Lanjut ke konten

Senayan City Gaet Predikat Mal Bersih 2015

07/05/2015

Senayan City terpilih menjadi Mal Bersih 2015. Ini merupakan bentuk penghargaan yang diberikan dalam rangka Peringatan Hari Hak Kekayaan Intelektual Dunia ke-15.

senayan city

Bersama beberapa mal atau pusat belanja di wilayah DKI Jakarta dan Kota Bandung, selama 15 – 29 April 2015, dilakukan penilaian dan monitoring terhadap komitmen dan partisipasi mal terhadap upaya perlindungan dan penghargaan terhadap Hak Kekayaan Intelektual.

Hal tersebut mencakup komitmen dan upaya mereka dalam mengajak tenant dan konsumen untuk Peduli Asli dan memilih produk yang tidak melanggar Hak Cipta dan Hak Merek demi kepentingan dan keamanan diri pribadi sebagai konsumen.

“Partisipasi aktif mal, dan factory outlet khusus untuk Kota Bandung, tentunya dalam mendukung program ini, sangat memudahkan upaya kami untuk terus menggaungkan semangat Peduli Asli, tidak hanya untuk kepentingan bisnis, namun juga kepentingan konsumen dalam upaya-upaya perlindungan konsumen,” kata Ketua Umum Masyarakat Indonesia Anti Pemalsuan (MIAP) Widyaretna Buenastuti dalam keterangan tulisnya.

MIAP bekerja sama dengan Direktorat Jenderal Hak Kekayaan Intelektual – Kementerian Hukum dan HAM RI (DJHKI) serta Asosiasi Pengelola Pusat Belanja Indonesia (APPBI) meluncurkan Penghargaan Mal Bersih Indonesia (Indonesia Clean Mall Award 2015) – (“ICMA2015”). Ini merupakan program sosialisasi dan edukasi yang ditujukan untuk konsumen Indonesia agar memiliki sikap “Peduli Asli” supaya konsumen memahami hak-hak mereka untuk mendapatkan produk-produk asli dan berkualitas.

Melalui program ini diharapkan juga partisipasi pemilik dan pengelola mal atau pusat belanja untuk peduli dan memiliki sikap yang sama serta mewujudkannya dengan hanya menjual dan atau mendistribusikan produk-produk yang asli/berlisensi dengan melakukan pengawasan yang optimal terhadap penghuni/tenant maupun calon penghuni/tenant mal/pusat perbelanjaan yang dikelolanya.

Kriteria penilaian ICMA 2015 meliputi aspek hukum dan aspek sosial, yang bermuara kepada pemilihan mal/pusat perbelanjaan yang hanya menjual produk asli.

Aspek hukum mencakup:

1. Peraturan yang menghimbau atau melarang tenant utama untuk tidak menjual atau mendistribusikan produk palsu atau bajakan.

2. Peraturan yang menghimbau atau melarang sub-tenant untuk tidak menjual atau mendistribusikan produk palsu ataubajakan.

Sedangkan aspek sosial akan mencakup tentang bagaimana mal atau pusat belanja melakukan kampanye yang berisi ajakan atau himbauan untuk “Peduli Asli” kepada konsumen dan atau tenant/sub-tenant. Juga pelaksanaan kampanye “Peduli Asli” selama masa monitoring program “Indonesia Clean Mal Award 2015” melalui media sosial, dan ajakan serta sosialisasi secara berkesinambungan terkait anti pemalsuan/pembajakan. Tak lupa, adanya visual signage ajakan untuk “Peduli Asli”.

 

Iklan

From → What's Happening

Tinggalkan sebuah Komentar

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: