Lanjut ke konten

Inilah Pemenang Dokter Kecil Mahir Gizi Tingkat Nasional 2016

21/12/2016

Hidupgaya – Setelah melalui persaingan ketat, SDIT Al Bina dari Kota Pangkal Pinang Bangka Belitung berhasil meraih juara I Dokter Kecil Mahir Gizi (DKMG) Tingkat Nasional 2016.

Mereka berhasil juara melalui proyek “Mini Green House” serta berhak mendapatkan tabungan pendidikan senilai Rp10 juta.

dkmg-2016

Juara II di raih SD Sang Timur Pasuruan melalui proyek “Bola Gizi dan Labirin 10 Tanda Umum Anak Bergizi Baik”, dan diganjar tabungan pendidikan senilai Rp7,5 juta. Adapun juara ketiga direbut SDN Tegal Parang 01 Pagi Jakarta Selatan dengan proyek “Aksi Mr. Mazi dari Sudut Terang”, berhak atas tabungan pendidikan senilai Rp5 juta.

Penghargaan Guru Pembimbing Terbaik diberikan kepada Sulik Endah dari SD Gedong 01 Jakarta Timur yang memperoleh hadiah uang tunai Rp2 juta.

Program Dokter Kecil Mahir Gizi bekerja sama dengan Kemendikbud RI dan PDGMI telah dikembangkan sejak 2010 untuk memberikan pendidikan tentang gizi, kesehatan dan kebersihan diri bagi para siswa sekolah dasar, para guru serta orangtua mereka.

Menurut Direktur Pembinaan Sekolah Dasar Kemendikbud RI Wowon Widaryat selama enam tahun penyelenggaraannya, program DKMG telah memberikan dampak positif pada peningkatan kesadaran dan status gizi siswa sekolah dasar.

dkmg-2016-juara-2

Hal ini penting bagi pemerintah karena untuk membangun manusia Indonesia unggul dan berdaya saing, haruslah dimulai dari tubuh yang sehat. “Selamat kepada seluruh peserta, pemenang, beserta guru karena sudah menjadi agen perubahan di sekolah masing-masing,” kata Wowon.

Selain itu, tahun ini DKMG juga hadir di ranah digital melalui situs http://www.fortigro.dancow.co.id agar dapat menjangkau lebih banyak lagi siswa, guru dan orang tua di Indonesia. Terhitung 150 sekolah dasar telah mengikuti program DKMG Online.

Pada kesempatan yang sama, tiga sekolah dasar mendapatkan penghargaan sebagai Sekolah Dasar Terbaik dalam program DKMG Online, yaitu Sekolah Alam Insan Mulia Surabaya dengan proyek “Ayo Makan Ikan Implementasi Makanan Sehat Seimbang Sebagai Pemenuhan Sumber Protein Bagi Tumbuh Kembang Optimal Siswa”.

Juga SD Muhammadiyah 18 Medan dengan proyek “Belajar Menu Makanan Bergizi Seimbang dengan Berkompetisi Menggunakan Bola Kemudi Makanan Bergizi” serta SDS Astra Agro Lestari Palangkaraya dengan proyek “Langkah Jitu Dokter Kecil Guna Meningkatkan Mutu Gizi Seimbang Siswa-Siswi”.

dkmg-juara3

Di dalam program DKMG versi on ground maupun online, sebanyak empat siswa dan satu guru kelas 4 atau 5 sekolah dasar mendapatkan pemahaman mengenai gizi melalui modul pelatihan yang berisi pengetahuan 10 Tanda Umum Anak Bergizi Baik, pengetahuan mengenai gizi, sumber energi, zat pengatur dan zat pembangun, penyusunan menu bergizi, pengukuran status gizi serta praktik penyuluhan gizi hingga kiat-kiat bagaimana memilih jajanan yang sehat dan aman.

Menurut Ketua Umum PP PDGMI Endang L. Achadi, dalam modul Dokter Kecil Mahir Gizi, PDGMI melakukan pendampingan peserta sekolah dari awal hingga akhir proses seleksi.

Pada tahun keenam ini, para finalis program DKMG mengusung tema tentang edukasi nutrisi serta kampanye bekal dan kantin sehat. Proyek yang diimplementasikan semakin variatif dan menunjukkan bahwa para Dokter Kecil hingga guru pendamping sangat ingin membuat perubahan agar sekolahnya menjadi lebih sehat. “Kami berharap dengan adanya program nasional ini, status gizi anak Indonesia akan semakin baik dan meningkat,” ujar Endang.

Sejak pertama kali diperkenalkan hingga tahun ini, program DKMG telah menjangkau lebih dari 1 juta siswa termasuk 5.760 DKMG dari sekitar 2.255 Sekolah Dasar di 52 kota yang tersebar dari Sumatera hingga Papua.

“Yang berbeda pada tahun adalah proyek kreatif para siswa tidak saja berasal dari kegiatan on ground namun juga melalui kategori online,” kata Business Executive Manager Dairy PT Nestl Indonesia Windy Cahyaning Wulan.

Soal kategori online ini, Windy memiliki alasan tersendiri. “Kategori online mampu menjangkau lebih banyak sekolah juga menjangkau kota terpencil sehingga semakin banyak bermunculan DKMG dari berbagai daerah,” bebernya.

“Kami berharap program DKMG ini dapat terus melahirkan agen-agen perubahan yang dapat memberikan pengaruh positif terkait gizi, kesehatan dan kebersihan diri kepada teman-temannya di sekolah,” pungkasnya. (HG)

Iklan

From → What's Happening

Tinggalkan sebuah Komentar

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: