyadari bahwa maskulinitas adalah sebuah label yang secara sengaja dikonstruksi oleh lingkungan sekitar, bukan suatu sifat yang dibawa sejak lahir. “Efek negatifnya, cowok sering dicap gagal kalau belum memenuhi kriteria label maskulin, sehingga mereka merasakan tekanan besar untuk selalu mengikuti label maskulinitas yang berlaku,” kata Diko dalam temu media di Jakarta, baru-baru ini.

Diko menambahkan, kampanye ‘Find Your Magic’ yang bertujuan membebaskan cowok dari label maskulinitas yang membatasi, dan menginsipirasi mereka untuk menemukan berbagai hal ‘magic’ dan potensi dalam dirinya.

Untuk mendukung hal tersebut, cowok harus memiliki rasa percaya diri. “Cowok harus merawat diri dengan lebih baik. Untuk mengangkat value ‘Find Your Magic’, Axe untuk pertama kalinya meluncurkan rangkaian produk men’s grooming yang lebih lengkap, beberapa di antaranya hadir dalam format yang baru, yaitu roll on and eau de toilette,” beber Diko.

Produk-produk tersebut adalah: Axe Body Spray “You”, range varian roll on yaitu: Axe Antiperspirant Roll On “Signature Invisible Protection”, Axe Antiperspirant Roll On “Urban Anti-Bacterial Protection”, Axe Antiperspirant Roll On “Performance Charge Up Protection”, serta range produk eau de toilette yang memiliki parfum tiga lebih banyak – dengan wangi yang lebih tahan lama, yaitu: Axe Signature Eau de Toilette “Intense”, Axe Signature Eau de Toilette “Mysterious”, dan Axe Signature Eau de Toilette “Rogue”.

Film Dokumenter AXElerate: Perjalanan Menemukan Maskulinitas

Selain melalui produk, Axe juga bermaksud menginspirasi cowo Indonesia melalui sebuah serial dokumenter berjudul “AXElerate: The Documentary” hasil kolaborasi dengan Chicco Jerikho, didukung oleh Yandy Laurens sebagai sutradara dan Angga Dwimas Sasongko sebagai produser.

Chicco Jerikho, penggagas AXElerate: The Documentary

Chicco yang juga dikenal sebagai aktor andal mengaku memberanikan diri membuat film dokumenter. “Untuk pertama kalinya, gue menjajal kemampuan gue untuk membesut film dokumenter. Berawal dari keresahan dan keingintahuan gue sendiri, lewat film ini gue mau mengeksplorasi tentang label maskulinitas yang berlaku di Indonesia,” kata aktor yang kini tampil berambut panjang dengan membiarkan cambang tumbuh di wajahnya.

Label maskulinitas ini kemudian ditelusuri lebih jauh lewat perjalanan hidup tiga cowok yang dipercaya jadi brand ambassador Axe terbaru: Jevin Julian, Agung Hapsah, dan Naufal Abshar.

“Film ini ingin menginspirasi cowok Indonesia tentang bagaimana memaknai maskulinitas, dan akhirnya menemukan magic dalam diri masing-masing,” terang Chicco.

Jevin Julian, Brand Ambassador Axe.

Jevin Julian mengaku sejak kecil sudah punya passion besar di bidang musik. “Setelah melewati perjalanan yang nggak mudah, akhirnya gue berhasil speak up, menyuarakan apa yang gue mau lewat karya-karya gue. Tapi ternyata, gue masih merasa ada sesuatu yang hilang. Akhirnya gue menemukan bahwa bermusik bukan hanya tentang bagaimana kita ‘berbicara’ pada orang lain, tapi bagaimana kita mampu mendengar,” ujarnya.

“Akhirnya, kemampuan mendengar jadi sebuah makna maskulinitas yang baru buat gue. Baik itu mendengar masukan orang lain, mendengar apa yang diinginkan oleh crowd penikmat musik kita, atau apapun. Setelah gue menemukan magic ini, gue merasa lebih matang dalam bermusik,” imbuhnya.

Setelah proses syuting episode Jevin Julian rampung, saat ini tim “AXElerate: The Documentary” sedang menjalankan proses syuting bersama Agung Hapsah. Cowo berumur 19 tahun yang cukup fenomenal di platform digital, khususnya YouTube ini terkenal dengan videonya yang sangat kreatif dan thought provoking.

Agung Hapsah, Brand Ambassador Axe.

“Di project ini aku merasa beruntung karena bisa belajar langsung dari orang-orang yang sangat berpengalaman di industri film. Buatku, terlibat di film ini benar-benar merupakan sebuah proses pencarian yang exciting karena Axe justru membantuku menemukan magic-ku selama proses syuting,” kisah Agung.

Film berjumlah 8 episode ini dapat disaksikan di YouTube channel AXEIndonesia mulai bulan Mei hingga September 2017. Nah, jangan sampai nggak nonton deh ya. (HG)

 

Iklan

From → What's Happening

Tinggalkan sebuah Komentar

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: