Lanjut ke konten

Duh, Minum Teh Hijau Bisa Ganggu Kesuburan?

04/01/2016

Selama berabad-abad, teh hijau telah dipuji terkait berbagai manfaatnya bagi kesehatan. Namun menurut sebuah studi baru, minuman teh hijau ini bisa membahayakan apabila dikonsumsi dalam jumlah besar.

teh hijau2

Para peneliti menegaskan, minum terlalu banyak teh hijau dapat membahayakan fungsi dan perkembangan reproduksi.

Dalam sebuah studi baru yang diterbitkan dalam Journal of Functional Foods, peneliti mengungkapkan bagaimana paparan berlebihan teh hijau bisa memunculkan gangguan fungsi reproduksi pada lalat buah, serta pengembangan keturunan mereka.

Meskipun tidak jelas apakah minuman tersebut memiliki dampak yang sama pada manusia, tim peneliti mengatakan temuan itu mengisyaratkan perlunya bersikap hati-hatiterhadap konsumsi sejumlah besar teh hijau dan nutraceuticals lainnya.

Teh hijau dibuat dari daun segar tanaman teh, Camellia sinensis. Karena teh hijau adalah salah satu bentuk teh yang paling sedikit mengalami pemrosesan, teh hijau berhasil mempertahankan mayoritas antioksidan dan polifenol, yang dikenal sebagian besar bermanfaat bagi kesehatan.

Penelitian sebelumnya telah membuktikan manfaat teh hijau dalam membantu menurunkan berat badan, mengurangi kolesterol dan melindungi terhadap berbagai penyakit, termasuk kanker, penyakit jantung dan penyakit Alzheimer.

Namun demikian, sejumlah studi telah melaporkan efek kesehatan negatif jika minuman ‘sehat’ ini dikonsumsi dalam dosis besar. Riset pada hewan telah mengaitkan konsumsi teh hijau yang berlebihan dengan penurunan berat badan yang dramatis dan gangguan perkembangan embrio.

Harus dikonsumsi dalam jumlah sedang

Untuk mencapai temuan mereka, pemimpin penelitian Mahtab Jafari, profesor ilmu farmasi di Universitas California-Irvine, dan rekannya memaparkan (memajankan)  embrio dan larva lalat buah, atau Drosophila melanogaster, dengan berbagai dosis teh hijau.

Lalat buah sering digunakan untuk mempelajari penyakit manusia karena mereka berbagi 75 persen dari gen yang sama yang menyebabkan penyakit pada manusia.

Tim menemukan bahwa 10 miligram (mg) teh hijau menyebabkan perkembangan larva menjadi lebih lambat. Juga terjadi penurunan yang signifikan dalam jumlah dan ukuran anak yang dihasilkan.

Lalat betina yang terpajan 10 mg minuman menunjukkan penurunan dalam output reproduksi, serta berkurangnya umur hingga 17 persen.

Selain itu, para peneliti menemukan 10 mg teh hijau bisa menyebabkan kelainan morfologi di organ reproduksi lalat buah, termasuk atrofi di testis dan ovarium.

Teh hijau ditemukan  mampu melindungi lalat terhadap dehidrasi, tetapi juga meningkatkan kerentanan terhadap tekanan panas dan kelaparan.

Sementara studi ini tidak menilai mekanisme bagaimana teh hijau mempengaruhi perkembangan dan reproduksi lalat buah, peneliti memiliki hipotesis bahwa dosis tinggi dari minuman ini dapat memicu apoptosis berlebihan, atau kematian sel terprogram, untuk menghasilkan efek seperti itu.

Mengomentari temuan ini, Jafari mengatakan, “Sementara teh hijau bisa memiliki manfaat kesehatan pada dosis rendah, studi kami dan  (studi) lainnya telah menunjukkan bahwa pada dosis tinggi, (teh hijau) mungkin memiliki efek samping. Pekerjaan lebih lanjut diperlukan untuk membuat rekomendasi yang pasti, tetapi kita dapat menunjukkan bahwa teh hijau sebaiknya dikonsumsi dalam jumlah secukupnya.”

Tim sekarang berencana untuk menguji efek dari nutraceuticals lain pada lalat buah, serta menentukan dan mengukur metabolit dari produk alami dalam lalat. “Percobaan ini akan memungkinkan kita untuk memiliki pemahaman yang lebih baik dari dosis toksik (beracun) pada manusia,” tandas Jafari seperti dilansir Medical News Today. (www.dokterdigital.com)

Iklan

From → Diet & Nutrition

Tinggalkan sebuah Komentar

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: