Lanjut ke konten

Yuk, Bijak Pilih Produk Perawatan Tepat untuk Jaga Kesehatan Gigi dan Mulut yang Optimal

09/10/2016

Hidupgaya – Gigi yang kuat dan bersih, napas segar, gusi berwarna merah jambu dan tidak mudah berdarah, merupakan idaman setiap orang.

Tapi hampir semua orang pernah bermasalah dengan kesehatan gigi dan mulutnya. Masalah gigi dan mulut beragam, mulai dari gigi berlubang (karies), radang gusi (gingivitis), pembengkakan gusi, radang jaringan penyangga gigi (periodontitis), sariawan (stomatitis aphtosa), napas tidak segar maupun bau mulut (halitosis), noda pada gigi, email gigi lemah, penumpukan plak dan penumpukan tartar.

Winz Oral Care dari CNI.

Winz Oral Care dari CNI.

Mulut tak hanya bagian permulaan dari sistem pencernaan, namun juga cerminan penampilan diri seseorang. Jika bagian mulut dan gigi tidak diberi perhatian, kesannya dapat dilihat pada gigi yang tidak bersih dan rusak, selain bau mulut tak sedap.

Sakit gigi juga bisa menghambat aktivitas sehari-hari. Bahkan seseorang menjadi lebih cepat emosi saat sakit gigi.

Sayangnya, kebanyakan orang tidak sadar bahwa masalah kesehatan gigi dan mulut sangat berkaitan erat dengan masalah organ tubuh lainnya.

Gigi berlubang misalnya, jika dibiarkan dalam jangka panjang hal ini bisa memicu munculnya penyakit sistemik. Pasalnya gigi berlubang besar yang tidak dibenahi tak ubahnya menahan borok menahun yang tidak sembuh. Kelak, bukan cuma abses atau nanah gigi saja yang akan menjadi masalah.

Yang harus diwaspadai dari gigi berlubang yang tak ditangani dengan baik adalah munculnya ancaman fokal infeksi, yaitu infeksi kronis di suatu tempat yang memicu penyakit lain.

Racun dan sisa kotoran maupun mikroba yang memicu infeksi pada gigi dan mulut dapat menyebar ke anggota tubuh lain. Penjalaran infeksi gigi bisa terjadi melalui beberapa cara, salah satunya melalui sirkulasi darah (hematogen), yaitu material infektif menyebar melalui sirkulasi darah dan menginfeksi organ lain.

Selain itu, transmisi dapat pula terjadi melalui aliran limfatik atau limfogen. Material infektif menjalar ke kelenjar limfa regional menuju organ tubuh lainnya. Lantas, bisa juga melalui perluasan langsung infeksi dalam jaringan.

Material infektif menjalar ke dalam tulang rahang dan jaringan penyambung, kemudian terakumulasi di jaringan dan meluas terus hingga terhenti oleh barrieranatomik.

Penjalaran infeksi gigi penyebarannya juga bisa ke saluran cerna dan pernapasan. Material infektif tertelan dapat menimbulkan tonsilitis, faringitis, dan berbagai kelainan pada lambung.

Winz Oral Care dari CNI.

Winz Oral Care dari CNI.

Selain itu, aspirasi material infektif dapat menimbulkan laringitis, trakeitis, bronkitis atau pneumonia. Setidaknya, ada 41 penyakit yang bisa timbul akibat infeksi gigi. Penyakit yang dimaksud, antara lain, sinusitis maksilaris, meningitis, kerusakan ginjal, dan rhematoid athritis.

Ada banyak penyebab utama yang menjadi masalah pada kesehatan gigi dan mulut. Di Indonesia, permasalahan gigi dan mulut merupakan salah satu permasalahan kesehatan yang mengkhawatirkan.

Permasalahan ini menduduki urutan pertama dari daftar 10 besar penyakit yang paling dikeluhkan oleh masyarakat Indonesia.

Faktanya, penyakit gigi dan mulut menjadi penyakit tertinggi keenam yang dikeluhkan masyarakat Indonesia dan penyakit dengan peringkat keempat penyakit termahal dalam perawatannya.

Penyakit gigi dan mulut yang banyak diderita adalah penyakit jaringan penyangga gigi (radang gusi) dan karies (gigi berlubang) serta halitosis (bau mulut) yang semuanya berkaitan erat dengan perilaku membersihkan gigi dan mulut keseharian.

Menurut data dari Direktorat Bina Upaya Kesehatan Dasar, Direktorat Jenderal Bina Upaya Kesehatan Kementerian Kesehatan RI 2013 prevalensi nasional masalah gigi – mulut adalah 25,9 persen, prevalensi pengalaman karies adalah 72,3 persen, prevalensi nasional karies aktif adalah 53,2 persen.

Dengan demikian masih diperlukan berbagai upaya untuk memperbaiki tingkat kesehatan gigi dan mulut masyarakat Indonesia.

Untuk dapat mencegah beberapa penyakit yang ada di mulut, tidak cukup dengan hanya bersikat gigi dengan benar tetapi juga perlu memilih pasta gigi dan sikat gigi yang tepat, sehingga lebih efektif melindungi dan merawat gigi secara maksimal.

WINZ Oral Care, produk yang dikeluarkan oleh PT Citra Nusa Insan Cemerlang (CNI), diklaim mampu menjaga kesehatan gigi dengan optimal.

Head of Product Marketing Department Lingke Tirtakencana mengatakan, WINZ Toothpaste alias pasta gigi WINZ merupakan pasta gigi dengan kombinasi dari flouride, xylitol, serta kalsium yang terbukti melindungi email gigi dan efektif untuk melawan pembentukan plak dan karang gigi serta membantu proses pembentukan kembali mineral gigi yang hilang.

“Ketetapan formulasi ini dapat mencegah pembentukan plak dan karang gigi, dengan cara menurunkan kandungan bakteri terutama Streptococcus mutans yang dapat merusak gigi dan juga mendorong proses pembentukan gigi yang hilang (remineralisasi),” papar Lingke.

Lingke menambahkan, kombinasi xylitol yang dapat menurunkan bakteri penyebab bau mulut dan flavor yang segar, mampu memberi kesegaran lebih lama pada mulut.

Kandungan fluoride di dalamnya juga pas melindungi email gigi serta membantu mengurangi rasa ngilu pada gigi sensitif.

Sebagai informasi, xylitol adalah pemanis alami dari serat pohon white birch di Finlandia. Bahan ini juga terkandung dalam buah serta sayuran seperti strawberry, plum, kembang kol, dan bayam.

Bersama-sama dengan fluoride, xylitol berefek baik untuk kesehatan gigi, demikian menurut Elza Ibrahim Am Biomed, peneliti xylitol. Dari beragam penelitian, imbuh Elza, xylitol ternyata bisa mereduksi karies.

Selain berguna meningkatkan kepadatan tulang, xylitol terbukti mampu mengekang pertumbuhan beberapa bakteri, sehingga banyak dokter gigi merekomendasikan mengunyah permen karet dengan pemanis xylitol sebagai salah satu upaya mencegah gigi berlubang.

Bahkan karena pemanis ini terbuat dari ekstraksi berbagai macam buah dan sayuran seperti dari pohon birch, jagung, buah plum dan buah beri, menjadikan xylitol aman bagi penderita diabetes dan hiperglikemia.

Begitu pula pada ibu hamil dan berguna dalam menurunkan risiko penularan bakteri Streptococcus mutans yang merusak gigi ibu ke bayi sebanyak 80 persen.

Perlu diketahui, perawatan gigi yang lebih optimal bukan bergantung pada banyak dan seringnya, namun lebih kepada kualitas dan formulasi yang tepat dari sebuah pasta gigi.

Lingke menyarankan, agar WINZ Toothpaste dapat berfungsi lebih maksimal, gunakan WINZ Manual Toothbrush yaitu sikat gigi chlorella antibakteri pertama di Indonesia yang mampu menangkal bakteri walau tanpa tutup kepala sikat. “Kandungan chlorella dan nano silver pada bulu sikat telah teruji klinis 99,9 persen antibakteri,” klaim Lingke.

WINZ Manual Toothbrush memiliki ukuran kepala sikat yang ringkas, ideal untuk orang dengan mulut kecil ataupun besar. Lentur, sehingga dapat mencapai bagian terdalam rongga mulut. Ujung sikat giginya perpaduan antara berbentuk bulat, lancip, bulu sikatnya dari ujung hingga pangkal sikat dilengkapi dengan antibakteri.

Teknologi Micro Clean Bristles dengan ujung berdimensi 0,02 mm mampu membersihkan hingga celah periodental yang tidak dapat diraih sikat gigi biasa. “Bulu sikat halus dan lembut dengan system double layer sehingga dapat menjangkau hingga gigi paling belakang, yaitu bulu sikat panjang yang efektif membersihkan makanan pada sela-sela gigi sekaligus garis gusi, dan bulu sikat pendek yang efektif membersihkan permukaan gigi dari kotoran,” kata Lingke.

Tuntaskan dengan Mouthwash

Menjaga kebersihat gigi dan mulut tidak cukup hanya menyikat gigi saja, karena gigi merupakan 25 persen dari rongga mulut. Untuk itu, perlu ada tambahan berkumur dengan mouthwash (obat kumur) untuk membersihkan rongga mulut secara keseluruhan.

Mouthwash bisa membersihkan rongga mulut secara keseluruhan ketimbang hanya menyikat gigi.

Mouthwash bisa membersihkan rongga mulut secara keseluruhan ketimbang hanya menyikat gigi.

Sampai saat ini masyarakat Indonesia masih terhenti sampai tahapan menyikat gigi. Padahal berkumur dengan mouthwash dinilai penting.

Sikat gigi tidak dapat menjangkau seluruh area rongga mulut, terutama area rentan pembentukan plak seperti sela gigi dan gusi. Untuk itulah diperlukan mouthwash untuk menjangkau sela-sela gigi yang luput dari penyikatan. Penggunaan mouthwash sangat efektif untuk membersihkan sisa makanan yang menempel di sela-sela gigi.

“Sebab, menyikat gigi saja dapat melewatkan banyak permukaan gigi dan bagian mulut lainnya, sedangkan berkumur dengan mouthwash dapat menjangkau seluruh rongga mulut,” ujar Lingke.

Mouthwash berbentuk cairan sehingga mampu membersihkan sampai garis gusi, sela-sela gigi dan lidah, dan mampu membunuh bakteri penyebab plak yang menempel di gigi serta menetralkan senyawa sulfur penyebab bau mulut.

“Berkumur dengan WINZ Mouthwash sehabis menyikat gigi akan mengoptimalkan kerja WINZ Toothpaste dan Winz Manual Toothbrush,” klaim Lingke.

Kombinasi ekstrak natural Neem dan bahan aktif cetylpyridinium chloride (CPC) pada WINZ Mouthwash efektif melawan bakteri penyebab plak dan bau mulut hingga 99 persen. Selain itu, ekstrak Neem juga baik untuk gusi sensitif.

Kelebihan lainnya adalah, WINZ Mouthwash tidak mengandung alkohol sehingga menyebabkan terbebas dari rasa terbakar saat berkumur. Rasa mintnya membuat napas segar lebih lama. “Ini cocok bagi perokok atau pencandu kopi,” ujar Lingke.

Berkumur akan menjaga rongga mulut secara keseluruhan sehingga terhindar dari gigi berlubang. “Cegah masalah pada gigi dengan WINZ Oral Care, paket kesehatan gigi tepercaya untuk kesehatan gigi dan mulut kita,” pungkas Lingke. (HG)

 

 

 

Iklan

From → Beauty & Health

Tinggalkan sebuah Komentar

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: