Lanjut ke konten

Paypro, Solusi Transaksi di Ujung Jari

18/05/2017

Hidupgaya – Membanjirnya pemilik telepon genggam khususnya smartphone membuat provider putar otak bagaimana memanfaatkan pengguna ponsel pintar ini dengan optimal.

Paypro, yang diluncurkan di Bursa Efek Indonesia, Rabu (17/5) menjanjikan solusi transaksi digital dengan mudah, tanpa perlu membuka rekening tabungan. Syaratnya mudah, hanya perlu memiliki smartphone.

Penyedia layanan transaksi digital yang masih seumur jagung ini (dibesut pada Maret 2017), bisa menjadi solusi praktis terkait urusan transaksi dan pembayaran.

Menurut Chief Marketing Officer Paypro Heidi Mokau, selain untuk transaksi bulanan, PayPro juga dapat digunakan membayar transaksi sehari-hari, seperti KRL Commuter Line, Grab, dan lainnya dengan penawaran seperti cash back spesial bagi pengguna PayPro.

“Tidak hanya itu, dengan menggunakan fitur pembayaran QR code dapat digunakan di merchant-merchant seperti The Coffee Bean, Gramedia, dan Puyo,” kata Heidi dalam temu media di BEI usai peluncuran Paypro di tempat yang sama.

Heidi menambahkan, Paypro telah menjalin kerja sama dengan merchant agregator, sehingga kafe dan resto bisa terima pembayaran dengan Paypro. “Luas penggunaannya. Mau makan selama ada logo Paypro  di kafe atau restoran, maka beres. Misal makan di McDonald’s sudah bisa pakai Paypro lho,” ujarnya.

Paypro bahkan bisa juga digunakan untuk pembayaran pinjaman serta membayar asuransi di antaranya BPJS. Untuk meluaskan jangkauan ke pelosok, Paypro saat ini sudah berkolaborasi dengan jaringan Indomaret dan Alfamart.

Untuk mendapatkan berbagai kemudahan tersebut, diawali dulu dengan mengunduh aplikasi PayPro baik lewat Google Play atau Apps Store. Selanjutnya pengguna hanya perlu mendaftarkan nomor ponsel apapun operatornya tanpa harus memiliki rekening bank.

Heidi Bokau memastikan segala transaksi aman, mudah, dan cepat dalam era transaksi non tunai ini. “Ibarat kata,  dengan PayPro ketinggalan dompet pun tidak lagi masalah asalkan telepon genggam berikut saldonya tersedia untuk memenuhi kebutuhan,” ujarnya.

Paypro ibarat dompet digital. Meski tak harus memiliki rekening di bank, namun untuk bertransaksi harus ada saldo. Untuk mengisi saldo Paypro, selain lewat ATM juga bisa lewat Alfamart dan Indomaret.

Heidi menambahkan,saat ini ada 2000 merchant, 12.000 Alfamart, 15.000 Indomaret, 70.000 ATM dan 100.000 outlet yang bekerja sama dengan PayPro. “Sampai saat ini layanan PayPro baru tersedia di Jabodetabek,” ujarnya.

Meski baru dirilis, namun Paypro cukup optimistis penyedia layanan transaksi digital ini mampu menggaet banyak pengguna.

Dikatakan Direktur Paypro David Santoso,  saat ini masyarakat Indonesia yang memiliki rekening di bank mencapai 40 juta orang. Jumlah penduduk Indonesia saat ini sekitar 252 juta orang. Bandingkan dengan pemilik ponsel yang mencapai 300 juta unit. “Satu orang bisa punya minimal satu, bahkan sampai tiga ponsel. Ini pasar yang sangat baik untuk Paypro,” kata David.

Tanpa harus memiliki rekening bank, mereka yang terdaftar di Paypro bisa membayar aneka tagihan dengan mudah melalui telepon genggamnya. “Kami optimistis sebanyak 7 juta orang aktif mengunduh aplikasi Paypro di ponselnya hingga akhir tahun ini,” ujar David.

Heidi juga mengatakan bahwa di masa depan PayPro diharapkan tak hanya menjadi alat transaksi saat berbelanja, untuk membayar tiket KRL, atau membayar iuran BPJS Kesehatan, tetapi juga bisa dimanfaatkan sebagai alat dalam investasi.

“Di masa depan, PayPro dapat juga menjadi alat investasi untuk masyarakat, misalnya reksadana,” pungkas Heidi. (HG)

Iklan

From → Money Talk

Tinggalkan sebuah Komentar

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: