Lanjut ke konten

Dukung Program Bio-Bridge, The Body Shop Siap Gelontorkan Rp2,8 Miliar

30/11/2016

Hidupgaya – Perusahaan kosmetik asal Inggris, The Body Shop selama ini memegang komitmen dalam menjaga lingkungan, termasuk menyelamatkan keanekaragaman hayati. Hal terakhir yang dilakukan The Body Shop adalah mengusung konsep bio-bridge di Hutan Batang Toru, Sumatera Utara.

the-body-shop-bio-bridge

Baru-baru ini The Body Shop mengumumkan komitmennya untuk menyalurkan bantuan dengan target Rp2,8 miliar selama dua tahun ke depan dalam program bio-bridge. Program ini akan dilakukan melalui donasi kasir di toko The Body Shop, dan juga dana korporasi.

Menurut Suzy Hutomo, Executive Chairwoman The Body Shop Indonesia,  program bio-bridge di Indonesia ini sejalan dengan komitmen baru The Body Shop global, yakni Enrich Not Exploit, It’s  In Our Hands.

“The Body Shop selalu bersemangat dalam menghadapi isu-isu lingkungan dan kemanusiaan yang terjadi di dunia serta mengajak para pelanggannya untuk memahami bahwa mereka juga memiliki kekuatan untuk menciptakan perbedaan yang positif,” kata Suzy dalam temu media di Jakarta, baru-baru ini.

Suzy menambahkan, dukungan The Body Shop terhadap program bio-bridge di Indonesia disampaikan melalui penyisihan donasi dari setiap Christmas Gift yang terjual selama periode 10 November 2016 – 4 Januari 2017.

“Program bio-bridge merupakan program konservasi hutan dengan cara membangun koridor antara bagian (area) hutan yang terpecah akibat eksploitasi seperti perburuan ilegal dan penebangan kayu yang tidak berlandaskan asas berkelanjutan. Program ini bertujuan untuk melindungi, memperbaiki, dan memulihkan habitat-habitat spesies hewan yang terancam punah serta membantu masyarakat setempat untuk hidup dengan baik,” ujar Suzy yang kini bermukim di Bali.

the-body-shop-bio-bridge2

Suzy menambahkan sudah lebih dari 20 tahun berada di Indonesia dan telah melakukan banyak upaya dalam penyelamatan hutan, mulai dari penanaman kembali, penyelamatan Orangutan, mendukung film Sokola Rimba yang juga menyuarakan tentang kondisi nyata hutan di Indonesia dan masyarakat adat yang hidup di dalamnya.

Dia menjelaskan, program ini merupakan komitmen kami, sebagai korporasi dan bersama pelanggan The Body Shop terhadap  upaya melestarikan keanekaragaman Hayati di Indonesia.

Untuk menunjang program bio-bridge ini, The Body Shop bekerja sama dengan Yayasan Ekosistem Lestari dan Orangutan Land Trust (OLT) yang fokus dalam mendukung pelestarian, restorasi, dan perlindungan hutan-hutan yang menjadi rumah bagi orangutan dan berbagai spesies lainnya yang terancam punah.

Diana Kosmanto, Foundation Secretary Yayasan Ekosistem Lestari mengatakan hutan Batang Toru memiliki tingkat keberagaman hayati yang tinggi, sayangnya, banyak dari area dataran rendah dari hutan ini telah menjadi dataran terbuka untuk pertanian dan perkebunan.

“Hutan Batang Toru menjadi habitat terakhir dari populasi unik paling selatan Orangutan Sumatra dengan jumlah populasi diperkirakan sebanyak 600-800 ekor dan juga merupakan rumah bagi fauna lain yang terancam punah, seperti Harimau Sumatera, Siamang, Tapir dan Pangolin,” jelas Diana.

Sebanyak 60 spesies mamalia besar tercatat hidup di Hutan Batang Toru, dengan 16 spesies diklasifikasikan sebagai terancam punah.

Hutan Batang Toru juga merupakan satu-satunya tempat di dunia yang memungkinkan harimau, orangutan, dan tapir hidup di hutan yang sama.

Dana yang terkumpul dari donasi para customer The Body Shop akan digunakan untuk mendukung pembentukan Unit Manajemen Hutan (Forest Management Unit) di Sumatera. “Untuk membantu melindungi populasi paling selatan dari spesies orangutan yang langka dan terancam punah serta spesies hewan lainnya yang juga terancam punah di Hutan Batang Toru,” ujar Diana.

Orangutan di Hutan Batang Toru saat ini diprediksi hanya berjumlah 800 ekor. Binatang ini memiliki kesulitan dalam menaikkan populasi karena sejumlah alasan, antara lain mereka lambat dalam bereproduksi. Hilang satu berarti bisa menjadi ancaman bahaya bagi populasi, sehingga penting menciptakan hutan yang sehat bagi orangutan agar terjaga.

Orangutan termasuk mamalia yang lambat berkembang biak. Hal ini ditambah dengan akses bertemu jantan dan betina yang sulit sehingga mengancam populasi hewan ini. Untuk inilah pentingnya program bio-bridge dijalankan di Hutan Batang Toru.

Sebagai informasi, orangutan merupakan tipe mamalia soliter. Sekali beranak cuma satu dan hanya bisa terjadi dalam delapan hingga 10 tahun.

Nadine Chandrawinata (dok. Hidupgaya)

Nadine Chandrawinata (dok. Hidupgaya)

Artis dan aktivis lingkungan, Nadine Chandrawinata menambahkan hutan merupakan rumah orangutan. “Kepribadian orangutan itu unik, mereka suka tidur-tiduran dan leyeh-leyeh. Mereka binatang pintar dan tahu cara bertahan hidup. Makanan utama mereka buah-buahan, kalaua hutan tak dilestarikan, mereka akan makan apa?” kata Nadine.

“Harus ada pohon di hutan. Butuh kerja sama yang baik dengan pemerintah daerah agar hutan terjaga. Tidak dapat dimungkiri, keadaan hutan yang ada di Indonesia semakin hari kian menurun dan penyebab terbesarnya adalag orang-orang yang tidak bertanggung jawab. Padahal hutan ini tidak hanya penting untuk kehidupan spesies yang ada di hutan, tetapi juga bagi masyarakat sekitarnya,” urai Nadine

“Kita semua bisa memperjuangkan apa yang masih bisa diperjuangkan. Karena Indonesia ini kaya akan keanekaragaman hayati,” ujarnya.

Menurut dia, menjaga kelestarian hutan bisa dilakukan mulai dari kehidupan sehari-hari atau gaya hidup masing-masing.

Nadine memberi contoh mudahnya, yaitu mengurangi tisu. Sebab, penggunaan tisu yang berlebihan berdampak buruk pada pohon yang ada di hutan. Lalu, penggunaan plastik. Saat belanja, Nadine menyarankan untuk membawa tas sendiri, sehingga tidak terlalu banyak penggunaan plastik.

“Tampil cantik perlu, tapi jangan lupa juga untuk memilih kosmetik yang ramah lingkungan,” pungkasnya. (HG)

Iklan

From → What's Happening

Tinggalkan sebuah Komentar

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: