Lanjut ke konten

Meski Ekonomi Sulit, Konsumen Tetap Belanja

25/05/2015

Di tengah iklim ekonomi yang kurang kondusif, perekonomian melambat dan daya beli masyarakat menurun, pelaku industri eCommerce optimistis tetap terjadi geliat pertumbuhan.

shopaholic

Menyikapi perilaku konsumen yang kemungkinan menahan diri dalam berbelanja barang-barang yang kurang dianggap penting, Agus Tjandra, CEO dan Founder Lojai.com, mengatakan, “Di dunia bisnis, ada yang menahan diri untuk membeli. Namun ada sebagian yang tetap harus berbelanja karena setiap lini bisnis, atau konsumen itu unik.”

Dia mencontohkan, meski ekonomi sulit, orang mungkin tetap akan berbelanja, misalnya membeli gadget, khususnya bagi mereka yang belum memiliki perangkat tersebut. “Orang akan tetap membeli gadget impian. Mereka hanya menunggu waktu. Atau di bisnis ticketing online, bisnis harus tetap jalan. Orang tetap akan membeli tiket pesawat terbang untuk perjalanan bisnis. Kita lihat, belakangan banyak promo menarik pembelian tiket secara online, baik untuk perjalanan bisnis atau liburan. Dengan kata lain, konsumen tetap membelanjakan uangnya,” ujar pendiri toko online Lojai.com.

Menyoroti bisnis eCommerce di Tanah Air, Agus melihat industri ini masih menghadapi tantangan yang harus dipecahkan bersama. “Kami di industri eCommerce berharap pemerintah harus lebih peduli untuk membenahi unsur infrastruktur, baik logistik di lapangan maupun jaringan internet,” ujarnya.

Agus menambahkan, saat ini masyarakat di Indonesia lebih banyak menggunakan jaringan internet mobile sehingga biayanya jauh lebih mahal. “Oleh sebab itu jaringan internet fixed line harus segera dibuat sehingga ke depannya biaya jaringan internet akan jauh lebih murah dan jauh lebih stabil,” imbuhnya.

Agus yang juga wakil ketua idEA (Indonesia eCommerce Association/Asosiasi eCommerce Indonesia) optimistis, Industri eCommerce Indonesia di masa depan akan lebih bergairah dan menarik. Banyaknya pelaku di industri ini akan menimbulkan persaingan, yang justru berdampak positif karena secara otomatis membentuk eCommerce yang dinamis dan kompetitif.

“Kuncinya, setiap startup (pemain baru) yang terjun di eCommerce harus lebih kreatif dan senantiasa mengembangkan suatu hal yang unik dan menarik agar selalu diminati konsumen,” tandas Agus.

Mengantisipasi dinamisme pasar eCommerce, Lojai.com saat melakukan perubahan tampilan hingga 80 persen. Langkah ini dilakukan agar toko online yang mengusung “Retail Deals + Cicilan Pertama di Indonesia” ini memiliki nilai pembeda dengan eCommerce lainnya, dengan berfokus pada Panca Kategori Produk, seperti Gadget, Suplemen, Home Appliance, Aksesoris dan Produk Unik/Inovatf.

Ke depannya, Lojai.com juga akan menghadirkan Deals di Panca Kategori Produk tersebut dengan harga fantastis dalam jangka waktu tertentu. “Selain Deals, nanti juga akan dibantu dengan cara pembayaran yang beragam. Tak ketinggalan dapat dicicil maksimal 18 bulan yang bertujuan meringankan beban konsumen. Kami akan melakukannya bertahap dan diharapkan rampung dalam tahun ini,” ujar Agus.

Agus memiliki quote menarik dalam bisnis eCommerce yang telah digelutinya selama ini. “eCommerce is not just online activity, but transforming business in every aspect. Step by step Indonesia will be revolutionary” atau terjemahan bebasnya kurang lebih “eCommerce bukan hanya sekadar aktivitas online (daring), namun akan  mengubah kehidupan bisnis dalam setiap aspek kehidupan. Secara bertahap  dan pasti Indonesia akan terjadi revolusi (perubahan yang dahsyat”.

 

Iklan

From → Money Talk

Tinggalkan sebuah Komentar

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: