Lanjut ke konten

Menikmati Sensasi Hidangan Legendaris di Jun Njan

07/02/2017

Hidupgaya – Nama Jun Njan (dibaca yun nyan) bagi para pencinta seafood barangkali tidaklah asing. Menyajikan hidangan utama makanan laut, restoran ini telah memiliki sejarah panjang.

Restoran ini pertama kali dibuka pada 1956 oleh pasangan suami istri Tjoe Foek Lin dan Wong Njan Tjhoei berupa sebuah kedai di Tanjung Priok, Jakarta Utara. Jun Njan sendiri memiliki makna yang dalam. Jun dalam bahasa China berarti ‘selamanya’ dan Njan memiliki makna ‘sumber’.

Interior restoran Jun Njan

Interior restoran Jun Njan

“Jadi, apabila diartikan secara harfiah makna Jun Njan adalah tidak melupakan dari mana kita berasal,” beber Bobby Chandra, Direktur Jun Njan di Jun Njan yang memiliki cabang di Grand Indonesia, Jakarta Pusat. Bobby merupakan generasi ketiga yang mengurus resto yang dibesarkan kakek neneknya.

Bertahan hingga 1977 di Tanjung Priok,  kedai Jun Njan pindah ke Batu Ceper Gajah Mada yang masih dapat dikunjungi hingga sekarang. Mengalami perubahan interior yang disesuaikan dengan perkembangan zaman namun tidak meninggalkan unsur tradisional, Jun Njan konsisten mempertahankan menu-menu legendaris dari pertama restoran ini dibuka.

Bobby mengisahkan, restoran dengan andalan hidangan laut ini memiliki sejumlah pelanggan loyal. Bobby menyebut sejumlah tokoh nasional dan pejabat kala itu sering menyantap hidangan di restoran ini, seperti Wakil Presiden Adam Malik, dan Ali Sadikin (Gubernur pertama Jakarta). Bahkan tokoh sekaliber Megawati Soekarnoputri sering berkunjung untuk menyantap makanan di Jun Njan.

Menurut Bobby, bumbu dan racikan khas ala Jun Njan yang didapat dari resep keluarga turun menurun menjadi daya tarik mengapa restoran ini menjadi tujuan para pengunjung. “Bumbu khas Jun Njan tidak bisa ditemui di restoran lainnya di luar cabang kami,” tutur Bobby.

Udang Rebus Jun Njan

Udang Rebus Jun Njan (dok. Hidupgaya)

Dinamika yang terus bergerak, pengelola Jun Njan memutuskan mengembangkan usahanya untuk memasuki pusat pembelanjaan. Dan pada 2008, untuk pertama kalinya Jun Njan membuka cabang di Grand Indonesia. Hingga kini Jun Njan telah memiliki 12 cabang yang tersebar di Jakarta, dua di antaranya terdapat di Bandung dan Surabaya.

Bobby menuturkan, ekspansi yang dilakukan pengelola untuk memasuki pusat pembelanjaan dirasa tepat untuk memperkenalkan nama Jun Njan menjadi lebih besar lagi. “Banyak dari para pengunjung mal yang mengingat masa-masa terdahulu ketika mengunjungi Jun Njan. Mereka bernostalgia,” ujar Bobby kepada sejumlah media yang diundang khusus untuk menyicipi hidangan laut khas Jun Njan, termasuk Hidupgaya.

Bobby mengungkapkan, ada sejumlah hidangan legendaris restoran bergaya oriental ini yang masih dipertahankan karena memang paling banyak dicari pelanggan. Salah satunya adalah Udang Rebus Saus Jun Njan.

Sapo Tahu Jun Njan (dok. Hidupgaya)

Sapo Tahu Jun Njan (dok. Hidupgaya)

Menu ini dibuat dari jenis udang api yang khusus didatangkan dari laut. Bobby mengklaim hidangan udang api rebus ini hanya bisa dinikmati di Jun Njan. Udang rebus ini sangat cocok dinikmati dengan saus Jun Njan yang dibuat khusus. Saking khasnya saus Jun Njan ini, ada sejumlah pengunjung yang memesan khusus untuk dibawa pulang.

“Kami pakai udang api karena rasa udangnya manis, dan cocok dimakan dengan saus Jun Njan. Kami juga menjamin udang api yang kami pakai dalam kondisi segar untuk menjamin rasa manisnya,” ujar Bobby.

Cumi saus Jun Njan (dok. Hidupgaya)

Cumi saus Jun Njan (dok. Hidupgaya)

Hidangan selanjutnya yang dicari pengunjung adalah Cumi Jun Njan yang diolah menggunakan bumbu racikan khas. Saat menggigit cumi, kita akan merasakan sensasi manis asin pedas menjadi satu dalam lidah. Untuk menu ini, Jun Njan tidak menggunakan kepala cumi melainkan hanya badannya.

Pilihan lainnya, Ayam Kampung Rebus. Ayam kampung pilihan ini pun akan menggugah selera pengunjung. Rebusan ayam kampung disandingkan dengan saus kecap terdiri dari  racikan bumbu yang gurih. Hidangan ini cocok dimakan bersama nasi.

Ayam Kampung Rebus Jun Njan (dok. HIdupgaya)

Ayam Kampung Rebus Jun Njan (dok. Hidupgaya)

Masih dengan bahan dasar ayam, Ayam Goreng Mentega Jun Njan juga dapat dijadikan pilihan. Dibalut goreng tepung yang renyah yang membungkus daging ayam lembut merupakan perpaduan sempurna yang siap menggoyang lidah. Hidangan ini diklaim Bobby disukai anak-anak muda yang datang ke Jun Njan.

Hidangan andalan berikutnya adalah Kepiting Saus Tiram. Kepiting Jun Njan juga dipilih yang beratnya pas. Ada jenis kepiting bercangkang keras, namun ada juga pilihan kepiting cangkang lunak.

Kepiting Saus Tiram Jun Njan (dok. Hidupgaya)

Kepiting Saus Tiram Jun Njan (dok. Hidupgaya)

Puas menyantap hidangan laut, lengkapilah dengan hidangan sayur. Andalan resto ini adalah Kailan saus Jun Njan dan Sapo Tahu Seafood. Sayur kalian terasa renyah saat masuk mulut dengan tingkat kematangan yang pas. Sedangkan sapo tahu menyajikan cita rasa gurih yang lumer di mulut.

Sebagai penutup, cobalah minuman manis yang segar, misalnya Ice Fruitty Cream. Ini semacam es serut yang di bawahnya terdapat irisan buah dengan rasa manis yang pas. Bersantap di Jun Njan lebih seru jika bersama teman atau keluarga dan bisa berbagi menu Karena hidangan yang disajikan dalam porsi lumayan besar.

Menu yang disajikan dimulai dari harga Rp50.000 hingga Rp150.000. (HG)

Iklan

From → Food Lover

Tinggalkan sebuah Komentar

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: