Lanjut ke konten

Strategi Merawat Serat Kain Agar Tidak Mudah Rusak

26/10/2016

Hidupgaya – Bagaimana cara Anda merawat pakaian sejauh ini, apakah disamaratakan tak peduli apapun bahannya? Tindakan ini ternyata kurang tepat. Karena, diperlukan perlakuan khusus untuk setiap jenis kain yang berbeda.

Perlakuan ini dimulai dari proses pencucian agar kain tidak mudah rusak, tetap lembut, dan nyaman dipakai.

Menurut Nurul Akriliyati, Dosen Bidang Fashion Fabric di Binus Northumbria School of Design (BNSD) dan ESMOD Jakarta, perawatan busana tergantung pada jenis serat kain yang digunakan.

softener-soklin-jfw2017

Jenis serat sendiri terbagi dua yaitu natural dan serat buatan manusia. Serat natural atau yang berasal dari alam adalah serat nabati yang berasal dari tanaman (seperti kapas, linen, ramie, kapok, rosela, jute, sisal, manila, coconut, daun atau sisal, sabut) dan serat hewani (seperti wool, silk atau sutera, cashmere, llama, unta, alpaca, vicuna).

Sedangkan serat buatan manusia contohnya viscoce atau rayon, tencel, acetate dan synthetics fibre seperti polyester atau tetoron, acrylic, nylon atau poliamida. Semua serat kain ini umum digunakan pada pakaian dan rancangan desainer busana di tanah air.

“Jenis fiber yang artifisial juga umumnya terbuat dari tanaman namun diproses menjadi pulp atau bubur kain di pabrik terlebih dahulu sebelum dibentuk,” ujar Nurul dalam talkshow “Bersama Softener SoKlin,  Merawat Pakaian Sesuai Jenis Kain” di ajang Jakarta Fashion Week (JFW) 2017, Main Atrium Senayan City Jakarta, baru-baru ini.

Yang penting diperhatikan, kata Nurul, adalah pencucian busana berwarna putih harus dipisahkan dengan yang berwarna. Terkait jenis kain sutera yang banyak digunakan pada model busana gaun malam yang bergaya glamor misalnya, perawatannya musti berhati-hati dan telaten agar tidak merusak dan membuat kusut busana.

Lebih lanjut Nurul menjelaskan, perlu pengetahuan lebih bagaimana mencuci yang benar dan sesuai dengan pemakaian bahan kain pada busana. Busana tidak boleh dicuci menggunakan mesin cuci, namun manual dengan tangan. Penggunaan deterjen tidak dianjurkan karena mengandung zat senyawa alkali yang dapat merusak serat dan warna sutra akan cepat pudar.

Selain memperhatikan pemilihan deterjen, ada beberapa produk yang sebaiknya tidak digunakan selama proses pencucian bahan sutera. Salah satunya adalah bahan pemutih, karena dapat mengubah warna pakaian atau bahan. “Untuk kebaya atau gaun penuh payet juga tidak boleh digantung, diletakkan begitu saja. Busananya nanti bisa melar,” beber Nurul.

Memenuhi kebutuhan tersebut, Softener So Klin hadir sebagai salah satu produk perawatan pakaian yang memenuhi kriteria sebagai pelembut dan pewangi sekaligus. Marketing Manager Softener So Klin Julie Widyawati menuturkan, dengan pakaian yang wangi dan lembut dapat meningkatkan suasana hati dan kepercayaan seorang perempuan menjadi lebih baik.

Julie mengklaim, Softener So Klin tahu apa yang diinginkan wanita. “This is what women want,” ujarnya.

Softener So Klin Twilight Sensation, kata Julie, menawarkan wangi kelas dunia dan ekstra kelembutan untuk kain. Dengan kepribadian yang glamor, lembut, dan harum, Softener So Klin menjadi inspirasi bagi desainer busana Billy Tjong untuk mendesain koleksi a mysterious fragrance.

A Mysterious Fragrance by Billy Tjong

Koleksi Billy Tjong 'A Mysterious Fragrance' di Jakarta Fashion Week 2017 kolaborasi dengan Softener Soklin.

Koleksi Billy Tjong ‘A Mysterious Fragrance’ di Jakarta Fashion Week 2017 kolaborasi dengan Softener So Klin.

Billy Tjong menjadi desainer terpilih karena Softener So Klin Twilight Sensation memiliki kesamaan kepribadian dengan Billy yaitu glamor dan paling mengerti kain.

Terkait hal ini, Billy Tjong mengemukakan, koleksi ‘a mysterious fragrance’ memang terinspirasi dari Softener So Klin Twilight Sensation.

Kemewahan berlian dan wangi bungalah yang dia ambil ke dalam rancangannya untuk memberikan kesan glamor. Wangi dan kelembutan bunga diperlihatkan pada siluet gaun yang feminin. Lekuk bunga yang indah memberikan kesan seksi, lembut, dan wangi.

“Warna ungu, hitam, dan biru saya pilih untuk mempertegas unsur misterius pada rancangan saya. Rancangan dengan keharuman dan kemewahan yang menggoda,” tutur Billy.

Koleksi Billy Tjong 'A Mysterious Fragrance' di Jakarta Fashion Week 2017 kolaborasi dengan Softener So Klin.

Koleksi Billy Tjong ‘A Mysterious Fragrance’ di Jakarta Fashion Week 2017 kolaborasi dengan Softener So Klin.

Untuk rancangan busananya, Billy membutuhkan pelembut yang dapat membuat koleksinya menjadi harum, lembut dan lebih enak dipandang. “Terima kasih kepada Softener So Klin untuk inspirasinya. Saya juga mempersiapkan sebuah masterpiece khusus untuk Softener So Klin Twilight Sensation,” jelasnya.

Di booth Softener So Klin, Billy juga memberikan coaching fabric clinic, misalnya bagaimana memilih baju dengan kain yang jatuh dengan baik di badan kita sesuai dengan bentuk tubuh setiap orang.

Pada acara fashion show, Softener So Klin mengajak Ketrin Agustine, Fitria Yusuf dan Alika Islamadina untuk membagikan secara langsung pengalamannya bersama softener So Klin di JFW 2017 kepada netizen.

Softener So Klin Twilight Sensation dari Wings Care menjadi pelembut pakaian resmi di ajang Jakarta Fashion Week (JFW) 2017. (HG)

 

Iklan

From → Fashion Spread

Tinggalkan sebuah Komentar

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: